Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Analisis Biaya terhadap Pengaruh Penggunaan Limbah Marmer dan Abu Sekam Padi pada Beton Geopolimer Desimaliana, Erma; Shima, Ratih Dewi; Musyaffa, Fathan
Journal of Sustainable Construction Vol 3 No 2 (2024): Journal of Sustainable Construction
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/josc.v3i2.7905

Abstract

Mortar geopolimer merupakan alternatif mortar konvensional yang mengandalkan reaksi pengikatan terhadap senyawa silikat alumina anorganik dengan material fly ash. Harga dan komposisi material fly ash sangat mempengaruhi nilai biaya produksi serta kualitas mortar geopolimer di Indonesia. Oleh karena itu, komposisi material fly ash pada campuran mortar geopolimer perlu dikembangkan dengan teknologi substitusi material pozzolan hasil limbah lainnya untuk mengurangi biaya produksi yang masif. Penelitian secara eksperimental di laboratorium ini bertujuan untuk menganalisis biaya produksi per m3 mortar geopolimer dengan subsitusi limbah marmer (LM) dan abu sekam padi (ASP) terhadap fly ash (FA) sebagai binder yang mencapai kekuatan tekan mortar konvensional tipe M sekitar 17 MPa. Variasi substitusi parsial LM dan ASP terhadap FA yaitu 0%:0%:100%; 5%:5%:90%; 10%:10%:80% dan 15%:15%:70%. Pengujian kekuatan tekan mortar dilakukan pada usia 28 hari, dengan benda uji berukuran 50 mm x 50 mm  x 50 mm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar kadar substitusi parsial LM dan ASP terhadap FA ternyata kekuatan tekan mortar geopolimer mengalami penurunan tetapi masih melebihi kekuatan tekan mortar konvensional tipe M. Dari segi biaya produksi, semakin besar kadar substitusi parsial LM dan ASP terhadap FA ternyata mampu mengurangi total biaya produksi mortar geopolimer konvensional. Maka, LM dan ASP dapat direkomendasikan sebagai material alternatif substitusi FA dalam komposisi campuran mortar geopolimer dan diaplikasikan pada proyek infrastuktur di Indonesia.
Analisis Serbuk Cangkang Kerang Sebagai Subtitusi Binder Terhadap Campuran Mortar Geopolimer Desimaliana, Erma; Ma'aruf, Asep Rahmat; Shima, Ratih Dewi
Journal of Sustainable Construction Vol 4 No 2 (2025): Journal of Sustainable Construction
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/josc.v4i2.9258

Abstract

Serbuk cangkang kerang dapat dijadikan material substitusi binder dalam campuran mortar geopolimer karena memiliki kandungan senyawa kimia pozzolan yaitu kapur (CaO), alumunium oksida (Al) dan silika (Si). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh serbuk cangkang kerang sebagai substitusi binder terhadap kuat tekan mortar geopolimer. Persentase substitusi serbuk cangkang kerang terhadap fly ash sebesar 0%, 20%, 40% dan 60%. Sampel uji mortar geopolimer berbentuk kubus 5 cm x 5 cm x 5 cm. Uji kuat tekan mortar geopolimer dilakukan pada umur 7, 14, dan 28 hari. Dari hasil uji kuat tekan rata-rata mortar geopolimer diperoleh nilai maksimal sebesar 30,86 MPa pada subsitusi serbuk cangkang kerang dengan persentase 20% pada umur 28 hari. Semakin tinggi persentase substitusi cangkang kerang dalam campuran mortar geopolimer, maka kuat tekan rata-rata mortar geopolimer akan mengalami penurunan. Akan tetapi kuat tekan rata-rata seluruh variasi masih mencapai kuat tekan mortar tipe M di atas 17,16 MPa sesuai ASTM C270, sehingga serbuk cangkang kerang dapat direkomendasikan sebagai alternatif material konstruksi ramah lingkungan dan berkelanjutan serta diaplikasikan pada bangunan sebagai elemen dinding bata bertulang. 
Analisis Perbaikan Produktivitas Pemasangan Dinding Bata Ringan dengan MPDM pada Proyek Pembangunan Apartemen X Kota Bandung Shima, Ratih Dewi; Desimaliana, Erma; Farrosi, M. Adryan Arif; Santoso, Nur Diyanti
RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil Vol 11, No 3: November 2025
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v11i3.219

Abstract

ABSTRAKPembangunan hunian dengan jenis bangunan bertingkat tinggi membutuhkan jumlah partisi dinding yang cukup banyak, dengan pasangan batu bata yang ringan dan kokoh. Pemasangan dinding bata ringan relatif lebih mudah dikerjakan ketimbang dinding bata merah biasa, namun memerlukan presisi keahlian yang tinggi. Kajian ini membandingkan nilai produktivitas pemasangan bata ringan dengan menganalisis ruang pergerakan dan kekosongan waktu pekerja menggunakan Crew Balance Chart dan Perhitungan Nilai Labour Utilization Factor (LUF), serta memberikan solusi perbaikan terhadap alur produktivitas pemasangan bata ringan berdasarkan studi kasus proyek Apartemen PT X di Kota Bandung. Pengambilan data menggunakan metode pengamatan rekaman video dan time studies. Kesimpulan yang diperoleh, ditemukan bahwa metode pemasangan bata ringan di Apartemen PT. X memerlukan perbaikan untuk meningkatkan efektivitas produksi dengan menggeser beberapa kegiatan beberapa menit lebih awal pada laden.Kata kunci: produktivitas, konstruksi, MPDM, time studies, cycle chart, crew balance chart ABSTRACTThe construction of high-rise residential buildings necessitates substantial wall partitions utilizing lightweight yet robust brick masonry. Although lightweight brick installation is more straightforward than conventional red brick masonry, it demands high precision and expertise. This study evaluates the productivity of lightweight brick installation by analyzing worker movement patterns and idle time through Crew Balance Chart analysis and Labour Utilization Factor (LUF) calculations. Based on a case study at the PT X Apartment project in Bandung City, the research proposes workflow optimization strategies for lightweight brick installation. Data acquisition was conducted through video recording observation and time studies. The findings indicate that the installation methodology requires procedural refinements to enhance production effectiveness by advancing the commencement of several activities during the laden phase. These improvements aim to minimize worker idle time and optimize crew balance, thereby increasing overall productivity in lightweight brick wall installation operations.Keywords: construction, productivity, MPDM, time studies, cycle chart, crew balance chart