Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UJI DIAGNOSTIK PEMERIKSAAN SITOPATOLOGI METODE FNAB (FINE NEEDLE ASPIRATION BIOPSY) TERHADAP PEMERIKSAAN HISTOPATOLOGI DALAM MENDIAGNOSIS TUMOR PAYUDARA DI RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK BANDAR LAMPUNG Fauziah, Winny Restu; Sahara, Nita; Purwaningrum, Ratna; Kumala, Indra
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i10.10398

Abstract

Abstrak: Uji Diagnostik Pemeriksaan Sitopatologi Metode FNAB (Fine Needle Aspiration Biopsy) Terhadap Pemeriksaan Histopatologi Dalam Mendiagnosis Tumor Payudara Di Rsud Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung. Kanker payudara (carcinoma mammae) merupakan suatu keganasan yang berasal dari jaringan payudara baik dari epitel duktus maupun lobulusnya. Berdasarkan data yang diambil di RSUD DR. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung pada 5 tahun terakhir yaitu mencapai 239 kasus dengan suspek tumor payudara jinak dan suspek tumor payudara ganas. Deteksi dini kanker payudara merupakan salah satu upaya dalam meminimumkan kanker ganas yaitu dengan melakukan pemeriksaan histopatologi untuk mendiagnosis kanker payudara. Penelitian uji diagnostik dan skrining tergolong penelitian observasional deskriptif dengan rancangan yang umum digunakan adalah crossecctional study. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita yang memiliki keluhan benjolan di payudara yang diperiksa dengan FNAB dan Histopatologi di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung. Data di dapatkan dari catatan rekam medis pasien sampel 46 orang.  Jenis data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data sekunder yaitu data rekam medik. Analisa data menggunakan rumus untuk menghitung distribusi frekuensi pemeriksaan sitopatologi (FNAB) dan Pemeriksaan Histopatologi. Pada penelitian ini yang dilakukan di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung menunjukkan bahwa karakteristik frekuensi usia termuda kanker payudara dengan rentang usia 10-19 tahun sebanyak 1 pasien, usia tertua dengan rentang usia 60-69 tahun sebanyak 5 pasien, dan usia terbanyak dengan rentang usia 40-49 tahun sebanyak 19 pasien. Uji diagnostik pemeriksaan FNAB terhadap histopatologi yang digunakan sebagai gold standard yang dilakukan di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung pada penelitian ini menunjukkan bahwa pemeriksaan FNAB memiliki nilai akurasi 97,8%, sensitivitas 96,4%, dan spesifisitas 100%. Hal ini menunjukkan bahwa pemeriksaan FNAB memiliki nilai diagnostik yang baik untuk mendiagnosis kanker payudara.
Edukasi Kesehatan Tentang Tuberkulosis Pada Anak Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Siswa Sekolah Dasar Di Lampung Tengah Pinilih, Astri; Clara, Debora Krismelia; Mevia, Dilla Artha; Ramadhan, Maulana; Muhamad, Miqdad; M, Muhammad Darry Fadillah; Pratama, Rihiantoro Bagas; Fauziah, Winny Restu
Jurnal Abdimas Kedokteran & Kesehatan Vol 4, No 1 (2026): Volume 4 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jakk.v4i1.22936

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, terutama pada anak-anak. TB disebabkan oleh kompleks Mycobacterium tuberculosis, seperti M. africanum, M. bovis, dan M. canetti, yang menyebar melalui droplet nuklei dari penderita TB aktif. Anak-anak, terutama bayi, balita, dan anak dengan gangguan sistem imun seperti HIV, sangat rentan mengalami bentuk TB yang berat, seperti meningitis TB dan TB milier. Gejala TB pada anak sering tidak spesifik, meliputi batuk kronis, demam, penurunan berat badan, dan keringat malam. Upaya pencegahan telah dilakukan melalui vaksinasi BCG yang diberikan sejak bayi, yang terbukti efektif melindungi terhadap bentuk TB berat. Namun, rendahnya tingkat kesadaran masyarakat, terutama di kalangan anak-anak dan orang tua, masih menjadi tantangan besar dalam pencegahan TB. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk penyuluhan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan tentang TB pada anak-anak di SDN 03 Tempuran 12b, Lampung Tengah. Kegiatan ini melibatkan 25 peserta dan dilaksanakan secara langsung. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai TB dan pencegahannya. Penyuluhan ini diharapkan mampu menjadi model intervensi pendidikan kesehatan yang dapat diterapkan di berbagai lingkungan sekolah dasar sebagai bentuk promotif dan preventif penyakit menular. Rekomendasi ke depan adalah perlunya pelaksanaan rutin penyuluhan serupa serta kerja sama lintas sektor dalam penanggulangan TB anak.