Baktiadi, Athallah Nadhif
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Teori Perkembangan Sosial Emosi Erikson dan Perkembangan Moral Kohlberg Habsy, Bakhrudin All; Sufiandi, Adhelia Caroline; Baktiadi, Athallah Nadhif; Asmarani, Eka Meylana
TSAQOFAH Vol 4 No 1 (2024): JANUARI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/tsaqofah.v4i1.2163

Abstract

In this study, the researcher is interested in understanding Erikson’s theory of social development and Kohlberg’s moral development. The purpose of this reshearcher is to explore the theories of Erikson’s social development and Kohlberg’s moral development. The researcher employs a qualitative approarch thtough a literature review in conducting the study. The objects of investigation in this research are Erikson’s theory of social and Kohlberg’s moral development. The result of this study suggest that the development of each individual represent a universally predetermined stage in every human life. The processes occurring in each stage, as outlined, significantly influence the matured “Epigenrtic Principle”.
Peran Konseling Multibudaya dalam Mempertahankan Kearifan Lokal Suku Dayak di Era Globalisasi Pratama, Gadis Putri Amelia; Khairunnisa, Khairunnisa; Prasetyo, Intan Anggraheni Zahrin; Baktiadi, Athallah Nadhif; Khusumadewi, Ari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.26993

Abstract

Globalisasi membawa dampak besar terhadap keberlangsungan budaya lokal, termasuk budaya Suku Dayak di Kalimantan. Modernisasi dan perkembangan teknologi mempengaruhi cara hidup masyarakat Dayak, terutama generasi muda, yang mulai mengalami pergeseran nilai dan budaya. Oleh karena itu, diperlukan strategi untuk mempertahankan kearifan lokal agar tidak tergerus oleh arus globalisasi. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah konseling multibudaya. Konseling ini berperan dalam membantu individu memahami, menghargai, dan mempertahankan budaya lokal mereka di tengah perubahan sosial. Dengan pendekatan berbasis budaya, konseling multibudaya dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Dayak terhadap pentingnya melestarikan nilai-nilai tradisional. Artikel ini membahas pengaruh globalisasi terhadap kearifan lokal Suku Dayak, tantangan yang mereka hadapi, serta strategi konseling multibudaya dalam mempertahankan budaya mereka. Metode penulisan dalam penelitian ini menggunakan metode Literature. Hasil kajian menunjukkan bahwa konseling multibudaya dapat menjadi solusi dalam menjaga identitas budaya Dayak dengan menanamkan rasa bangga terhadap budaya lokal, membangun toleransi, dan mengintegrasikan nilai-nilai budaya dalam kehidupan sehari-hari.