Pratama, Gadis Putri Amelia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Konseling Multibudaya dalam Mempertahankan Kearifan Lokal Suku Dayak di Era Globalisasi Pratama, Gadis Putri Amelia; Khairunnisa, Khairunnisa; Prasetyo, Intan Anggraheni Zahrin; Baktiadi, Athallah Nadhif; Khusumadewi, Ari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.26993

Abstract

Globalisasi membawa dampak besar terhadap keberlangsungan budaya lokal, termasuk budaya Suku Dayak di Kalimantan. Modernisasi dan perkembangan teknologi mempengaruhi cara hidup masyarakat Dayak, terutama generasi muda, yang mulai mengalami pergeseran nilai dan budaya. Oleh karena itu, diperlukan strategi untuk mempertahankan kearifan lokal agar tidak tergerus oleh arus globalisasi. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah konseling multibudaya. Konseling ini berperan dalam membantu individu memahami, menghargai, dan mempertahankan budaya lokal mereka di tengah perubahan sosial. Dengan pendekatan berbasis budaya, konseling multibudaya dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Dayak terhadap pentingnya melestarikan nilai-nilai tradisional. Artikel ini membahas pengaruh globalisasi terhadap kearifan lokal Suku Dayak, tantangan yang mereka hadapi, serta strategi konseling multibudaya dalam mempertahankan budaya mereka. Metode penulisan dalam penelitian ini menggunakan metode Literature. Hasil kajian menunjukkan bahwa konseling multibudaya dapat menjadi solusi dalam menjaga identitas budaya Dayak dengan menanamkan rasa bangga terhadap budaya lokal, membangun toleransi, dan mengintegrasikan nilai-nilai budaya dalam kehidupan sehari-hari.
Efektivitas Reward dan Punishment dalam Meningkatkan Disiplin dan Motivasi Belajar Siswa Khairunnisa, Khairunnisa; Pratama, Gadis Putri Amelia; Prasetyo, Intan Anggraheni Zahrin; Purwoko, Budi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan proses pemberian pengetahuan yang juga mencakup pembentukan karakter, yang merujuk pada sifat, kebiasaan, dan sikap individu. Pendidikan karakter, khususnya di tingkat sekolah dasar, berkonsentrasi pada menanamkan prinsip-prinsip moral yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari saat belajar. Salah satu nilai karakter yang penting dalam pembelajaran adalah disiplin, yang berfungsi untuk memperkuat karakter siswa melalui kepatuhan terhadap peraturan yang muncul dari kesadaran pribadi. Disiplin dalam konteks pembelajaran mencakup kedisiplinan dalam kehadiran, penyelesaian tugas, dan mengikuti instruksi guru, yang mendukung efektivitas belajar. Selain itu, motivasi belajar menjadi faktor penting dalam mencapai prestasi belajar yang optimal. Motivasi yang kuat akan mendorong siswa untuk berusaha lebih keras dalam belajar, sedangkan kedisiplinan dapat memperkuat motivasi mereka. Akibatnya, penting bagi guru untuk menciptakan lingkungan yang secara bersamaan mendukung kedisiplinan dan mendorong. Penerapan sistem reward dan punishment yang tepat dapat menjadi strategi efektif untuk mendorong kedisiplinan dan memotivasi siswa, dengan penghargaan yang memotivasi dan hukuman konstruktif yang mengajarkan konsekuensi dari ketidakdisiplinan. Penerapan kedua aspek ini secara konsisten akan membantu siswa mencapai hasil belajar yang optimal.