Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Penyuluhan terhadap Pengetahuan Kategori Penggunaan Obat untuk Ibu Hamil Warga Desa Asinan Kabupaten Semarang Ranatri Puruhita; Firstca Aulia Rahma; Danik Sulistyoningsih; Yovita Dwi Arini; Wahyu Chandi Saputra; Fifi Qolifatul Khasanah
urn:multiple://2988-7828multiple.v3i14
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan obat-obatan oleh ibu hamil merupakan hal yang penting karena dapat berdampak pada perkembangan janin. Beberapa penelitian menjelaskan bahwa beberapa obat-obatan mempunyai kemampuan untuk menembus plasenta dan dapat mengganggu pertumbuhan janin. Kegiatan penyuluhan yang dilakukan adalah memberikan informasi kepada ibu hamil tentang berbagai kategori penggunaan obat dengan jumlah peserta 16 orang. Pengetahuan peserta diukur dengan suatu instrumen berbentuk kuisioner. Kuisioner tersebut dibagikan sebelum dan sesudah pelaksanaan pemberian informasi kategori penggunaan obat untuk ibu hamil. Nilai p > 0,05 menunjukkan signifikansi statistik, dan analisis statistik menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudan dilakukannya penyuluhan.
STUDI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN ULKUS DIABETIKUM DI INSTALASI RAWAT INAP RS X SEMARANG DENGAN PENDEKATAN ATC/DDD DAN DU 90% Anisa Devi Kharisma Wibowo; Yesi Crystiana Putri; Danik Sulistyoningsih; Fransisca Gloria; Anak Agung Pradnya Paramitha Vidiani; Anisa Nova Puspitaningrum; Muhammad Reza Mahendra
Jurnal Insan Farmasi Indonesia Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Insan Farmasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/rpvhbb80

Abstract

Ulkus diabetik merupakan infeksi berat dari komplikasi diabetes melitus yang memiliki risiko amputasi. Dalam penanganannya, antibiotik memegang peranan penting. Namun, apabila penggunaannya tidak sesuai indikasi atau dosis, hal ini dapat memicu peningkatan resistensi bakteri. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran mengenai pola pemakaian antibiotik pada pasien ulkus diabetik yang dirawat di Instalasi Rawat Inap RS X Semarang. Evaluasi dilakukan menggunakan pendekatan ATC/DDD serta DU 90%. Desain penelitian yang dipakai adalah studi observasional deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif. Data diambil dari pasien rawat inap selama periode Januari sampai Desember 2024 yang memenuhi kriteria inklusi maupun eksklusi. Hasil menunjukkan ceftriaxone merupakan antibiotik dengan tingkat penggunaan tertinggi, yakni 9,81 DDD per 100 hari rawat inap. Sementara itu, berdasarkan analisis DU 90%, antibiotik yang paling dominan digunakan berada dalam kelompok ceftriaxone, metronidazole, levofloxacin, ampicillin-sulbactam, dan meropenem.