Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

STUDI EKSPERIMENTAL KUAT TEKAN MORTAR GEOPOLIMER AKIBAT PENGARUH LIMBAH ABU TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI BINDER Desimaliana, Erma; Shima, Ratih Dewi
Surya Teknika Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Surya Teknika Volume 2 Nomor 2 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jst.v2i1.10289

Abstract

Sebagai salah satu material konstruksi alternatif yang banyak digunakan saat ini, pemanfaatan limbah abu tempurung kelapa (ATK) semakin dioptimalkan. Salah satu upaya yaitu dengan geopolimer, sehingga diperoleh mortar tanpa semen yang diinginkan. Akan tetapi, pemanfaatan limbah ATK sebagai substitusi parsial fly ash (FA) dalam campuran mortar geopolimer masih belum diteliti sehingga perlu untuk mencari kadar substitusi limbah ATK yang paling optimum untuk digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mencari kuat tekan mortar geopolimer yang paling maksimum pada umur 7, 14 dan 28 hari dari 3 variasi kadar substitusi parsial limbah ATK terhadap FA. Variasi kadar substitusi limbah ATK terhadap FA meliputi 100%FA:0%ATK, 90%FA:10%ATK dan 80%FA:10%ATK. Hasil penelitian menunjukkan hasil bahwa kadar subsitusi parsial limbah ATK sebesar 10% ternyata mampu menghasilkan kekuatan tekan rata-rata mortar geopolimer yang paling maksimum sebesar 41,62 MPa pada umur 28 hari. Walaupun terdapat penurunan kekuatan tekan mortar geopolimer rata-rata sebesar 22,51% untuk mortar geopolimer 90%FA:10%ATK dan penurunan kekuatan mortar geopolimer rata-rata sebesar 55,30% untuk balok mortar geopolimer 80%FA:20%ATK; tetapi dengan kekuatan tekannya mortar geopolimer dengan substitusi parsial limbah ATK ini dapat dikategorikan sebagai mortar tipe M berdasarkan SNI 6882:2014. Hal ini disebabkan semakin berkurangnya FA sebagai binder utama sehingga mortar menjadi lebih berpori dan menurun kekuatan tekannya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa limbah ATK dapat direkomendasikan sebagai alternatif substitusi binder dalam campuran mortar geopolimer karena kekuatan tekan mortar geopolimer rata-ratanya di atas 17,2 MPa.
Pengaruh Penambahan Serat Polypropylene terhadap Kuat Tekan dan Kuat Tarik Belah Beton Geopolimer Desimaliana, Erma; Widyaningsih, Euneke; Syafira, Tsania Hasna
Journal of Sustainable Construction Vol 5 No 2 (2026): Journal of Sustainable Construction
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/josc.v5i2.10264

Abstract

Beton geopolimer merupakan material konstruksi ramah lingkungan yang memanfaatkan fly ash sebagai pengganti semen Portland. Namun, beton geopolimer masih memiliki kelemahan berupa sifat getas dan kecenderungan mengalami retak akibat beban tarik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan serat polypropylene terhadap workability, kuat tekan, dan kuat tarik belah beton geopolimer berbasis fly ash kelas F dari PLTU Paiton. Metode penelitian ini berupa eksperimental di laboratorium dengan 36 benda uji silinder (diameter 100 mm, tinggi 200 mm) pada tiga variasi kadar serat: 0 kg/m; 0,5kg/m; dan 1 kg/m³. Campuran menggunakan larutan NaOH 8 M dan Na₂SiO₃ dengan rasio 2:1, proporsi filler 60% dan binder 40%, serta perawatan membrane curing. Dari hasil pengujian diperoleh bahwa penambahan serat menurunkan workability campuran secara signifikan. Kuat tekan tertinggi pada umur 28 hari diperoleh pada campuran tanpa serat yaitu 24,08 MPa. Penambahan serat 0,5 dan 1 kg/m³ ternyata menurunkan kuat tekan masing-masing sebesar 16,17% dan 23,00%. Sebaliknya, kuat tarik belah meningkat sebesar 18,11% dan 33,86% dengan nilai tertinggi 3,40 MPa pada kadar serat 1 kg/m³. Hasil tersebut menunjukkan bahwa serat polypropylene lebih efektif untuk meningkatkan ketahanan retak dan kapasitas tarik belah daripada untuk meningkatkan kuat tekan pada campuran beton geopolimer yang diteliti.