Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

HUBUNGAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG ANEMIA DAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DI UPT PUSKESMAS PANGGUNG TAHUN 2024 Lestari, Ulis; Kirana , Rita; Megawati , Megawati; Yuniarti , Yuniarti
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Anemia selama kehamilan dapat meningkatkan risiko komplikasi bagi ibu dan janin. Kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet tambah darah (TTD) dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah sikap ibu terhadap anemia. Puskesmas Panggung berada diurutan ke-3 prevalensi anemia defisiensi zat besi pada ibu hamil diwilayah Kabupatrn Tanah Laut dengan angka sebanyak 15,6%. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan sikap Ibu hamil tentang anemia dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah di UPT Puskesmas Panggung. Metode: Jenis penelitian dengan metode survey analitik desain cross sectional. Dianalisis menggunakan tabel distribusi dan uji chi square melalui komputerisasi. Sampel 60 orang Ibu hamil menggunakan teknik purposive sampling. Variabel independent sikap Ibu hamil sedangkan variabel dependent kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada Ibu hamil. Pengumpulan data dengan cara data sekunder yaitu diambil dari data kohort ibu hamil semester 2 yang sudah mengkonsumsi tablet tambah darah 90 biji dan data primer yaitu membagikan kuesioner. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan frekuensi sikap 60 responden, sebanyak 44 orang atau 73,3% menunjukkan sikap positif dan frekuensi kepatuhan responden menunjukkan 60 responden, sebanyak 40 responden atau 66,7% termasuk dalam kategori patuh. Kesimpulan: Terdapat hubungan sikap ibu hamil positif terhadap anemia sebanyak 42 orang (9,52%) dan kepatuhan sebanyak 38 orang (90,48%) serta ada hubungan yang signifikan antara sikap ibu hamil tentang anemia dan kepatuhan konsumsi tablet darah dengan nilai p-value=0,000(<0,05).
The Influence of Science Learning on Problem-Solving Skills of Early Childhood at Cahaya Generasi Bangsa Early Childhood Education Center Pontianak Anjelina, Anjelina; Sudarti, Sudarti; Yuniarti , Yuniarti
Kepompong Children Centre Journal Vol. 2 No. 2 (2025): Kepompong Children Centre Journal
Publisher : Perkumpulan Peneliti Pendidikan dan Pengembangan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62031/7efvt036

Abstract

This study aims to examine the effect of science learning on the problem-solving abilities of early childhood students. The research was conducted at PAUD Cahaya Generasi Bangsa in Pontianak, where preliminary observations indicated that approximately 50% of children required assistance when engaging in problem-solving activities during science lessons, such as the volcano experiment. This finding highlights the need for a more structured and engaging science learning approach to support cognitive development in young learners. The study employed a quantitative approach with a one-group pretest-posttest design, involving a sample of 25 children. Data collection techniques included observation, problem-solving tests, and documentation of children’s activities. The data were analyzed using the Paired Sample T-Test to determine the significance of changes in problem-solving abilities before and after the implementation of science-based learning interventions. The results revealed a significant improvement in children's problem-solving skills after participating in science learning activities, indicated by a Sig. (2-tailed) value of 0.001, which is less than the significance threshold of 0.05. The average score increased substantially from 4.8 in the pretest to 13.36 in the posttest. Based on these findings, it is recommended that science learning be consistently integrated into early childhood education curricula to foster critical thinking, creativity, and independent problem-solving in young children.
Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi dari Ekstrak Tanaman Jahe Untuk Meminimalisir Limbah Rumah Tangga Bagi Masyarakat Desa Merbau, Kec. Bunut, Pelalawan. Fithry, Dwi Annisa; Juneid, Widuri; Yuniarti , Yuniarti; Mahona , Olvyna; Denita, Vyrna Risky; Ramadhan, Gilang
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 7 No. 2 (2023): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v7i2.5826

Abstract

Desa Merbau merupakan desa yang memiliki potensi lingkungan. Potensi lingkungan yang terkenal di desa Merbau yaitu perkebunan sawit, jahe dan serai.Metode yang digunakan: 1. Komprehensif, program ini mengintervensi seluruh aspek untuk melakukan pelatihan pada kelompok Ibu-ibu PKK guna meningkatkan keahlian, keterampilan, dan pengetahuan (teknik membuat lilin aromaterapi dengan ekstrak jahe). 2. Berbasis pemanfaatan potensi alam lokal, karena memanfaatkan bahan alami yang berasal dari minyak jelantah, jahe, madu dan jeruk nipis.ada ketertarikan yang tinggi dari peserta untuk tahu lebih lanjut mengenai pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan dasar pembuatan lilin aromaterapi dengan ekstrak jahe.Program pengabdian masyarakat yang dilakukan dengan pelatihan , pendampingan dan penyuluhan inovasi minyak jelantah kepada Ibu PKK di Desa Merbau Kecamatan Bunut diharapkan meningkatkan perekonomian, kesadaran kebersihan, pemanfaatan limbah rumah tangga dan bahayanya penggunaan minyak goreng secara berulang.
Analisis Pengaruh Penambahan Serat Polypropylene Terhadap Retak Mikro Pada Semen Sumur Migas Purba, Chris Leonardi; Widodo, Deny Fatryanto Edyzoh Eko; Lumbaa, Markus; Afifah, Rohima Sera; Yuniarti , Yuniarti
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 2 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i2.3989

Abstract

Semen sumur migas berperan penting dalam menjaga integritas sumur melalui fungsi isolasi zonal, penopang casing, serta pencegahan migrasi fluida antar formasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan serat polypropylene terhadap waktu pengikatan, kekuatan tekan, dan pembentukan retak mikro pada semen sumur migas API Class G. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium dengan variasi penambahan serat polypropylene sebesar 0%, 0,5%, dan 1% dari berat semen. Pengujian yang dilakukan meliputi Initial Setting Time (IST) dan Final Setting Time (FST) menggunakan alat Vicat, pengujian compressive strength menggunakan hydraulic press. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan serat polypropylene mempercepat waktu pengikatan semen, ditandai dengan penurunan nilai IST dan FST seiring meningkatnya persentase serat. Nilai compressive strength juga mengalami peningkatan signifikan dari 1091,9 psi pada semen tanpa serat menjadi 1415,3 psi pada penambahan 0,5% serat dan mencapai 1565,1 psi pada penambahan 1% serat. Pengamatan struktur mikro menunjukkan bahwa semen tanpa serat mengalami retak mikro yang berkembang bebas, sedangkan semen dengan serat polypropylene menunjukkan mekanisme bridging, debonding, dan pull-out yang efektif menghambat penyebaran retak. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan serat polypropylene mampu meningkatkan kekuatan mekanik dan ketahanan semen terhadap retak mikro, sehingga berpotensi meningkatkan keandalan dan umur semen sumur migas.