Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penyuluhan Status Harta Waris Islam Terhadap Anak Angkat kepada Seluruh Civitas Universitas Sains Islam Malaysia Firdaus, Muhammad Irkham; Ghozali, Mohammad; Sahputra, Jaya
An Naf'ah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan pengabdian kepada masyarakat (LP3M) STIT Al-Urwatul Wutsqo Jombang.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/annafah.v2i1.1357

Abstract

This Community Service (PKM) focuses on providing counseling about the legal status of adopted children's inheritance rights from their adoptive parents. An adopted child is a child whose rights have been transferred from the family environment and authority of the biological parents, legal guardians, or other persons responsible for caring for, educating and raising the child. The legal status of adopted children in the perspective of laws in Indonesia and Malaysia is legal, however it then becomes an issue when faced with their rights within the inheritance assets of their adoptive parents. In Islamic inheritance law, adopted children do not have legal power over inheritance rights from their adoptive parents, except through obligatory wills (wasiat wajibah). Meanwhile, in positive law, adopted children obtain equal status as biological children, so that adopted children can become heirs. This PKM program is carried out for all USIM civitas (lecturers, staff, employees, workers) in collaboration with the USIM Faroid Study Center. This PKM program aims to provide an understanding of the inheritance rights status of adopted children. This PKM program uses socialization, counseling, and mentoring methods.
Hakikat Kebahagiaan: Perspektif Jalaluddin Rumi Sahputra, Jaya; As Siddiq, Usamah
Al Mabhats : Jurnal Penelitian Sosial Agama Vol 7 No 1 (2022): Al Mabhats : Jurnal Penelitian Sosial Agama
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.433 KB) | DOI: 10.47766/almabhats.v7i1.1045

Abstract

Abstract: Human beings live with an orientation toward happiness. Therefore, happiness has its nuances. This research explores the nature of happiness for Muslims and non-believers from the perspective of Jalaluddin Rumi, a Sufi and the greatest mystical poet from Persia. The research is qualitative and uses literature review techniques. Primary sources such as books and research journals are used as data. This research indicates that happiness is the birthright of every human being. The problem lies within each individual, whether they want to seek happiness in this world and the hereafter, and whether they will receive the rewards of true happiness from Allah or whether Allah will provide true happiness justly to those who have not received it and make them the losers. Abstrak: Manusia hidup berorientasi kepada kebahagian. Oleh sebab itu kebahagiaan memiliki nuansa tersendiri. Penelitian bertujuan untuk mengkaji hakikat kebahagiaan seorang Muslim dan kafir dalam perspektif Jalaluddin Rumi yang merupakan seorang Sufi sekaligus penyair mistik terbesar berasal dari Persia. Penelitian berjenis kualitatif dengan teknik kepustakaan. Data dikumpulkan melalui sumber primer yang terdiri dari buku maupun jurnal hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan kebahagian adalah semua manusia memiliki kebahagian hakiki masing, masalahnya ada diri setiap masing-masing insan, apakah mau mencari kebahagiaan tersebut di dunia yang kemudian di akhirat juga akan mendapat balalasan dari Allah, atau Allah yang memberikan dengan adil kebahagian hakiki tersebut kepada yang belum mendapatkan dengan menajadikannya kaum yang merugi.    
Perhitungan Zakat Penghasilan di BAZNAS Ponorogo dalam Perspektif Konsep Zakat Yusuf Qardhawi Retnowati, May Shinta; Sahputra, Jaya; Firdaus, Muhammad Irkham; Sa’diah, Zulfatus; Sup, Devid Frastiawan Amir
AT-TASYRI': JURNAL ILMIAH PRODI MUAMALAH Vol. 14 No. 2 (2022): At-Tasyri': Jurnal Ilmiah Prodi Muamalah
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/tasyri.v14i2.1224

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan proses pertumbuhan ekonomi tingkat menengah tercepat di dunia. Oleh karena itu, potensi zakat penghasilan merupakan salah satu objek dari zakat kontemporer, salah satunya yang melibatkan penghasilan dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perhitungan zakat penghasilan di BAZNAS Ponorogo dalam perspektif konsep zakat Yusuf Qardhawi. Metodologi penelitian yang digunakan adalah kualitatif, deskriptif, lapangan. Hasil yang didapat, pengumpulan zakat penghasilan di BAZNAS Ponorogo berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Ponorogo. Yusuf Qardhawi menganalogikan nisab zakat penghasilan pada nisab zakat pertanian dengan besaran 653 kg, akan tetapi BAZNAS Ponorogo menetapkan nisab tersebut pada makanan pokok yang digunakan di Indonesia yaitu beras dengan nisabnya 524 kg. Apabila dianalogikan pada nisab zakat emas, Yusuf Qardhawi menetapakan nisabnya sebesar 85 gr emas, sama halnya dengan BAZNAS Ponorogo yang menetapkan nisabnya sebesar 85 gr emas. Kemudian, baik pendapat Yusuf Qardhawi maupun BAZNAS Ponorogo, dalam menentukan kadar zakat penghasilan adalah dengan menganalogikan kepada kadar zakat emas yaitu sebesar 2,5% atau seperempat sepersepuluh.
KORELASI ANTARA KEGIATAN ORGANISASI MAHASISWA DENGAN PEMBENTUKAN KARAKTER DISIPLIN DAN KOLABORATIF PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI MANAJEMEN Sahputra, Jaya; Wahyuni, Wan Sri; Ongko, Edward Fernando; Andayani, Ayu; Taib, Zulkifli
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 19, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v19i3.7353

Abstract

Penyuluhan Status Harta Waris Islam Terhadap Anak Angkat kepada Seluruh Civitas Universitas Sains Islam Malaysia Firdaus, Muhammad Irkham; Ghozali, Mohammad; Sahputra, Jaya
An Naf'ah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan pengabdian kepada masyarakat (LP3M) STIT Al-Urwatul Wutsqo Jombang.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/annafah.v2i1.1357

Abstract

This Community Service (PKM) focuses on providing counseling about the legal status of adopted children's inheritance rights from their adoptive parents. An adopted child is a child whose rights have been transferred from the family environment and authority of the biological parents, legal guardians, or other persons responsible for caring for, educating and raising the child. The legal status of adopted children in the perspective of laws in Indonesia and Malaysia is legal, however it then becomes an issue when faced with their rights within the inheritance assets of their adoptive parents. In Islamic inheritance law, adopted children do not have legal power over inheritance rights from their adoptive parents, except through obligatory wills (wasiat wajibah). Meanwhile, in positive law, adopted children obtain equal status as biological children, so that adopted children can become heirs. This PKM program is carried out for all USIM civitas (lecturers, staff, employees, workers) in collaboration with the USIM Faroid Study Center. This PKM program aims to provide an understanding of the inheritance rights status of adopted children. This PKM program uses socialization, counseling, and mentoring methods.