Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Manajemen Pembelajaran Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan Kelas VIII Pada Kurikulum Merdeka Di SMPN 1 Kota Serang Abdul Malik Assalafi; Alifah Hanan; Berliana Dian Permatasari; Difa Armenia Setiawan; Suci Fikriyah; Ratna Sari Dewi; Lukman Hidayat
Jurnal Kajian dan Penelitian Umum Vol. 1 No. 6 (2023): Desember: Jurnal Kajian dan Penelitian Umum
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/jkpu-nalanda.v1i6.681

Abstract

This study describes the implementation of PPKn Curriculum Merdeka learning management in Class VIII of SMP Negeri 1 Serang City. This research applies qualitative descriptive research method. Data was collected by applying observation, interview, and documentation techniques. The results showed that the implementation of PPKn learning management in Class VIII SMP Negeri 1 Kota Bengkulu had fulfilled the principles of implementing PPKn learning management in the independent curriculum, including the stages of planning, implementing learning, and evaluating learning outcomes. The principal, vice principal, PPKn teachers, and students have understood the vision, mission, and objectives of PPKn subjects.
Penerapan Nilai-Nilai Disiplin dan Tanggung Jawab Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Berliana Dian Permatasari; Damanhuri; Ria Yuni Lestari
Civic-Culture : Jurnal Ilmu Pendidikan PKN dan Sosial Budaya Vol. 8 No. 2 (2024): December
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31597/ccj.v8i2.1024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan nilai-nilai disiplin dan tanggung jawab peserta didik di dalam proses pembelajaran PPKn. Penelitian ini difokuskan pada peserta didik kelas XII di SMAN 10 Tangerang dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif yang mendeskripsikan secara detail bagaiamana kondisi penerapan nilai-nilai disiplin dan tanggung jawab pada mata Pelajaran PPKn. Penerapan nilai disiplin dan tanggung jawab peserta didik sudah cukup baik terlaksana dalam mata pelajaran PPKn. Hal tersebut terbukti melalui berbagai pembiasaan yang ada dalam pembelajaran PPKn, mulai dari pembiasaan hadir tepat waktu, mengerjakan dan mengumpulkan tugas sesuai ketentuan, serta bertanggung jawab untuk menjalankan kewajiban sebagai peserta didik. Kedisiplinan dan tanggung jawab yang tercermin dalam proses pembelajaran PPKn pun didukung dengan adanya kontrak belajar yang menjadi stimulus bagi peserta didik untuk berlaku disiplin dan bertanggung jawab. Selain di dalam proses pembelajaran, pembiasaan disiplin dan tanggung jawab peserta didik pun terlaksana secara menyeluruh di SMAN 10 Tangerang, hal tersebut juga sejalan dengan tata tertib sekolah yang sudah terlaksana dengan optimal.
Kritik Budaya Akademik Sekolah: Tinjauan Kritis atas Pemikiran Paulo Freire & Neil Postman tentang Pendidikan Formal yang Demokratis Maulana Malik Ibrahim; Berliana Dian Permatasari; Achmad Robi Afrilihadi; Muhammad Japar; Yuyus Kardiman
Widya Accarya Vol. 17 No. 1 (2026): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai kritik budaya akademik sekolah tentang pendidikan formal yang demokratis. Pendidikan formal (re: sekolah) yang mensyaratkan sebuah hubungan relasi guru-peserta didik perlu dikritisi secara mendalam melalui tinjauan kritis pemikiran Paulo Freire dan Neil Postman. Domestikasi yang terjadi antara guru-peserta didik menjadi sumber kritik yang disasar oleh pendidikan kritis. Konteks ini berlaku bahwa pendidikan seharusnya lebih mengembangkan nilai-nilai kebebasan dan kritisisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan literatur atau pustaka (literature review) dengan mengelompokkan buku, jurnal, hingga laporan akademis. Analisis data dilakukan secara sistematis menggunakan pendekatan analisis isi kualitatif melalui tahapan open coding untuk mengidentifikasi konsep-konsep kunci, dilanjutkan dengan axial coding untuk mengelompokkan konsep ke dalam kategori tematik, serta selective coding untuk merumuskan tema inti yang merepresentasikan kritik budaya akademik sekolah. Hal ini dilakukan untuk memilah pemikiran-pemikiran yang relevan sesuai dengan fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Paulo Freire memiliki kritik budaya akademik sekolah sebagai alternatif gagasan pendidikan formal yang demokratis, meliputi: a). Perbaikan relasi guru-peserta didik lewat orientasi dialogis; b). Penggunaan problem-posing education (metode hadap-masalah). Sementara itu, Neil Postman menekankan kritik terhadap hubungan guru-peserta didik yang tidak terbuka terhadap kebaruan teoretis, dengan menawarkan: a). Re-demokratisasi ruang kelas; b). Pendekatan metode proyek edukasi guru-peserta didik.