Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Potentials of Cabbage Phyllospheric Bacteria as Biocontrol Agents of Soft Rot Disease Caused by Pectobacterium carotovorum on Chinese Cabbage Af’idzatuttama; Nawangsih, Abdjad Asih; Mutaqin, Kikin Hamzah
Jurnal Fitopatologi Indonesia Vol. 18 No. 3 (2022): Mei 2022
Publisher : The Indonesian Phytopathological Society (Perhimpunan Fitopatologi Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14692/jfi.18.3.115-124

Abstract

Busuk lunak yang disebabkan oleh Pectobacterium carotovorum (Syn. Erwinia carotovora subsp. carotovora) merupakan salah satu penyakit penting pada tanaman sawi putih. Bakteri ini menghasilkan enzim pektinase yang dapat menguraikan pektin pada dinding sel tanaman bagian lamela tengah. Salah satu alternatif pengendalian penyakit busuk lunak ialah menggunakan agens biokontrol dari filosfer. Penelitian ini bertujuan menyeleksi dan menguji bakteri filosfer dari daun kubis yang berpotensi menghambat penyakit busuk lunak P. carotovorum pada sawi putih. Bakteri filosfer diisolasi dari wilayah Cianjur, Tegal, dan Bogor. Bakteri filosfer diuji keamanan hayati berdasarkan pada reaksi hipersensitivitas dan kemampuan lisis pada agar-agar darah, serta diuji kemampuan penghambatannya terhadap P. carotovorum berdasarkan pada uji antagonis secara in vitro dan uji penghambatan penyakit secara in vivo. Bakteri filosfer dikarakterisasi berdasarkan pada morfologi koloni dan sifat Gram. Dua galur bakteri filosfer paling berpotensi mengendalikan penyakit busuk lunak pada sawi putih diidentifikasi sebagai Chryseobacterium sp.
Potensi Trichoderma spp. dari Koleksi Tanah Tanaman Perkebunan asal Jawa Timur sebagai Antagonis Fusarium oxysporum Amara, Khansa; Indrawan, Arga Dwi; Af’idzatuttama
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 13 No. 2: Juli 2025
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/plumula.v13i2.261

Abstract

Aplikasi Trichoderma spp. hasil eksplorasi pada tanah tanaman sehat dapat berpotensi dalam pengendalian penyakit layu yang ramah lingkungan dan dapat diterapkan dalam jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kualitas spora dan kemampuan antagonis Trichoderma spp. yang diisolasi dari tanah tanaman kakao, kopi, dan cengkeh terhadap F. oxysporum secara in vitro. Penelitian disusun dengan rancangan acak lengkap (RAL), dengan perlakuan jenis Trichoderma dari sumber sampel tanah berbeda. Variabel pengamatan meliputi: kerapatan dan viabilitas spora, serta tingkat hambatan relatif yang selanjutnya dianalisis ragam (ANOVA) menggunakan SAS on Demand, dan uji lanjut Tukey pada taraf 5%. Seluruh isolat Trichoderma spp. menunjukkan hasil melebihi kriteria penilaian standar mutu sebagai agens hayati berdasarkan SNI 8027.3:2014, dengan kerapatan spora 108 spora/ml. Namun, hanya isolat Trichoderma spp. asal tanah tanaman kopi yang memiliki kualitas spora dan persentase penghambatan terbaik dalam menekan pertumbuhan diameter koloni F. oxysporum, yaitu sebesar 59%.