Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Nursing Informatics dalam Sistem Dokumentasi Keperawatan: Dampak terhadap Efisiensi dan Akurasi Data Pasien Siti Badria Asikin; Ardianto; Latifah; Kori Limbong; Rizki Andita Noviar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2815

Abstract

Dokumentasi keperawatan merupakan komponen esensial dalam pelayanan kesehatan yang berkualitas. Namun, praktik dokumentasi manual masih sering menghadapi kendala keterlambatan, ketidaktepatan, dan inkonsistensi data. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi nursing informatics dalam sistem dokumentasi keperawatan serta dampaknya terhadap efisiensi waktu pencatatan dan akurasi data pasien. Metode penelitian menggunakan desain quasi-eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest pada 60 perawat di dua rumah sakit. Kelompok intervensi menggunakan sistem dokumentasi berbasis teknologi (electronic nursing documentation), sementara kelompok kontrol tetap menggunakan metode konvensional. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam efisiensi waktu (rata-rata penurunan waktu dokumentasi sebesar 32,5%) dan peningkatan akurasi data sebesar 25% pada kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol. Implementasi nursing informatics terbukti meningkatkan kualitas dokumentasi keperawatan serta mendukung keselamatan pasien.
DETEKSI AWAL DAN PENINGKATAN KESADARAN TERHADAP PENYAKIT HIPERTENSI WARGA DUSUN III DESA OEIKA Febtian Cendradevi Nugroho; Maria Agustina Making; Roswita Victoria Rambu Roku; Yustinus Rindu; Aemilianus Mau; Trifonia Nurwela; Yulianti Banhae; Meyeriance Kapitan; Antonia Helena Hamu; Kori Limbong
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1: Juni 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i1.7955

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang jumlah penderitanya meningkat dari tahun ke tahun. Saat ini hipertensi telah menjadi perhatian global. Tidak hanya di lingkungan perkotaan, tetapi juga pedesaan. Komplikasi akibat hipertensi dapat menyebabkan beberapa penyakit yang mematikan. Sehingga, deteksi awal penyakit dan peningkatan kesadaran melalui pendidikan kesehatan sangat penting dilaksanakan. Peningkatan kesadaran dilakukan dengan memberikan pendidikan kesehatan melalui metode ceramah dan tanya jawab serta diskusi. Hasil dari deteksi awal, ditemukan bahwa terdapat 27% dari 76 warga yang menghadiri kegiatan ini tergolong hipertensi. Mayoritas tingkat pengetahuan warga berada pada kategori baik (70%)setelah dilakukan pendidikan kesehatan. Kegiatan deteksi awal dan peningkatan kesadaran melalui pendidikan kesehatan disarankan dilakukan secara berkala untuk mencegah terjadinya komplikasi lanjutan dari hipertensi
PELAKSANAAN DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RSUD WAIKABUBAK Kori Limbong; Dominggos Gonsalves; Antonia Helena Hamu
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 1: Juni 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i1.7943

Abstract

Latar belakang: Dokumentasi keperawatan merupakan salah satu point penting dalam pelayanan keperawatan karena melalui dokumentasi keperawatan kita bisa melihat semua kegiatan perawat selama memberikan asuhan kepada pasien. Melalui dokumentasi juga komunikasi inter dan antar profesi bisa terjalin sebagai media untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien. Tujuan: dari penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan dokumentasi asuhan keperawatan di RSUD Waikabubak mulai dari pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian dilakukan di RSUD Waikabubak pada bulan Maret- Juni 2023. Jumlah responden adalah 72 perawat pelaksana. Variabel penelitian ini variabel tunggal yaitu pelaksanaan dokumentasi asuhan keperawatan di RSUD Waikabubak. Hasil: Hasil penelitian didapatkan gambaran deskriptif pelaksanaan dokumentasi asuhan keperawatan di RSUD Waikabubak yaitu pada tahap pengkajian 48,6% dalam kategori kurang baik dan 51,4% dalam kategori baik, tahap diagnosa keperawatan 75% dalam kategori baik, intervensi 79,2% dalam kategori kurang baik, implementasi 80% dalam kategori baik dan evaluasi 65,2% dalam kategori baik. Secara keseluruhan 58,3% pelaksanaan dokumentasi asuhan keperawatan dalam kategori baik dan sisanya 41.6% dalam kategori kurang baik