Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manajemen Sinergitas Stakeholder Dalam Membangun Desa Wisata Giong Siu Babakan Kota Mataram Hanan, Abdul; Isdar Wahim; Jumraidin; Gugung Gumilar
Jurnal Abdi Anjani Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Abdi Anjani (JAA)
Publisher : Program Studi Pariwisata, Fakultas Ekonomi dan Bisnis,Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/anjani.v2i2.1553

Abstract

Desa Wisata Giong Siu, yang terletak di Kota Mataram, memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata alam dan budaya, namun menghadapi tantangan dalam pengelolaan dan sinergi antar pemangku kepentingan. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola desa, memperkuat kolaborasi antara Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan pihak terkait, serta memperbaiki kualitas fasilitas dan layanan wisata. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan teknis, penguatan struktur organisasi, promosi digital, dan evaluasi fasilitas wisata. Hasil yang dicapai menunjukkan peningkatan kompetensi pengelola, peningkatan fasilitas, dan terciptanya sinergi yang lebih baik antar pemangku kepentingan. Selain itu, promosi desa melalui kerjasama dengan RSUP NTB berhasil memperluas jangkauan pasar. Sebagai simpulan, program PKM ini berhasil memperkuat Desa Wisata Giong Siu sebagai destinasi wisata berdaya saing, namun keberlanjutan pengembangan memerlukan evaluasi rutin dan kolaborasi yang lebih luas.
FAKTOR-FAKTOR PENENTU MINUMAN AIK POKAK DALAM MENDUKUNG WISATA KULINER DI KABUPATEN SUMBAWA NUSA TENGGARA BARAT Muhammad Satrio; Dewa Made Dirga; Gugung Gumilar
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 2: Juli 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i2.8085

Abstract

Kuliner tradisional adalah praktik tradisional dalam masyarakat yang telah hadir di Nusantara selama berabad-abad, berfungsi sebagai sumber makanan, kesehatan, dan berbagai aspek budaya. Di Pulau Lombok dan Sumbawa, banyak orang menikmati masakan tradisional, terutama di saat Ramadhan yang dianggap sebagai tujuan wisata halal. Hidangan minuman tradisional adalah Aik Pokak, yang secara tradisional dinikmati selama Ramadhan dan sering disajikan dalam pertemuan besar. Minuman tradisional Aik Pokak juga digunakan sebagai jamu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan kuliner tradisional di Nusa Tenggara Barat, termasuk peranannya dalam wisata kesehatan dan seni kuliner. Temuan menunjukkan bahwa masakan tradisional di yogyakarta dapat menjadi sumber informasi yang berharga bagi peneliti dan dapat digunakan dalam sektor jasa makanan dan minuman. Penelitian ini dapat memberikan kontribusi untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan kuliner tradisional di Nusa Tenggara Barat)