Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Wahdatul Ulum Concept in Forming 21st Century Leaders Siregar, Muhammad Irfansyah; Nasution, Ummi Nadrah; Dayantri, Misra Nova; Syahputra, Tri Abdi; Dahlan, Zaini
TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 10, No 01 (2025): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jtw.v10i01.15266

Abstract

Keharmonisan antara ilmu pengetahuan (ulum) dan spiritualitas merupakan esensi dari konsep Wahdatul Ulum dalam membentuk pemimpin abad ke-21. Wahdatul Ulum menggabungkan pengetahuan rasional dengan pemahaman spiritual, menciptakan pemimpin yang berkualitas dan berintegritas. Pemimpin yang terbentuk dari konsep ini memiliki pemahaman mendalam tentang ilmu pengetahuan modern serta kesadaran akan nilai-nilai spiritual dalam mengambil keputusan. Mereka memanfaatkan pengetahuan untuk kebaikan umat manusia secara keseluruhan, memimpin dengan bijaksana, adil, dan empati. Pemimpin yang diangkat pada konsep Wahdatul Ulum mampu mengatasi tantangan kompleks abad ke-21 dengan solusi yang holistik dan berkelanjutan, menciptakan masyarakat yang sejahtera dan beradab. Melalui sudut pandang literatur dan studi kasus, jurnal ini menggambarkan bagaimana Wahdatul Ulum dapat menghasilkan pemimpin yang visioner, berintegritas, dan berempati, yang mampu menghadapi tantangan kompleks era modern dengan solusi yang holistik dan berkelanjutan. Analisis dalam jurnal ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana konsep Wahdatul Ulum dapat menjadi landasan bagi terbentuknya pemimpin yang berdaya saing, beretika, dan berdampak positif dalam memimpin masyarakat abad ke-21.Kata Kunci: Konsep, Wahdatul Ulum, dan Kepemimpinan
Wahdatul Ulum Concept in Forming 21st Century Leaders Siregar, Muhammad Irfansyah; Nasution, Ummi Nadrah; Dayantri, Misra Nova; Syahputra, Tri Abdi; Dahlan, Zaini
TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 10 No. 01 (2025): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jtw.v10i01.15266

Abstract

Keharmonisan antara ilmu pengetahuan (ulum) dan spiritualitas merupakan esensi dari konsep Wahdatul Ulum dalam membentuk pemimpin abad ke-21. Wahdatul Ulum menggabungkan pengetahuan rasional dengan pemahaman spiritual, menciptakan pemimpin yang berkualitas dan berintegritas. Pemimpin yang terbentuk dari konsep ini memiliki pemahaman mendalam tentang ilmu pengetahuan modern serta kesadaran akan nilai-nilai spiritual dalam mengambil keputusan. Mereka memanfaatkan pengetahuan untuk kebaikan umat manusia secara keseluruhan, memimpin dengan bijaksana, adil, dan empati. Pemimpin yang diangkat pada konsep Wahdatul Ulum mampu mengatasi tantangan kompleks abad ke-21 dengan solusi yang holistik dan berkelanjutan, menciptakan masyarakat yang sejahtera dan beradab. Melalui sudut pandang literatur dan studi kasus, jurnal ini menggambarkan bagaimana Wahdatul Ulum dapat menghasilkan pemimpin yang visioner, berintegritas, dan berempati, yang mampu menghadapi tantangan kompleks era modern dengan solusi yang holistik dan berkelanjutan. Analisis dalam jurnal ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana konsep Wahdatul Ulum dapat menjadi landasan bagi terbentuknya pemimpin yang berdaya saing, beretika, dan berdampak positif dalam memimpin masyarakat abad ke-21.Kata Kunci: Konsep, Wahdatul Ulum, dan Kepemimpinan
KONSEP METODOLOGI PENDIDIKAN ISLAM KLASIK DAN RELEVANSINYA DENGAN MASA MODERN Utari, Anggie Sri; Dayantri, Misra Nova; Yulia, Fatma
Reflektika Vol 19, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/reflektika.v19i1.1719

Abstract

Classical Islamic education is an educational concept that is deeply rooted in the history of the development of education in the Islamic world, emerging during the golden age of Islamic civilisation with the development of madrasahs and Islamic universities. This educational methodology is based on Islamic religious principles and the teaching of the Quran, using traditional approaches in the learning process. In this challenging modern era, understanding the relevance of classical Islamic education methodology is very important. During the Abbasid Dynasty, teaching methods were categorised into three types: oral, memorised, and written. Oral methods included dictation (direct writing from the teacher), lecture, qira'ah (reading), and discussion. The imla' (writing) method was used at various levels of classical Islamic education. During the time of the Prophet, the methods used included the al-asma' method or lectures. The values of classical Islamic education emphasise the awareness of the individual as a servant of God and a member of society with social responsibilities as well as the ability to manage and utilise God's natural creation.The relevance of classical Islamic methodology to the demands of modern times is increasingly important. The relevance of classical Islamic methodology to the demands of modern times is becoming increasingly important. With the digital revolution and the wide penetration of information technology, Islamic education must be able to utilise these technological tools to increase the effectiveness and accessibility of learning.