Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Learning media development of lighting simulator in electrical maintenance training course for vocational education Dian Alfana, Yogi; Yuliady, Ilham; Zulfadli, Zulfadli; Fernandes, Erik
Jurnal Pendidikan Teknologi Kejuruan Vol 7 No 4 (2024): Regular Issue
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jptk.v7i4.40023

Abstract

This research aims to develop learning media for lighting systems in the form of lighting simulator to support learning in electrical maintenance training subjects. This research was conducted at the Motorcycle Engineering Department of SMKN 1 Pancung Soal. The main focus of this research is to assess the feasibility of learning media which is a lighting system simulator. It is a Research and Development, adopting the Four-D models introduced by Thiagarajan. The steps taken include define (defining or analysing problems to formulating development objectives), design (designing the media to be produced), develop (development is carried out after going through expert and user trials), and disseminate (dissemination which is introducing the media in training). The results of this research are in the form of learning media, supporting learning electrical maintenance training courses. The results of the feasibility testing on this lighting simulator in terms of media aspects scored 88% with the category ‘Very Decent’ and in the material aspect scored 84% with the category ‘Very Decent’. For the feasibility level, practitioners or users scored 89% which falls in the ‘Very Decent’ category. Based on the data from the feasibility test results conducted by experts, it can be concluded that this lighting system simulator is very feasible and can be used as a medium to support the implementation of the practicum of electrical maintenance training courses.
Rehabilitasi Pascabencana Korban Banjir Bandang Melalui Planned Maintenance Sepeda Motor Masyarakat Kenagarian Kambang Utara Zulfadli, Fadli; Yuliady, Ilham; Utomo Wisesa, Budi; Dian Alfana, Yogi; Afnison, Wanda
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.8379

Abstract

Kanagarian Kambang Utara dilanda banjir bandang dan hampir semua sepeda motor terendam banjir sehingga mesin mati dan tidak dapat digunakan. Akibatnya aktifitas masyarakat terhenti total dan transportasi yang biasa dipergunakan selain untuk keperluan sehari-hari juga dipergunakan untuk pergi ke ladang. Ini berdampak turunya pendapatan ekonomi masyarakat karena terputusnya transportasi yang biasa digunakan oleh petani. Berdasarkan permasalahan tersebut tim PKM UNP Kampus Pesisir Selatan yang tergabung dari Dosen, teknisi beserta mahasiswa menyelenggarakan kegiatan sosial rehabilitasi pasca bencana korban banjir bandang melalui pelayanan planned maintenance pada sepeda motor masyarakat yang teredam banjir bandang. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu memulihkan semua kendaraan sepeda motor agar dapat hidup dan bisa dipergunakan kembali ke ladang mereka. Kesimpulan yang diperoleh dari pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat hasilnya semua sepeda motor yang teredam banjir dan lumpur baik model motor metik dan model motor bergigi setelah dilakukan pemeliharaan dan perbaikan semua kendaraan tersebut bisa hidup dan beroperasi kembali.
Peningkatan Keaktifan Dan Hasil Belajar Mahasiswa Teknik Otomotif Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Pada Mata Kuliah Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Zulfadli, Zulfadli; Rahmadani, Rahmadani; Yuliady, Ilham; Nanda, Iffarial; Fernandes, Erik; Alfana, Yogi Dian
JTEV (Jurnal Teknik Elektro dan Vokasional) Vol 11, No 1 (2025): JTEV (Jurnal Teknik Elektro dan Vokasional)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtev.v11i1.137465

Abstract

Capaian pembelajaran merupakan output dari kegiatan pembelajaran yang ditentukan melalui kegiatan pengukuran atau evaluasi, yang bertujuan mengukur tingkat pencapaian yang telah diraih. Sementara itu, keaktifan peserta didik merujuk pada keterlibatan atau kesibukan mereka dalam proses pembelajaran. Keaktifan ini muncul dalam berbagai bentuk kebutuhan belajar, namun tingkatnya dapat berbeda-beda bergantung pada bentuk kegiatan yang dilakukan, isi pelajaran yang sedang dikaji, dan sasaran yang hendak diraih. Rendahnya keaktifan peserta didik juga akan berdampak kepada hasil belajarnya itulah yang melatarbelakangi penelitian ini yang telihat pada mata kuliah Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Tujuan penelitian adalah meningkatkan keaktifan dan hasil belajar melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) pada mata kuliah Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk Persentase keaktifan belajar terjadi peningkatan yaitu siklus 1 pertemuan I (45 %), siklus 1 Pertemuan II (51,33%), Siklus 2 Pertemuan I (61,66%), Siklus 2 pertemuan II (73,33%). Begitu juga dengan persentase hasil belajar yaitu pratindakan (64,08%), siklus 1 (70,04%), dan siklus 2 (77,36%). Dapat disimpulkan adanya peningkatan keaktifan dan hasil belajar mahasiswa dalam perkuliahan yang dapat dilihat pada siklus 2
Enhancing industrial competency: Bulldozer operation training as a strategy for youth empowerment in Rantih Village, Sawahlunto Nasution, Ichsan; Febriansyah, Ilham; Wisesa, Budi Utomo; Zulfadli, Zulfadli; Yuliady, Ilham; Rahmadani, Rahmadani; Firmansyah, M. Sadly
Community Empowerment Vol 11 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.15436

Abstract

This community service activity aims to improve the technical skills of young people in Rantih Village, Talawi District, Sawahlunto City in operating bulldozer heavy equipment. The main problem in this village is the high unemployment rate due to low technical skills and limited access to job training that meets industry needs. The training program was carried out through a one-day theoretical and practical field learning method involving 10 participants. The activity was facilitated by lecturers and industry practitioners who are certified heavy equipment operators. The training results showed a significant improvement in the participants' knowledge and skills, particularly in the areas of basic operation, equipment maintenance, and work safety implementation, by 82%. Additionally, this activity successfully built a partnership network between universities, village governments, and the industrial world. This program is expected to continue on an ongoing basis as a form of youth empowerment towards economic independence.