Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Komparasi Pemikiran Abdullah Nasih Ulwan dan Jodi Gold Terhadap Gaya Pengasuhan Anak Usia Dini di Era Digital Athal, Tuhfatul; Yusrianti, Susi
Tadabbur: Jurnal Peradaban Islam Vol. 5 No. 2 (2023): Tadabbur: Jurnal Peradaban Islam
Publisher : Master's degree Department of Islamic Education Postgraduate Program of Universitas Islam Negeri (State Islamic University) Ar-Raniry, Banda Aceh in cooperation with Center for Research and Community Service (LP2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/tadabbur.v5i2.449

Abstract

This study aims to analyze the thought of Abdullah Nashih Ulwan as an educational figure of the 20th century and Jodi Gold as a pschiatrist of the 21st century about early parenting styles in the digital age as well as to analyse the comparisons of both, related to the way they view technology and the recommended response for parents in dealing with the inevitable technology. The method of research used is qualitative, if reviewed according to the location of the research then belongs to the library research, data collected from the primary sources such as the book Tarbiyatul Aulad Child Education in Islam by Abdullah Nashih Ulwan and Screen-Smart Parenting by Jodi Gold, as well as other credible references that related to research variables. Once the data is collected, it is analyzed using the content analysis method. Research results in the finding that there are some similarities between the two characters in viewing technology, but mostly different, Abdullah Nashih Ulwan tends to view technology negatively, instead Jodi Gold sees that most of technology is positive for early childhood. The conclusion is that unhindered technological developments should be fully controlled by parents for early childhood so that they can be a positive consumption and a medium of grinding between parents and early children who are in great need of friends, attention and affection to understand the world.
Analisis Keterasingan Siswa dalam Pembelajaran Suwar, Arizul; Mulyani; Athal, Tuhfatul
Arini: Jurnal Ilmiah dan Karya InovasiĀ Guru Vol. 2 No. 1 (2025): ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/arini.v2i1.189

Abstract

Pembelajaran semestinya menjadi sarana bagi siswa untuk berpartisipasi aktif dan menjadi kesempatan untuk belajar dan berkembang. Namun, dalam realitanya, siswa sering kali merasa terasing dalam pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor dan dampak yang ditimbulkan dari keterasingan siswa dalam pembelajaran, untuk selanjutnya menawarkan beberapa alternatif meminimalisir rasa keterasingan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan studi pustaka sebagai metode pengumpulan data. Data diperoleh dari sumber sekunder berupa buku, artikel ilmiah, pemberitaan di media online, dan laporan ilmiah yang relevan dengan judul penelitian. Analisis isi (content analysis) digunakan sebagai teknik analisis data. Artikel ini menemukan bahwa terdapat empat faktor yang menyebabkan keterasingan pada siswa yaitu kurilukum yang tidak relevan, metode pengajaran satu arah, kurangnya hubungan emosional guru dengan siswa, dan tekanan sosial. Faktor-faktor tersebut memunculkan beberapa dampak keterasingan yaitu menurunnya motivasi belajar, terganggunya kesehatan mental, minimnya keterlibatan siswa dalam kelas, dan resistensi terhadap otoritas. Alternatif tawaran dalam artikel ini meliputi kontekstualisasi pembelajaran, meningkatkan hubungan positif guru dengan siswa, dan menciptakan lingkungan kelas yang inklusif.
Profesionalisme Guru sebagai Faktor Penentu Mutu Pembelajaran: Kajian Konseptual Athal, Tuhfatul; Hafnidar, Hafnidar; Khairul Ichsan, Wahyu
Educalia: Journal of Educational Research Vol 4 No 2 (2025): Educalia: Journal of Educational Research
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56613/educalia.v4i2.316

Abstract

Profesionalisme guru merupakan faktor penting dalam peningkatan mutu pembelajaran di berbagai satuan pendidikan. Guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai perancang, pelaksana, dan evaluator pembelajaran yang berpengaruh langsung terhadap kualitas proses belajar mengajar. Berbagai kebijakan dan pembaruan kurikulum belum sepenuhnya menghasilkan mutu pembelajaran yang optimal apabila tidak didukung oleh profesionalisme guru yang memadai. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep profesionalisme guru, konsep mutu pembelajaran, serta menganalisis hubungan keduanya berdasarkan studi pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui kajian pustaka dengan sumber data berupa buku teks pendidikan, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Data dianalisis secara deskriptif dan disintesis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa profesionalisme guru berperan signifikan dalam menentukan mutu pembelajaran. Guru dengan kompetensi pedagogik dan profesional yang baik cenderung mampu melaksanakan pembelajaran secara lebih efektif dan bermakna. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan profesional guru secara berkelanjutan sebagai upaya strategis untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan kualitas pendidikan.