Fauzi, Arief Rachmat
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Adaptasi Sistem Kerja Baru Pada Masa Pandemi Dalam Pelayanan Publik Fauzi, Arief Rachmat; Istania, Ratri; Giyanto, Bambang
Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area Vol. 11 No. 2 (2023): PUBLIKAUMA, DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/publika.v11i2.10277

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pelaksanaan sistem kerja WFH/WFO terhadap pelayanan publik di DPMPTSP dan BKD DKI Jakarta selama pandemi Covid-19. Hasil evaluasi ini diharapkan 1) dapat memberikan informasi terkait dengan penerapan kebijakan flexy work arrangement pasca pandemi; 2) Memahami dan menganalisa model penerapan sistem yang baik selama pandemi Covid-19; dan 3) Dengan dilakukannya penelitian ini diharapkan mampu memberikan solusi dari model penerapan sistem kerja WFH/WFO dalam memberikan pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus berdasarkan perbedaan karakteristik pada DPMPTSP dan BKD DKI Jakarta. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data diantaranya wawancara, FGD, observasi, dan dokumentasi. Dalam melakukan analisa peneliti melakukan pengamatan, telaah atas dokumen, dan melakukan koding dari hasil wawancara dan FGD dengan seluruh informan. Pengguna layanan menilai positif terhadap langkah yang diambil oleh pemerintah dalam upaya miminimalisir dampak dari pandemi Covid-19, tetapi tetap menjalankan aspek-aspek pemenuhan pelayanan publik di instansi pemerintah. Strategi yang dilakukan oleh instansi pemerintah ialah dengan melakukan inovasi dalam pelayanan publik, yang memanfaatkan teknologi informasi. Walaupun dalam implementasinya masih terdapat kendala-kendala seperti jaringan, penguasaan teknologi informasi, dan keterbatasan SDM yang menguasai teknologi informasi.
Peningkatan Layanan Kependudukan dan Catatan Sipil yang Inklusif Melalui Optimalisasi Fasilitas Penyandang Disabilitas di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Tangerang Selatan Fauzi, Arief Rachmat; Patadjenu, Syahrifan; Utami, Ratih; Rachmadi Slamet, Dodit
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : STISIPOL Raja Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56552/jisipol.v4i1.83

Abstract

The physical, intellectual, mental, and/or sensory limitations experienced should not be an obstacle for persons with disabilities to have the right to live and maintain a decent life. The South Tangerang City Government has proven its alignment with people with disabilities by enacting Regional Regulation Number 18 of 2019 concerning the Implementation of Disability Protection. In its implementation, there are problems in the implementation of facilities, especially facilities and infrastructure for persons with disabilities. This will have an impact on community satisfaction, especially people with disabilities in accessing public services at the Disdukcapil of South Tangerang City. Some findings in the field include that there are still no supporting facilities and infrastructure such as stairs, handrails for wheelchair users, special toilets, misused guide lanes, and no signage for special parking spaces for persons with disabilities. Alternative policies to improve population services and inclusive civil registration include revitalizing facilities and infrastructure, building additional facilities, structuring office areas, and efforts to get closer to people with disabilities in order to fulfill population services. Based on the results of the analysis, it is recommended to carry out an integrated arrangement of the office area. The recommendation was conveyed so that the principles of convenience, security, safety, comfort, health, and independence in going to and utilizing public facilities could be achieved. In addition, the arrangement of the area that is more integrated with other public facilities such as public transportation is expected to facilitate access for the community, especially people with disabilities in accessing services.