Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Keperawatan

MENURUNKAN INTENSITAS NYERI SENDI PADA LANJUT USIA MENGGUNAKAN METODE KOMPRES DINGIN Aini, Luthfiah Nur; Purwanto, Nasrul Hadi
Jurnal Keperawatan Vol. 13 No. 1 (2020): Jurnal Keperawatan, Volume XIII, Nomor 1, Januari 2020
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan : Salah satu resiko gangguan kesehatan yang dapat dialami lansia adalah terjadinya nyeri sendi. Nyeri sendi yang dialami oleh lansia dapat mengkibatkan gangguan aktivitas sehingga memaksa lansia untuk mengurangi aktivitas yang rutin dilakukan. Guna mengatasi nyeri sendi, selain dengan mengkonsumsi obat-obatan (farmakologi) juga dapat dilakukan dengan metode nonfarmakologi salah satunya dengan cold therapy. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas cold therapy terhadap intensitas nyeri sendi pada lanjut usia di Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto. Metode : Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan pendekatan pre post control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian lanjut usia di Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto yang memenuhi kriteria penelitian sebanyak 52 responden. Variabel independent dalam penelitian ini adalah cold therapy dan variabel dependent dalam penelitian ini adalah intensitas nyeri sendi. Instrument pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi PAINAD. Analisa data dilakukan menggunakan uji wilcoxon dengan tingkat kesalahan yang digunakan adalah α : 0,05. Hasil : Ada perbedaan yang bermakna dari hasil pengukuran intensitas nyeri sendi (pre-test) dan intensitas nyeri sendi (post-test) pada kelompok perlakuan yang berarti cold therapy efektif untuk menurunkan intensitas nyeri sendi pada lanjut usia di Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto. Kesimpulan : Cold therapy merupakan metode nonfarmakologi yang dapat diaplikasikan oleh lanjut usia guna mengatasi nyeri sendi yang dialami. Selain aman, terapi ini juga dapat dilakukan secara mandiri dan sewaktu-waktu lanjut usia merasakan nyeri sendi. Hal ini secara tidak langsung akan membantu menurunkan ketergantungan lanjut usia terhadap berbagai jenis obat pereda nyeri sendi
EFEKTIVITAS PEMBERIAN ALOE VERA TERHADAP KULIT KERING PADA PASIEN CKD (CHRONIC KIDNEY DISEASE) Afriyudha, Arif Yulianto; Aini, Luthfiah Nur; Lactona, Iil Dwi
Jurnal Keperawatan Vol. 17 No. 2 (2024): Volume 17, Nomor 2, Juli 2024
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jk.v17i2.367

Abstract

Penatalaksaan pasien CKD (Chronic kidney disease) yaitu pengobatan yang segera terhadap terjadinya infeksi sampai ke ginjal karena mengalami penurunan imunitas. Pasien CKD (Chronic kidney disease) hampir semua mengalami gangguan pada dermatologis, diantaranya kulit kering, bersisik dan pruritus. Salah satu intervensi keperawatan yaitu pemberian aloe vera sebagai bahan alami dalam mengatasi gangguan integritas kulit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas tingkat kulit kering sebelum dan sesudah diberikan aloevera pada pasien CKD (Chronic kidney disease). Desain penelitian ini adalah quasy eksperimental ini menggunakan pendekatan rancangan Pre-Post Test design. Populasinya seluruh pasien CKD (Chronic kidney disease) pada sebanyak 30 orang. Variable independent pemberian aloe vera dan variable dependen gangguan kulit kering. Data diambil dengan visual score. Setelah data terkumpul dilakukan pengolahan data dan dilanjutkan dengan menggunakan uji Wilcoxon dan mann whitney. Dari hasil uji mann-whitney yang dilakukan didapatkan nilai asymp sig (2-tailed) sebesar 0,022 < signifikansi α (0,05) sehingga disimpulkan bahwasanya pemberian aloevera yang dilakukan pada pasien CKD (Chronic Kidney Disease) yang mengalami gangguan integritas kulit efektif untuk membantu pasien CKD (Chronic Kidney Disease) dalam mengatasi gangguan kulit yang terjadi. Implikasi dari penelitian ini adalah pemberian aloe vera bisa dipertimbangkan menjadi bahan alternative terapi pada pasien CKD (Chronic Kidney Disease).