Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENYULUHAN PEMANFAATAN BUMBU ARSIK PADA ADONAN TELUR ASIN DI DESA SIMARSAYANG: PKM Laia, Nursanti; Nasution, Zakiyah; Pane, Doharni; Nikmatia, Ulfa; Harahap, Parmanoan
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3973

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat Desa Simarsayang dalam menghasilkan produk inovatif telur asin dengan bumbu arsik. Inovasi ini bertujuan meningkatkan nilai tambah telur bebek sebagai hasil ternak lokal. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan pembuatan telur asin, dan praktik pengolahan dengan penambahan bumbu arsik yang khas, berbahan dasar rempah-rempah tradisional. Pelatihan ini melibatkan para peternak lokal dan masyarakat setempat dalam rangka meningkatkan keterampilan mereka dalam mengolah produk lokal menjadi lebih bernilai. Hasilnya menunjukkan bahwa peserta dapat memahami dan mempraktikkan proses produksi dengan baik. Selain itu, produk yang dihasilkan memiliki cita rasa khas rempah arsik yang kaya, sehingga berpotensi diterima oleh pasar dengan baik. Program ini diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, mendorong peningkatan pendapatan keluarga, dan memperkenalkan produk telur asin berbumbu arsik sebagai produk unggulan daerah yang dapat bersaing di pasar lokal maupun regional.
PENGARUH SUBSTITUSI SEBAGIAN RANSUM KOMERSIL DENGAN TEPUNG DAUN PEPAYA (Carica papaya L) TERHADAP PERFORMA AYAM BROILER Lubis, Ahmad Padli Rasyidin; Pane, Doharni; Laia, Nursanti
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 10, No 1 (2026): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v10i1.23256

Abstract

Penggunaan daun pepaya dengan tujuan untuk meningatkan performa unggas secara umum sangat memungkinkan. Hal ini disebabkan karena adanya enzim papain yang berfungsi meningkatkan nafsu makan dengan adanya polifenol yang membrikan cita rasa khas. Enzim papain juga membantu proses penyerapan nutrisi, pengaturan asam amino, mengoptimalkan kerja usus, dan mengeluarkan racun tubuh sehingga kekebalan tubuh dapat ditingkatkan dan performa ayam dapat ditingkatkan pula. Aplikasi tepung daun pepaya (TDP) dalam ransum ayam broiler sebagai penghasil daging belum banyak diketahui. Ayam broiler merupakan ayam yang telah mengalami banyak modifikasi genetik, sehingga mampu memanfaatkan pakan untuk menghasilkan daging dalam waktu yang relatif singkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung daun pepaya dalam ransum ayam broiler terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot badan dan konversi ransum. Penelitian dirancang dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan dimana terdapat 5 ekor ayam setiap ulangan, sehingga ayam yang digunakan sebanyak 100 ekor. Perlakuan penelitian ini adalah tingkat penggunaan TDP dalam ransum yang terdiri dari : tanpa penambahan TDP(kontrol, P0), penggunaan TDP sebanyak 4% (P1), 8% (P2), dan 12% (P3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan TDP ke dalam ransum tidak berpengaruh nyata terhadap konsumsi ransum, pertambahan berat badan dan konversi ransum. Akan tetapi secara individu kelompok perlakuan terbaik untuk meningkatkan performa ayam broiler adalah pada perlakuan P1 karena dapat meningkatkan konsumsi ransum, pertambahan bobot, serta mampu menurunkan konversi ransum walaupun secara statistik tidak berpengaruh nyata
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEBERADAAN PETERNAKAN BABI DI LINGKUNGAN VII SIHORING-KORING KELURAHAN BATUNADUA JAE KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN BATUNADUA KOTA PADANGSIDIMPUAN Sormin, Ryandini; Nasution, Zakiah; Nikmatia, Ulfa; Harahap, Angelia Utari; Laia, Nursanti
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12864

