Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Estimasi Nilai Dosis Radiasi Yang Diterima Pasien Selama Pemeriksaan Angiografi Koroner Di RSUD DR Doris Sylvanus Palangka Raya Charlos, Jackson; Wulandari, Putu Irma; Sukadana, Kadek
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 12 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v1i12.476

Abstract

Penerimaan dosis radiasi pada pasien Penggunaan media kontras menjadi kunci utama dalam pemeriksaan PCI (Percutaneous Coronary Intervention). Ada berbagai macam jenis media kontras salah satunya media kontras berbahan iodine. Penggunaan jumlah volume media kontras yang terlalu banyak dapat menyebabkan gangguan fungsi ginjal. Maka dari itu, jumlah volume media kontras perlu diperhatikan dalam penggunaannya untuk menghindari efek samping yang tidak diharapkan. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif, Pengumpulan data dilakukan pada bulan juni - Juli 2022 di RSUD dr Doris Sylvanus Palangkaraya dengan dua cara yaitu, melakukan observasi dan dengan 10 tenaga kesehatan mengenai prosedur penggunaan media kontras pada pemeriksaan (PCI) pada bulan Oktober-Desember 2021 dan mendokumentasikan data 25 pasien yang mendapat media di buku register pasien RSUD Ulin Banjarmasin. Hasil dari penelitian ini yaitu 10 tenaga kesehatan yang diwawancara didapatkan hasil 1 topik yaitu prosedur penggunaan media kontras di RSUD Ulin Banjarmasin, meliputi beberapa sub topik. Dari 25 pasien yang diberikan media kontras pada pemeriksaan PCI didapatkan jumlah volume media kontras tertinggi yaitu 270mL dan jumlah media kontras terendah yaitu 70mL.
Analisis Kompetensi Radiografer pada tindakan Percutaneous Coronary Intervention (PCI) di Kota Medan ditinjau dari Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Laurensius Siahaan, Adrian Dirga; Wulandari, Putu Irma; Atmanta, Suhariadi
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 4 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v2i4.533

Abstract

Salah satu tindakan yang cukup tinggi ditangani di Kota Medan dalam radiologi intervensi yakni Percutaneous Coronary Intervention (PCI). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengkaji lebih dalam mengenai kesesuaian kompetensi radiografer interevensi khususnya di Kota Medan dengan pedoman Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan melakukan pendekatan deskriptif untuk mengetahui kesesuaian terhadap kompetensi radiografer pada tindakan Percutaneous Coronary Intervention di Kota Medan ditinjau dari Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Radiografer yang berlaku. Penelitian ini menggunakan metode total sampling dengan melakukan kuesioner online google form dari bulan Mei – Agustus 2022. Hasil yang didapatkan dari perhitungan rumus kesenjangan (gap) adalah 0,25 sehingga tercapai persentase capaian kompetensi tertinggi dengan besaran nilai 95,83% pada unit kompetensi penatalaksanaan pemeriksaaan, sedangkan yang terendah terdapat pada unit persiapan peralatan dan perlengkapan dengan persentase capaian kompetensi sebesar 76,78% dan nilai kesenjangan (gap) sebesar 1,625.
Evaluasi dosis radiasi pasien pada pemerikasaan Coronary Angiography (CAG) dan pemerikasaan Coronary Angiography (CAG) + Percutaneous Coronary Intervention (PCI) di Rumah Sakit TK II Pelamonia Makassar Tahun 2021 Febriana, Alvira; Wulandari, Putu Irma; Sukadana, I Kadek; Kusman, Kusman
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 8 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v2i8.534

Abstract

Penyakit jantung koroner (PJK) adalah penyakit yang disebabkan oleh plak yang menumpuk di arteri koroner yang memasok oksigen ke otot-otot jantung. Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi dodsis radiasi pasien pada pemeriksaan Coronary Angiography dan Percutaneous Coronary Intervention di Rumah Sakit TK II Pelamonia Makassar tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survey untuk mengevaluasi nilai DAP dan Fluoro Time menggunakan jenis data retrospektif pada pemeriksaan Coronary Angiography (CAG) dan pemeriksaan Coronary Angiography (CAG) + Percutaneous Coronary Intervention (PCI) selama periode tahun 2021 di Rumah Sakit TK II Pelamonia Makassar. Hasil yang didapatkan dari perhitungan menggunakan SPSS Percentile 75 pada pemeriksaan Coronary Angiography (CAG) sebanyak 18 pasien dengan rata-rata dosis DAP sebesar 26.48 Gy.cm2 dan Fluoro Time sebesar 362.50 Second dan Percentile 75 dosis DAP sebesar 28.83 Gy.cm2 dan Fluoro Time sebesar 496.25 Second. Kemudian pada pemeriksaan Coronary Angiography (CAG) + Percutaneous Coronary Intervention (PCI) sebanyak 11 pasien dengan rata-rata dosis DAP sebesar 45.96 Gy.cm2 dan Fluoro Time sebesar 777.18 Second dan Percentile 75 dosis DAP sebesar 58.22 Gy.cm2 dan Fluoro Time sebesar 1065.00 Second.
Peran Radiografer Pada Tindakan Intervensi Coronary Angiography (CAG) Di Rumah Sakit Tk.Ii Pelamonia Makassar Ditinjau Dari Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Alfian, Zanila Syarifa; Wulandari, Putu Irma; Kusman, Kusman
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v2i1.538

Abstract

Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) adalah rumusan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan keahlian serta sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan. Sebagai upaya mematuhi pedoman dan standar yang telah ditetapkan maka dilakukan penelitian ini untuk mengkaji kesesuaian kompetensi radiografer pada tindakan intervensi Coronary Angiography (CAG). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi terhadap peran radiografer. Didapatkan dari 25 kompetensi radiografer pada SKKNI terdapat 22 kompetensi yang sesuai dan 3 kompetensi yang tidak sesuai, kompetensi yang tidak sesuai yaitu radiografer tidak mempersiapkan pesawat sinar-x angiografi intervensi, tidak mempersiapkan troly emergensi beserta perangkatnya (obat-obatan dan lain-lain) serta tidak melakukan edukasi terhadap pasien. Kompetensi radiografer di dalam SKKNI meliputi prosedur sebelum pemeriksaan, persiapan peralatan dan perlengkapan, persiapan pasien, prosedur penatalaksanaan pemeriksaan dan prosedur setelah pemeriksaan.