Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

GAMBARAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI SMAN 1 RAWAMERTA Nurotul Jannah; Nur Ainy Sadijah; Randwitya Ayu Ganis Hemasti; Yulyanti Minarsih
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 3 No. 2 (2023): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v3i2.861

Abstract

Fenomena stigma buruk terhadap mata pelajaran matematika tidak jarang ditemui pada siswa baik di bangku sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Hal itu dapat mempengaruhi minat belajar matematika siswa. Minat belajar siswa pada mata pelajaran matematika adalah kecenderungan untuk mau mempelajari ilmu matematika dengan diiringi perasaan antusias, tertantang, senang dan tanpa ada paksaan dari siapapun. Minat belajar siswa memiliki empat aspek diantaranya perasaan senang, perhatian, perasaan tertarik, serta melibatkan diri dalam kegiatan belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif. Sampel yang digunakan adalah 152 siswa kelas XI dan XII SMAN 1 Rawamerta yang ditentukan dengan menggunakan teknik non probability sampling yaitu teknik sample kuota dengan taraf kesalahan 5%. Pengambilan skala menggunakan skala minat belajar siswa. Analisis penelitian ini menggunakan uji normalitas dan uji kategorisasi dengan bantuan SPSS for windows versi 25.0. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui kategoriasi skala minat belajar siswa agar dapat menentukan jenjang kategori tinggi atau rendah. Hasil uji normalitas menunjukan taraf signifikansinya sebesar 0,43 > 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel minat belajar siswa berdistribusi normal. Hasil kategorisasi menunjukan 147 orang siswa tergolong pada kategorisasi tinggi atau dengan persentase sebesar 96,7% dan 5 orang siswa tergolong pada kategorisasi rendah atau dengan persentase sebesar 3,3%. Maka dapat disimpulkan bahwa minat belajar siswa pada matematika di SMAN 1 Rawamerta untuk siswa kelas XI dan XII berada pada kategori tinggi. The phenomenon of bad stigma against mathematics is not uncommon for students in elementary school to high school. It can affect students' interest in learning mathematics. Students' learning interest in mathematics is a tendency to want to learn mathematics accompanied by feelings of enthusiasm, challenge, pleasure and without any coercion from anyone. Students' interest in learning has four aspects including feelings of pleasure, attention, feelings of interest, and involving themselves in learning activities. The method used in this research is descriptive quantitative method. The samples used were 152 students of class XI and XII of SMAN 1 Rawamerta which were determined using a non-probability sampling technique, namely the quota sample technique with an error rate of 5%. Taking the scale using the student learning interest scale. The analysis of this research uses normality test and categorization test with the help of SPSS for windows version 25.0. The purpose of this study was to determine the categorization of the student's interest in learning scale in order to determine the level of the high or low category. The results of the normality test showed a significance level of 0.43 > 0.05. So it can be concluded that the variable of student interest in learning is normally distributed. The results of the categorization showed that 147 students belonged to the high categorization or with a percentage of 96.7% and 5 students belonged to the low categorization or with a percentage of 3.3%. So it can be concluded that students' interest in mathematics at SMAN 1 Rawamerta for grade XI and XII students is in the high category.
Pengaruh Locus of Control Dan Resiliensi Terhadap Adaptabilitas Karir Pada Dewasa Awal Di Kabupaten Karawang Dwi Toni Indra Pamungkas; Cempaka Putrie Dimala; Yulyanti Minarsih
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.3977

Abstract

Kompleksitas semakin bertambah apabila pekerjaan yang dijalani tidak sejalan dengan bidang ilmu yang sebelumnya dipelajari. Agar mampu mengatasi hambatan yang muncul selama transisi karir ini, diperlukan persiapan yang disebut sebagai adaptabilitas karir. Adaptabilitas karir dapat di tinggikan melalui locus of control dan resiliensi. Locus of control adalah keyakinan atau cara pandang individu dalam mengartikan sumber kekuatannya, yang bersumber dari tindakannya sendiri atau berasal dari kekuatan luar dirinya. Sementara, resiliensi adalah kemampuan individu untuk bertahan, bangkit, dan menyesuaikan dengan kondisi yang sulit. Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh locus of control dan resiliensi terhadap adaptabilitas karir pada dewasa awal di Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan teknik nonprobability sampling, dengan jumlah sampel 106 orang. Alat ukur yang digunakan untuk skala adaptabilitas karir yaitu, Career Adapt-Ability Scale (CAAS), skala locus of control menggunakan Levenson IPC Scale dan skala resiliensi menggunakan Connor Davidson Resilience Scale (CD-RISC). Hasil uji regresi berganda menunjukkan bahwa secara simultan locus of control dan resiliensi berpengaruh secara bersamaan terhadap adaptabilitas karir dengan taraf sig 0,000 < 0,05.
EFEKTIVITAS PELATIHAN BUSINESS PLAN TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERWIRAUSAHA PADA CALON ENTREPENEUR Marhisar Simatupang; Debi Angelina Br. Barus; Devi Marganing Tyas; Anggun Pertiwi; Yulyanti Minarsih; Florensia Nei
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21288

