Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Peran BAPPEDA Pada Perencanaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Di Labuhan Batu Muhammad Reza Mahendra; Hendra Harmain
Jurnal Riset Akuntansi Vol. 1 No. 4 (2023): November : JURNAL RISET AKUNTANSI
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jura-itb.v1i4.904

Abstract

The research was conducted to find out the role of BAPPEDA in planning Regional Original Income (PAD) in Medan City. This research uses descriptive qualitative methods with data collection techniques, namely interviews and documentation. The results of this research explain that the source of Medan City's Original Regional Income comes from land and building taxes. Apart from that, there are supporting and inhibiting factors in planning the Regional Original Income of Medan City. The role of the Development Planning Agency in planning the Regional Original Income of the City of Medan is to provide recommendations for reports that must be accurate and up-to-date as well as good work programs in order to create the vision and mission that the City of Medan hopes for.
STUDI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN ULKUS DIABETIKUM DI INSTALASI RAWAT INAP RS X SEMARANG DENGAN PENDEKATAN ATC/DDD DAN DU 90% Anisa Devi Kharisma Wibowo; Yesi Crystiana Putri; Danik Sulistyoningsih; Fransisca Gloria; Anak Agung Pradnya Paramitha Vidiani; Anisa Nova Puspitaningrum; Muhammad Reza Mahendra
Jurnal Insan Farmasi Indonesia Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Insan Farmasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/rpvhbb80

Abstract

Ulkus diabetik merupakan infeksi berat dari komplikasi diabetes melitus yang memiliki risiko amputasi. Dalam penanganannya, antibiotik memegang peranan penting. Namun, apabila penggunaannya tidak sesuai indikasi atau dosis, hal ini dapat memicu peningkatan resistensi bakteri. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran mengenai pola pemakaian antibiotik pada pasien ulkus diabetik yang dirawat di Instalasi Rawat Inap RS X Semarang. Evaluasi dilakukan menggunakan pendekatan ATC/DDD serta DU 90%. Desain penelitian yang dipakai adalah studi observasional deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif. Data diambil dari pasien rawat inap selama periode Januari sampai Desember 2024 yang memenuhi kriteria inklusi maupun eksklusi. Hasil menunjukkan ceftriaxone merupakan antibiotik dengan tingkat penggunaan tertinggi, yakni 9,81 DDD per 100 hari rawat inap. Sementara itu, berdasarkan analisis DU 90%, antibiotik yang paling dominan digunakan berada dalam kelompok ceftriaxone, metronidazole, levofloxacin, ampicillin-sulbactam, dan meropenem.