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap keberadaan petenakan babi dilingkungan VII sihoring-koring kelurahan batunadua jae Kecamatan Batunadua Kota Padangsidimpuan. Penelitian ini dilaksanakan pada Maret 2025 di dilingkungan VII sihoring-koring kelurahan batunadua jae Kecamatan Batunadua Kota Padangsidimpuan. Metode penelitian yang digunakan yaitu observasi dan wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat dilingkungan VII sihoring-koring kelurahan batunadua jae Kecamatan Batunadua Kota Padangsidimpuan sebanyak 523, penentuan jumlah sampel dengan menggunakan rumus slovin sebanyak 41 orang. Analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif yaitu menyusun data. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa Persepsi masyarakat terhadap keberadaan peternakan babi di Lingkungan VII Sihoring-koring Kelurahan Batunadua Jae Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan hampir 73,2% menyatakan tidak terganggu terhadap bau ternak babi, serta 87,8% menyatakan suara ternak babi itu sendiri tidak mengganggu masyarakat yang ada dilingkungan sekitar
Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usaha Penjualan Ayam Ras Pedaging Di Pasar Sangkumpal Bonang Kota Padangsidimpuan Silaban, Juleha; Nasution, Zakiyah; Laia, Nursanti; Utari, Angelia; Pane, Doharni; Nikmatia, Ulfa
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12881

Abstract

Ayam ras pedaging sebagai salah satu ternak penghasil daging yang paling banyak diminati oleh masyarakat. Pedagang di Kota Padangsidimpuan menggunakan pasar untuk memasarkan ayam ras pedaging. Salah satu pasar yang jumlah pedagang ayam ras pedaging paling banyak di Kota Padangsidimpuan adalah Pasar Sangkumpal Bonang, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar pendapatan yang diperoleh dan untuk mengetahui kelayakan usaha penjualan ayam ras pedaging di Pasar Sangkumpal Bonang. Penelitian ini telah dilaksanakan di Pasar Sangkumpal Bonang Kota Padangsidimpuan dari bulan Februari sampai dengan bulan Maret 2025. Responden adalah seluruh pedagang ayam ras pedaging yang berjualan di Pasar Sangkumpal Bonang. Metode pengumpulan data dilakukan secara wawancara dan observasi langsung dilapangan, jumlah responden 20 pedagang ayam ras pedaging. Analisis yang digunakan dalam penelitian adalah Analisis Pendapatan dan Analisis Kelayakan Usaha. Hasil analisis menunjukkan jumlah pendapatan yang diperoleh pedagang sebesar Rp.16.933.000/bulan. Analisis kelayakan usaha diperoleh Revenue of Cost usaha penjualanayam ras pedaging adalah 2,0. usaha penjualanayam ras pedaging di Pasar Sangkumpal Bonang layak untuk diusahakan karena R/C 1
Sosialisasi Pemanfaatan Jerami Jagung Sebagai Pakan Ternak Di Desa Anggoli Kecamatan Sibabangun Kabupaten Tapanuli Tengah Nikmatia, Ulfa; Nasution, Zakiyah; Pane, Doharni; Harahap, Angelia Utari; Laia, Nursanti
KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : Yayasan Kajian Riset Dan Pengembangan Radisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/kalandra.v5i1.628

Abstract

Silage is a type of forage preserved by storing it in a silo under anaerobic conditions. Lecturers from the Animal Husbandry Study Program, Faculty of Agriculture, Graha Nusantara University, Padangsidimpuan, conducted community service in Anggoli Village, Sibabangun District, Central Tapanuli Regency in October 2025. This activity aimed to utilize agricultural waste, particularly corn straw, to meet the feed needs of ruminant livestock such as cattle and goats. Furthermore, this activity also trained the community to utilize existing potential optimally, enabling optimal utilization of corn straw waste. Utilizing corn straw waste can reduce waste disposal by increasing agricultural production. The tools used included a shredder, clear plastic, plastic drums, and tarpaulin. The results of this community service included improving farmer skills by making corn straw silage, which can be used as animal feed with high nutritional value. Keywords: Corn Straw, Silage, Feed
Evaluasi Performa Dan Aspek Kualitas Daging Ayam Broiler Daud Farm Yang Diberi Tetes Molases Suplementasi Ekstrak Moringa oleifera Ali, Daud Yahya Putra; Harahap, Angelia Utari; Laia, Nursanti; Nasution, Zakiyah; Pane, Doharni; Nikmatia, Ulfa
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11502