Abstract

Busniss plan merupakan satu alat yang penting bagi para calon wirausaha untuk merancangkan langkah-langkah strategis dalam memulai dan mengembangkan suatu usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan busniss plan terhadap pengambilan keputusan berwirausaha pada calon entrepreneur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen dengan design eksperimen one group. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 15 orang. Hasil penelitian menunjukkan pelatihan business plan berpengaruh terhadap pengambilan keputusan berwirausaha pada calon entrepreneur dengan taraf asymp sig (p) 0,000 < 0,005. Dengan artian business plan dapat memberikan pandangan yang jelas tentang resiko dan peluang bisnis untuk membantu calon wirausaha membuat keputusan yang lebih strategis sebelum memulai usaha. Semakin kuat business plan yang dilakukan oleh calon wirausaha maka akan memperkuat pengambilan keputusan untuk berwirausaha.
KESEJAHTERAAN KARYAWAN PADA PEGAWAI DI KARAWANG: PERAN PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT DAN PSYCHOLOGY CAPITAL Nita Rohayati; Yulyanti Minarsih; Yusni Wisata
PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol 9 No 1 (2024): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/psychopedia.v9i1.7750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran Perceived Organizational Support (POS) dan Psychology Capital (PsyCap) dalam meningkatkan kesejahteraan karyawan di Karawang, sebuah daerah industri dengan jumlah perusahaan yang signifikan. Metode kuantitatif digunakan dengan survei sebagai alat pengumpulan data yang melibatkan karyawan dari berbagai sektor industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa psychology capital dan perceived organizational support memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kesejahteraan karyawan, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Nilai Rsquare sebesar 0,755; artinya sebesar 75,5% variasi pada kesejahteraan di tempat kerja dipengaruhi oleh psychology capital dan perceived organizational support, sisanya sebesar 24,5% disebabkan oleh variabel lain yang tidak diukur dalam penelitian ini. Karyawan yang merasakan dukungan organisasi yang tinggi dan memiliki tingkat psychology capital yang tinggi cenderung memiliki kepuasan kerja, komitmen yang lebih tinggi, serta tingkat stres yang lebih rendah. Kombinasi antara POS dan PsyCap dapat menciptakan lingkungan kerja yang kondusif bagi kesejahteraan karyawan. Penelitian ini menyarankan agar perusahaan di Karawang meningkatkan dukungan terhadap karyawan dan mengembangkan program-program untuk memperkuat PsyCap guna menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik dan lebih produktif. This study aims to explore the role of Perceived Organizational Support (POS) and Psychology Capital (PsyCap) in enhancing employee well-being in Karawang, an industrial area with a significant number of companies. A quantitative method used a survey as the data collection tool, involving employees from various industrial sectors. The results indicate that both POS and PsyCap have a significant positive impact on employee well-being, with a significance value of 0.000. R-square value is 0.755, meaning that 75.5% of the variation in workplace well-being is influenced by perceived organizational support and psychology capital, while the remaining 24.5% is due to other unmeasured variables in this study. Employees who perceive high organizational support and possess high levels of PsyCap tend to have higher job satisfaction, and commitment, and lower levels of stress. The combination of POS and PsyCap can create a conducive work environment for employee well-being. This study suggests that companies in Karawang should enhance their support for employees and develop programs to strengthen PsyCap to create a better and more productive work environment.
MOTIVASI BERPRESTASI AKADEMIK DAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA PEKERJA Yulyanti Minarsih; Devi Marganing Tyas; Nur Ainy Sadijah
PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol 9 No 1 (2024): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/psychopedia.v9i1.8007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi berprestasi akademik dan prokrastinasi akademik pada mahasiswa yang bekerja. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang bekerja di daerah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Bali sebanyak 98 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner. Kuesioner yang digunakan untuk mengukur motivasi berprestasi akademik merupakan adaptasi dari kuesioner milik Anisyah (2013) yang terdiri dari 36 item dengan reliabilitas sebesar 0,935. Sedangkan untuk mengukur prokrastinasi akademik, kuesioner yang digunakan merupakan adaptasi dari kuesioner milik Arianti (2014) yang terdiri dari 29 item dengan reliabilitas sebesar 0,932. