Avicena
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Menjaga Lingkungan Untuk Mengurangi Dampak Gelombang Panas El Nino dan Gelombang Hujan La Nina di Gampong Meunasah Baktrieng Kecamatan Krueng Barona Jaya Aceh Besar Jabbar Al-Ghifari Khalil; Jamhir; Fadhil Aulia Syahputra; Mindarina; Arfin Septahara; Adhe Mira Ulfa; M. Amhar Ridha; Azizatul Maula; Teuku Baihaqi Alamsyah; Raisa Chairunnisa; Sultan Julinurhata; Sri Deviana Siska; Avicena; Maulina; Dhia Ul Khalis; Husnul Nazirah; Andre Rifandi
Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jrpm.v5i2.5711

Abstract

Gelombang panas El Nino dan gelombang hujan La Nina telah menjadi permasalahan kerusakan iklim utama di muka bumi. Hal ini diakibatkan oleh tangan manusia yang lalai dalam menjaganya. Dampak yang ditimbulkan gelombang panas El Nino berupa kemarau berkepanjangan, kebakaran hutan hingga heatstroke yang dapat merenggut nyawa umat manusia. Demikian pula dengan gelombang hujan La Nina menjadi penyebab masalah banjir yang melanda dunia yang berdampak terganggunnya aktifitas sehari-hari manusia. Salah satu wilayah yang terdampak adalah di Gampong Meunasah Baktrieng, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Indonesia. Meskipun pemerintah telah melakukan upaya untuk menimalisir dampak yang ditimbulkan oleh El Nino dan La Nina dengan memberikan dana bantuan kepada masyarakat terdampak, namun hal tersebut tidaklah cukup untuk mengatasi masalah lingkungan yang sebenarnya terjadi di lapangan. Artikel ini membahas upaya mahasiswa KPM UIN Ar-Raniry dalam menjaga lingkungan untuk mengurangi dampak gelombang panas El Nino dan gelombang hujan La Nina di Gampong Meunasah Baktrieng, serta melibatkan partisipasi masyarakat setempat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, mengungkapkan dampak positif penghijaun, pembuatan tong sampah daur ulang dan pembersihan selokan dari aspek ekologis hingga aspek kesehatan. Hasilnya menunjukkan bahwa penghijauan, pembuatan tong sampah daur ulang dan pembershian selokan membawa dampak positif dengan memberikan rasa kenyamanan bagi masyarakat, mencegah terjadinya banjir dan mencegah penularan penyakit. Kesimpulannya, upaya menjaga lingkungan dengan penghijauan, pembuatan tong sampah daur ulang dan pembersihan selokan di Gampong Meunasah Baktrieng bukan hanya merestorasi ekosistem yang rusak, tetapi juga memberikan manfaat luas bagi masyarakat, dan dapat menjadi contoh inspiratif bagi daerah-daerah lain yang menghadapi masalah lingkungan serupa.
IMPLEMENTASI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN MENTAL WARGA BINAAN LAPAS KELAS III RANGKASBITUNG Avicena; Arga Satrio Prabowo; Lenny Wahyuningsih
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.40211

Abstract

This study investigates the effectiveness of group counseling services in improving the mental health of inmates at Class III Rangkasbitung Correctional Institution. Inmates are a vulnerable group who often experience psychological problems such as depression, anxiety, and stress due to loss of freedom, separation from family, and limited activities in prison. The study applied a Community-Based Participatory Research (CBPR) approach involving collaboration between researchers, officers, and inmates in identifying problems and designing interventions. A total of 26 inmates in early adulthood were selected using purposive sampling based on Depression Anxiety Stress Scale 21 (DASS-21) scores. Group counseling was implemented to facilitate emotional expression, self-awareness, and coping skills. The results showed a significant decrease in depression, anxiety, and stress levels after the intervention. Initially, several inmates were categorized into moderate and severe levels, but after the program all participants shifted into normal and mild categories. These findings indicate that group counseling creates social support, positive interaction, and constructive reflection that help inmates regulate emotions more effectively. The study concludes that group counseling is an effective psychological intervention and should be implemented continuously as part of correctional rehabilitation programs using a collaborative CBPR framework. Keywords: group counseling, mental health, inmates, DASS-21