Abstract

Penelitian dilakukan untuk menguji pengaruh pemberian molases dan ekstrak daun kelor dalam air minum terhadap peningkatan performans dan aspek kualitas daging ayam broiler. Penelitian dilaksanakan di kandang Daud Farm, Desa Panompuan Jae, Kabupaten Tapanuli Selatan. Ternak yang digunakan pada penelitian ini ayam broiler Strain cobb umur 30 hari sebanyak 108 ekor. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) factorial dengan 2 faktor. Faktor ke-1 dari tetes molases dalam air minum ada 3 taraf berupa R0 (Ransum komersial 100%+air minum biasa adlibitum), R1 (Ransum komersial 95%+tetes molases 5%), R2 (Ransum  komersial 90%+tetes molases 10%). Faktor ke-2 pemberian ekstrak daun kelor 3 taraf berupa T0 (Ransum komersial 100% tanpa penambahan ekstrak daun kelor), T1 (Ransum komersial 70%+30% ekstrak daun kelor),T2 (Ransum komersial 60%+40% ekstrak daun kelor). Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah konsumsi air minum, konsumsi ransum, PBB, konversi ransum, bobot karkas, dan persentasi karkas. Hasil penelitian menunjukan pemberian tetes molases suplementasi ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) berpengaruh nyata (P0.05) terhadap konsumsi air ransum sebesar 770.82 ml, konsumsi ransum 331.46 gr, PBB 580.16 gr, konversi ransum 0.58, bobot karkas 622.22 gr, dan persentasi karkas 70.86% dengan level taraf tetes molases suplementasi ekstrak Moringa oleifera dapat digunakan dalam peningkatan performans dan aspek kualitas daging ayam broiler bertekstur juicy. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan pemberian tetes molases 10% suplemetasi ekstrak Moringa oleifera 40% dapat dipertimbangkan untuk tujuan optimalisasi dalam pasokan nutrisi terbaik ternak ayam broiler
Kecernaan Zat-Zat Makanan Pada Kambing Yang Mengkonsumsi Limbah Alpukat Suplementasi Ekstrak Labu Siam (Sechium edule) Nasution, Roi; Harahap, Angelia Utari; Laia, Nursanti; Nasution, Zakiyah; Toga, Mahaji; Pane, Doharni; Syahfitri, Dina
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11500

Abstract

Limbah alpukat dapat dijadikan bahan pakan alternatif untuk ternak, karena masih memiliki kandungan nutrisi yang berguna bagi ternak. Selain dari limbah alpukat, dapat dipadukan dengan pemberian ekstrak labu siam (Sechium edule), segudang manfaat dan kandungan nutrisi berupa vitamin A, vitamin B, dan vitamin C. Tujuan penelitian ini melihat pengaruh limbah alpukat suplementasi ekstrak labu siam terhadap kecernaan zat-zat makanan pada kambing secara in vitro. Metode penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen Rancangan Percobaan Bujur Sangkar Latin (RBSL) 4 perlakuan dengan 4 ulangan yang terdiri dari perlakuan A (Kontrol), perlakuan B (Konsentrat 40%+limbah alpukat 10%+Ekstrak labu siam 0%+Rumput lapangan 50%), perlakuan C (Konsentrat 40%+limbah alpukat 0%+Ekstrak labu siam 10%+Rumput lapangan 50%), dan perlakuan D (Konsentrat 0%+limbah alpukat 15%+Ekstrak labu siam 15%+Rumput lapangan 70%). Parameter penelitian berupa bahan kering, bahan organik, protein kasar, dan serat kasar. Hasil penelitian menunjukkan Kecernaan Bahan Kering (KCBK) berpengaruh nyata (P0.05) meningkat dari 58.70% menjadi 62.54% dan Kecernaan Bahan Organik (KCBO) dari 47.70% menjadi 52.79%, dan kecernaan Protein Kasar (KCPK) dari 68.61% menjadi 72.50%. Hasil penelitian dari pemberian limbah alpukat suplementasi ekstrak labu siam dapat meningkatkan kecernaaan zat-zat makanan pada kambing. Kombinasi limbah alpukat suplementasi ekstrak labu siam sebagai sumber tanin dan antioksidan tinggi memberikan hasil terbaik terhadap kecernaan sehingga dimanfaatkan  untuk  proses  metabolisme  tubuhnya. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa limbah alpukat suplementasi ekstrak labu siam taraf 15% dapat dipertimbangkan untuk tujuan optimalisasi dalam pasokan nutrisi ternak kambing