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan korelasi Spearman’s Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara motivasi berprestasi akademik dan prokrastinasi akademik pada mahasiswa yang bekerja. dengan koefisien korelasi (rxy) sebesar -0,462 pada tingkat signifikansi 0,01. Hal tersebut menunjukkan bahwa tingkat hubungan motivasi berprestasi akademik dan prokrastinasi akademik pada mahasiswa yang bekerja termasuk dalam kategori sedang. Kata Kunci: Motivasi Berprestasi Akademik, Prokrastinasi Akademik, Mahasiswa, Bekerja. The purpose of this study is to understand the relationship between academic achievement motivation and academic procrastination for working students. The samples in this study consist of 98 undergraduate students who work in West Java, DKI Jakarta, and Bali. The data were taken by using two questionnaires. Academic achievement motivation variable measured by using the adaptation of the questionnaire that belongs to Anisyah (2013), which is involving 36 items with 0,935 points of reliability. Academic procrastination variable measured by using the adaptation of the questionnaire that belongs to Arianti (2014), which is involving 29 items with 0,932 points of reliability. This study was using The Spearman’s Rank correlations analysis path. The result of this study shows that, there’s negative relation between academic achievement motivation and academic procrastination for working students with -0,462 points of correlation coefficients. The result of this study also shows that the relation between academic achievement motivation and academic procrastination for working students is rated moderate.
PENGARUH PERSEPSI DUKUNGAN ORGANISASI TERHADAP KESEJAHTERAAN DI TEMPAT KERJA PADA KARYAWAN PT. X Yusni Wisata; Nita Rohayati; Yulyanti Minarsih
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 3 No. 3 (2023): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v3i3.1046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi dukungan organisasi terhadap kesejahteraan di tempat kerja pada karyawan PT X. Berbagai permasalahan yang ditemukan yaitu mengenai pemberian upah, kondisi kerja, penghargaan yang diberikan kepada karyawan, dan kurang nyaman di tempat kerja merupakan hal yang berkaitan dengan kesejahteraan karyawan di tempat kerja atau workplace wellbeing. Pengukuran dilakukan dengan mengadopsi alat ukur Survey of Perceived Organizational Support (SPOS) 8, sedangkan kesejahteraan di tempat kerja menggunakan alat ukur workplace wellbeing yang dikonstruksi. Subjek penelitian berjumlah 93 karyawan dan menggunakan teknik sampling total. Teknik analisis data menggunakan regresi linear sederhana dan diperoleh hasil persamaan regresi Y = 6,869 + 1,450X dengan nilai thitung sebesar 15,891> ttabel (1,986) dan signifikansi 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya persepsi dukungan organisasi berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan di tempat kerja. Semakin tinggi tingkat persepsi dukungan organisasi, semakin tinggi kesejahteraan di tempat kerja pada karyawan. Sebaliknya, semakin rendah tingkat persepsi dukungan organisasi, maka semakin rendah pula kesejahteraan di tempat kerja yang dirasakan oleh karyawan. Persepsi dukungan organisasi mampu memberikan kontribusi sebesar 73,5 % terhadap kesejahteraan di tempat kerja, sedangkan sisanya sebesar 26,5 % merupakan faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. This research aims to determine the influence of perceived organizational support on workplace well-being among PT X employees. The various problems found, namely regarding wages, working conditions, awards given to employees, and lack of comfort in the workplace are matters related to employee welfare at work or workplace wellbeing. Measurements were carried out by adopting the Survey of Perceived Organizational Support (SPOS) 8 measuring instrument, while workplace well-being using a constructed workplace wellbeing measuring instrument. The research subjects were 93 employees and used a total sampling technique. The data analysis used a simple linear regression, showing that organizational support perception significantly influences workplace well-being, as the calculated t-value (15.891) exceeds the critical t-table value (1.986) with a significant level of 0.000 < 0.05. So, the null hypothesis (H0) was rejected, and the alternative hypothesis (Ha) was accepted. The higher the level of perceived organizational support, the higher the workplace well-being of employees. Conversely, the lower the level of perceived organizational support, the lower the well-being at work felt by employees. Perception of organizational support is able to contribute 73.5% to well-being in the workplace, while the remaining 26.5% is another factor not examined in this research.
Pengaruh Konformitas Teman Sebaya dan Manajemen Waktu Terhadap Prokrastinasi Akademik Pada Siswa di SMK Bina Karya 1 Karawang Nopa Krisdayanti; Nur Ainy Sadijah; Yulyanti Minarsih
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 2 No 03 (2024): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v2i03.1445

