Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pencegahan Gangguan Tumbuh Kembang Anak Melalui Sosialisasi Aplikasi PrimaKu Pada Posyandu Kemuning RW9 Pepelegi Zunaidi, Rizqa Amelia; Istiqomah, Silvi; Putra, Perdana Suteja; Kurniasari, Yosiana Eka Putri; Rossy, Daseiya Auriello; Nafie, Harun Stephen
Abdimas Awang Long Vol. 7 No. 2 (2024): Juni, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v7i2.1212

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi informasi berkembang dengan sangat cepat, dan aplikasi yang berbasis teknologi informasi menjadi sangat populer dalam berbagai bidang, termasuk kesehatan. Aplikasi yang berbasis teknologi informasi dapat membantu individu dalam mengumpulkan data kesehatan, menganalisis data, dan memberikan rekomendasi kesehatan yang lebih baik. Perkembangan teknologi juga semakin memudahkan orang tua untuk memantau tumbuh kembang anak, salah satunya melalui aplikasi PrimaKu. Penggunaan aplikasi PrimaKu belum merata di seluruh lapisan masyarakat. Masih banyak masyarakat yang tidak memahami bagaimana cara menggunakan aplikasi yang berbasis teknologi informasi untuk memantau tumbuh kembang anak. Oleh sebab itu, penting dilakukan sosialisasi penggunaan aplikasi PrimaKu untuk membantu orang tua memantau tumbuh kembang anaknya, serta dapat meningkatkan kesadaran orang tua akan kesehatan anak-anaknya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Posyandu Kemuning RW 9 Desa Pepelegi. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, dilakukan sosialisasi penggunaan aplikasi PrimaKu untuk memantau tumbuh kembang anak dan menghadapi masalah kesehatan pada anak. Masalah kesehatan anak merupakan salah satu masalah utama dalam bidang kesehatan yang saat ini terjadi di Indonesia. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan bersama Posyandu Kemuning, RW 9 Desa Pepelegi sudah berjalan dengan baik. Kegiatan ini berisi sosialisasi penggunaan aplikasi PrimaKu untuk memantau tumbuh kembang anak-anak, serta pemberian alat-alat kesehatan untuk menunjang kegiatan di Posyandu Kemuning. Kedua kegiatan tersebut sudah dilaksanakan pada Sabtu, 11 Mei 2024 di Balai RW 9 Desa Pepelegi. Kedepannya, tetap perlu dilakukan pendampingan dan evaluasi secara berkala mengenai penggunaan aplikasi PrimaKu dan kebermanfaatan alat-alat kesehatan di Posyandu Kemuning.
Pencegahan Gangguan Tumbuh Kembang Anak Melalui Sosialisasi Aplikasi PrimaKu Pada Posyandu Kemuning RW9 Pepelegi Zunaidi, Rizqa Amelia; Istiqomah, Silvi; Putra, Perdana Suteja; Kurniasari, Yosiana Eka Putri; Rossy, Daseiya Auriello; Nafie, Harun Stephen
Abdimas Awang Long Vol. 7 No. 2 (2024): Juni, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v7i2.1212

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi informasi berkembang dengan sangat cepat, dan aplikasi yang berbasis teknologi informasi menjadi sangat populer dalam berbagai bidang, termasuk kesehatan. Aplikasi yang berbasis teknologi informasi dapat membantu individu dalam mengumpulkan data kesehatan, menganalisis data, dan memberikan rekomendasi kesehatan yang lebih baik. Perkembangan teknologi juga semakin memudahkan orang tua untuk memantau tumbuh kembang anak, salah satunya melalui aplikasi PrimaKu. Penggunaan aplikasi PrimaKu belum merata di seluruh lapisan masyarakat. Masih banyak masyarakat yang tidak memahami bagaimana cara menggunakan aplikasi yang berbasis teknologi informasi untuk memantau tumbuh kembang anak. Oleh sebab itu, penting dilakukan sosialisasi penggunaan aplikasi PrimaKu untuk membantu orang tua memantau tumbuh kembang anaknya, serta dapat meningkatkan kesadaran orang tua akan kesehatan anak-anaknya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Posyandu Kemuning RW 9 Desa Pepelegi. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, dilakukan sosialisasi penggunaan aplikasi PrimaKu untuk memantau tumbuh kembang anak dan menghadapi masalah kesehatan pada anak. Masalah kesehatan anak merupakan salah satu masalah utama dalam bidang kesehatan yang saat ini terjadi di Indonesia. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan bersama Posyandu Kemuning, RW 9 Desa Pepelegi sudah berjalan dengan baik. Kegiatan ini berisi sosialisasi penggunaan aplikasi PrimaKu untuk memantau tumbuh kembang anak-anak, serta pemberian alat-alat kesehatan untuk menunjang kegiatan di Posyandu Kemuning. Kedua kegiatan tersebut sudah dilaksanakan pada Sabtu, 11 Mei 2024 di Balai RW 9 Desa Pepelegi. Kedepannya, tetap perlu dilakukan pendampingan dan evaluasi secara berkala mengenai penggunaan aplikasi PrimaKu dan kebermanfaatan alat-alat kesehatan di Posyandu Kemuning.
Framework for Culinary Entrepreneurship Learning System Integrating Pedagogy and Analytics Putra, Perdana Suteja; Brillianti, Grahita Prisca; Komariah, Kokom; Anugerah, Adhe Rizky; Wahyuni, Rhismah Tri; Ibrahim, Faris Zulfan; Haq, Amar Al; Ginting, Azzuhra Muqaddasa; Nafie, Harun Stephen
Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi Vol 15, No 4 (2026): Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/stmsi.v15i4.5737

Abstract

Entrepreneurship education in Indonesian vocational higher education remains constrained by theoretical approaches and generic learning management systems (LMS) that do not fully capture the multidimensional competencies required for entrepreneurial readiness. The culinary sector, which contributes nearly 42% of the creative economy’s GDP and is dominated by micro, small, and medium enterprises (MSMEs), highlights the urgent need for tailored pedagogical and technological solutions. This study proposes a conceptual framework for a culinary entrepreneurship learning information system, designed by integrating Deep Learning pedagogy, Innovation Canvas, and learning analytics. Drawing on preliminary findings from focus group discussions with practitioners and surveys of student competence, the research employed a conceptual design methodology guided by human-centered design principles. The resulting framework maps stakeholder needs into system components, including competency dashboards, e-portfolios, gamified features, and analytics-driven monitoring of five core entrepreneurial competencies: mentality, management, legality, branding, and networking. The framework demonstrates how reflective pedagogy can be operationalized into an information system architecture, bridging the gap between entrepreneurship education and digital innovation. Academically, it extends the literature on integrating pedagogy and information systems, while practically, it offers a replicable blueprint for higher education institutions seeking to enhance graduate employability and entrepreneurial readiness. The novelty of this study lies in integrating deep learning pedagogy, innovation canvas, and learning analytics into a unified conceptual framework for vocational entrepreneurship education—an approach not previously applied in the culinary education context. Future research should focus on prototyping, usability testing, and empirical validation to ensure the framework’s effectiveness and scalability.