Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Identifikasi jenis layanan bimbingan konseling dalam upaya memberikan informasi kesehatan mental pada peserta didik Tyas, Devi Marganing; Pertiwi, Anggun; Nisa, Vania Zaimatun
PSYCOMEDIA : Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 1 (2023): PSYCOMEDIA: Jurnal Psikologi
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/psycomedia.2023.v3i1.23-34

Abstract

This study aims to identify the types of counseling guidance services provided by the school to provide mental health information to students. The method used in this research is descriptive-qualitative. The informants in this study were three counseling guidance teachers. Data collection techniques in this study used the interview method. Test the validity of the data in this study using data triangulation techniques. The results showed that counseling guidance services carried out by schools consist of four basic components: basic services, individual services, responsive services, and system support services. The service areas that focus on mental health education are personal services and social services. Educational institutions need to collaborate with other partners, such as health workers and parental involvement to provide mental health information to students.
Sosialisasi Peningkatan Pemahaman Kesehatan Mental Pada Remaja Tyas, Devi Marganing; Pertiwi, Anggun; Nisa, Vania Zaimatun
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 10 (2023): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i10.567

Abstract

Masa remaja merupakan suatu fase perkembangan yang dinamis dan mengalami banyak perubahan dalam kehidupan remaja. Salah satu perubahan tersebut terjadi pada kondisi mentalnya. Akibat perubahan yang terjadi pada masa remaja dapat memicu terjadinya masalah mental emosional. Prevalensi penderita gangguan mental emosional pada penduduk usia dibawah 15 tahun, mengalami kenaikan dari 6,1 % atau sekitar 12 juta penduduk, meningkat menjadi 9.8% atau sekitar 20 juta penduduk. Akan tetapi, hanya sedikit remaja yang mencari bantuan profesional untuk masalah kesehatan mental mereka dan pemahaman akan kesehatan mental di Indonesia cenderung rendah. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan pada remaja terkait kesehatan mental. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMP N 1 Juwiring, Klaten, Jawa Tengah. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah ceramah, dan diskusi yang melibatkan siswa. Hasil pre-test menunjukkan tingkat pengetahuan baik sebesar 22,9%, cukup sebesar 39,5% dan kurang sebesar 33,3%. Setelah adanya sosialisasi menunjukkan perubahan tingkat pengetahuan baik sebesar 52,1%, cukup sebesar 29,1%. dan kurang sebesar 14,5 %. Adanya edukasi ini dapat menambah pengetahuan remaja untuk saling bekerja sama menjaga kesehatan mental serta dapat mengetahui penyebab, pencegahan, dan     pengobatan akibat penyakit mental.
SOSIALISASI: PENGUATAN KETERLIBATAN ORANG TUA DALAM PROGRAM PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI Tyas, Devi Marganing; Minarsih, Yulyanti; Pertiwi, Anggun; Nisa, Vania Zaimatun; Prabowo, Bramusti Aji
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/hn9wt939

Abstract

Kesuksesan anak dalam pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab para pendidik, tetapi juga menjadi tanggung jawab orang tua. Harmoni antara apa yang dipelajari anak di sekolah dan di rumah sangat penting untuk mendukung perkembangan anak secara optimal. Orang tua bertanggung jawab mendidik anak di rumah, sementara pendidik bertugas dalam proses pendidikan di lembaga pendidikan. Oleh karena itu, keduanya harus saling berkoordinasi agar dapat menghadirkan perlakuan yang konsisten dan sesuai dengan kesepakatan bersama dalam pengasuhan anak sehari-hari. Namun, pada kenyataannya salah satu masalah yang ditemukan adalah bahwa masih ada orang tua yang percaya bahwa tanggung jawab utama atas keberhasilan pendidikan anak mereka terletak pada guru, padahal seharusnya orang tua adalah guru pertama dan utama bagi anak-anak prasekolah. Berdasarkan hal tersebut pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan urgensi keterlibatan orangtua dalam mendampingi pembelajaran anak. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di TK KB Terpadu AL-Fajar, Juwiring, Klaten. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah ceramah dan diskusi yang melibatkan orangtua sisswa. Dengan adanya sosialisasi penguatan keterlibatan orangtua dalam proses Pendidikan anak, harapannya dapat meningkatkan dan membentuk kesadaran orang tua sebagai guru pertama terkhusus di lingkungan rumah dalam mendukung capaian pembelajaran anak. Serta, terciptanya suasana lingkungan yang kondusif bagi para anak usia dini dalam mencapai tahap perkembangannya.