Damanik, Salwa Nabila
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru melalui perencanaan pendidikan di madrasah ibtida’iyah negeri Akmalia, Rizki; Syahirah, Fatin; Syuaira, Geniza Aidilla; Simanjuntak, Said Hasian; Damanik, Salwa Nabila
Journal of Counseling, Education and Society Vol 5, No 1 (2024): Journal of Counseling, Education and Society
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/08jces413600

Abstract

Studi ini mengulas peran penting kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di MIN 4 Kota Medan. Kepala sekolah memiliki tanggung jawab utama dalam mempengaruhi, mengambil keputusan, dan merumuskan kebijakan untuk meningkatkan kompetensi guru. Dalam peran ganda sebagai edukator, manajer, administrator, supervisor, leader, inovator, dan motivator, kepala sekolah menjadi pilar penting dalam kemajuan pendidikan. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan akses teknologi, kurangnya disiplin, dan kendala waktu untuk pengawasan. Solusi yang diusulkan meliputi pemberian motivasi melalui pelatihan, peningkatan manajemen sekolah, dan umpan balik yang konstruktif kepada guru. Dengan demikian, kepala sekolah dapat memimpin sekolah dengan efektif, meningkatkan kualitas pendidikan, dan mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan.
Peran kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru melalui perencanaan pendidikan di madrasah ibtida’iyah negeri Akmalia, Rizki; Syahirah, Fatin; Syuaira, Geniza Aidilla; Simanjuntak, Said Hasian; Damanik, Salwa Nabila
Journal of Counseling, Education and Society Vol. 5 No. 1 (2024): Journal of Counseling, Education and Society
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/08jces413600

Abstract

Studi ini mengulas peran penting kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di MIN 4 Kota Medan. Kepala sekolah memiliki tanggung jawab utama dalam mempengaruhi, mengambil keputusan, dan merumuskan kebijakan untuk meningkatkan kompetensi guru. Dalam peran ganda sebagai edukator, manajer, administrator, supervisor, leader, inovator, dan motivator, kepala sekolah menjadi pilar penting dalam kemajuan pendidikan. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan akses teknologi, kurangnya disiplin, dan kendala waktu untuk pengawasan. Solusi yang diusulkan meliputi pemberian motivasi melalui pelatihan, peningkatan manajemen sekolah, dan umpan balik yang konstruktif kepada guru. Dengan demikian, kepala sekolah dapat memimpin sekolah dengan efektif, meningkatkan kualitas pendidikan, dan mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan.
Implementasi Pendidikan Multikultural dalam Meningkatkan Sikap Toleransi Siswa di UPT SMP Negeri 35 Medan Tarigan, Mardinal; Putri, Adinda Julia; Arsita, Dhea; Nazah, Nadia; Damanik, Salwa Nabila; Hasibuan, Syarifah Tussuriyani; Kholis, Zidan
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2090

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan secara rinci proses penerapan pendidikan multikultural dan dampaknya terhadap pengembangan budaya toleransi di kalangan siswa di UPT SMP Negeri 35 Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Ditelaah secara mendalam bagaimana sekolah menerapkan nilai-nilai multikultural dalam kurikulum, aktivitas pengajaran dan pembelajaran, serta lingkungan sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru, siswa, dan kepala sekolah, serta analisis dokumen. Penelitian ini mengungkapkan bahwa UPT SMP Negeri 35 Medan telah melakukan berbagai upaya untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif, seperti pengembangan kurikulum multikultural, pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler yang mendorong hubungan lintas budaya, dan pembentukan komunitas pembelajaran yang toleran. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan seperti kurangnya pelatihan guru dalam penerapan pendidikan multikultural dan keterbatasan sumber daya. Secara umum, penelitian ini mendokumentasikan berbagai cara yang dilakukan di sekolah, dan bagaimana keberadaan pendidikan multikultural dapat mendorong karakter siswa yang memiliki toleransi terhadap keberagaman.