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh konformitas teman sebaya dan manajemen waktu terhadap prokrastinasi akademik pada siswa di SMK Bina Karya 1 Karawang. Metode yang digunakan secara kuantitatif dengan desain kausalitas komparatif. Populasi penelitian ini adalah siswa SMK Bina Karya 1 Karawang berjumlah 360 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling sebanyak 190 siswa. Skala untuk mengukur konformitas teman sebaya adalah The Conformity Scale, untuk mengukur manajemen waktu menggunakan Time Management Questionnaire (TMQ) dan untuk mengukur prokrastinasi akademik dengan Academic Procrastination Scale (APS). Analisis data yang digunakan yakni uji regresi berganda (uji T dan uji F) dengan software SPSS versi 26.0 for windows. Hasil secara parsial dan simultan menunjukkan ada pengaruh konformitas teman sebaya dan manajemen waktu terhadap prokrastinasi akademik. Nilai koefisien determinasi konformitas teman sebaya dan manajemen waktu terhadap prokrastinasi akademik sebesar 30,9%.
Self Esteem sebagai Prediktor terhadap Celebrity Worship pada Remaja Penggemar Selebritis Korea Pengguna Aplikasi X (Twitter) Nur'aini Fazrin; Puspa Rahayu Utami Rahman; Yulyanti Minarsih
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 2 No 04 (2024): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v2i04.1545

Abstract

Celebrity worship adalah pemujaan terhadap idola yang cenderung obsesif yang umumnya dialami oleh remaja. Jenis penelitian ini berjenis kuantitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh self esteem terhadap celebrity worship pada remaja penggemar selebritis korea pengguna aplikasi X (Twitter). Populasi pada penelitian ini adalah remaja penggemar selebritis korea pengguna aplikasi X (Twitter). Pengambilan sampel dengan teknik quota sampling, dengan jumlah responden 390 orang. Skala pada penelitian ini, yaitu Skala Celebrity Attitude Scale (CAS) dan skala Rosernberg Self Esteeem Scale (RSES). Hasil uji regresi linier sederhana menunjukkan nilai sig. 0,036 < 0,05 yaitu Ha diterima dan H0 ditolak, artinya ada pengaruh self esteem terhadap celebrity worship.
Orang Tua Dan Anak : Sinergi Dalam Proses Pembelajaran Anak Usia Dini Tyas, Devi Marganing; Minarsih, Yulyanti; Maulidia, Ananda Saadatul; Prabowo, Bramusti Aji; Nisa, Vania Zaimatun
KOLONI Vol. 3 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v3i4.700

Abstract

: This study aims to explore parental involvement in supporting early childhood learning processes, focusing on forms of involvement, influencing factors, and their impacts on children’s development. The background of this research is based on the importance of education during the golden age (0–6 years) in shaping the foundation of children’s cognitive, socio-emotional, and moral development. The method used is a descriptive qualitative approach with 3 parents of kindergarten students in Klaten as research subjects. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation, analyzed using triangulation techniques to ensure validity. The findings reveal that parental involvement, such as assisting children in learning, providing emotional support, and maintaining consistency in learning methods at home, significantly impacts children’s academic abilities, social-emotional skills, and learning motivation. Major challenges identified include parents' busy schedules, lack of understanding of their roles, and the perception that education is solely the school’s responsibility. The study concludes that synergy between family and school is crucial to optimize early childhood development. This research offers practical recommendations to strengthen parental involvement through parenting training and collaborative programs with schools.
Prokrastinasi Akademik Ditinjau dari Manajemen Waktu dan Dukungan Sosial pada Siswa SMK Bina Karya 1 Karawang Gani, Kevin Abdul; Sadijah, Nur Ainy; Minarsih, Yulyanti
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 3 (2024): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i3.445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh manajemen waktu dan dukungan sosial terhadap prokrastinasi akademik pada siswa di SMK Bina Karya 1 Karawang. Dalam Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian kausalitas asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X dan XI SMK Bina Karya 1 Karawang yang berjumlah 293. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik non probability sampling dengan jenis accidental sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 190 responden. Skala untuk mengukur manajemen waktu menggunakan Time Management Questionnaire (TMQ). Academic Procrastination Scale (APS) untuk mengukur prokrastinasi akademik, dan Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) untuk mengukur dukungan sosial. Hasil pada penelitian ini menunjukan bahwa: pertama, manajemen waktu memiliki pengaruh terhadap prokrastinasi akademik yang berarti Ha1 diterima dan H01 ditolak. Kedua, dukungan sosial memiliki pengaruh terhadap prokrastinasi akademik yang berarti Ha2 diterima dan H02 ditolak. Ketiga manajemen waktu dan dukungan sosial memiliki pengaruh terhadap prokrastinasi akademik yang berarti Ha3 diterima dan H03 ditolak. Hasil uji koefisien determinasi sebesar 0,264 atau pengaruh manajemen waktu dan dukungan sosial terhadap prokrastinasi akademik adalah 26,4%.