Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

STUDI KASUS PENGALAMAN DAN TANTANGAN REMAJA HOMOSEKSUAL DI JAKARTA Noryck Pradana; Rahmawati Rahmawati; Lenny Wahyuningsih
Jurnal Penelitian Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jpbk.v8i2.24570

Abstract

This research is motivated by the problem of homosexual teenagers in the city of Jakarta. The aim of the research is to find out movements in the city of Jakarta, find out the factors that cause homosexual behavior, and find out the experiences and challenges of homosexual teenagers in Jakarta. This research uses a qualitative approach with a case study research method. Informants were taken using a purposive method. The setting of this research was carried out in the city of Jakarta. This data collection method was carried out using in-depth interviews. The data validity test was carried out using the source triangulation method. The data analysis technique used is an interactive model consisting of data reduction, data display, and drawing conclusions. The results of the research show that homosexuals in the city of Jakarta are free in their actions and have begun to speak out through parades in certain places. Factors that cause homosexuality are based on the friendship environment, the influence of hormones, and problems in the family. The experiences and challenges received include experiencing rejection from the family and bad views from the community.Keywords: homosexual, factors, experience..
Pengembangan Student Career Spin (SCS) sebagai Media Bimbingan Karir Siswa Sekolah Menengah Pertama Akhmad Vikry; Arga Satrio Prabowo; Lenny Wahyuningsih
Journal Innovation In Education Vol. 3 No. 1 (2025): Journal Innovation in Education (INOVED)
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/inoved.v3i1.2042

Abstract

The study aims to develop Student Career Spin (SCS) media to facilitate students in career planning. The method used is Research and Development (R&D) with the development of the 4D Thiagarajan model. The results of the product feasibility test obtained an average value of 85.94%, which means it is very feasible to be implemented. Limited trials were conducted on 10 grade IX students at Al-Izzah Integrated Islamic Middle School, Serang City. The data results were analyzed using descriptive analysis techniques and the Wilcoxon Match Pairs Test. The results of the Wilcoxon Match Pairs Test obtained a significance value (asymp Sig) of 0.005, which means that the value is less than 0.05. So the hypothesis is accepted and it can be concluded that the development of Student Career Spin (SCS) media can improve the career planning of grade IX students at Al-Izzah Integrated Islamic Middle School, Serang City.
Pengembangan Media Wayang Karakter Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Sekolah Dasar Achmad Shandika AlHaj Hendari; Putri Dian Dia Conia; Lenny Wahyuningsih
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 1 (2025): GJMI - JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v3i1.1274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Wayang Karakter untuk meningkatkan kepercayaan diri pada siswa sekolah. Metode yang digunakan ialah Research and Development (R&D) dengan pengembangan model ADDIE. Hasil uji kelayakan produk mendapatkan nilai rata-rata 86,06% yang artinya “sangat layak” untuk diimplementasikan. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen angket. Subjek uji coba penelitian ini yaitu 16 peserta didik kelas V di SDN Cilandak 1 Serang yang memiliki tingkat kepercayaan diri sedang. selamjutnya, berdasarkan respon siswa terhadap media wayang karakter kepercayaan diri, mendapatkan hasil 88,02%, atau mendapat katagori "sangat layak". Dengan demikian, Dapat disimpulkan media wayang karakter kepercayaan diri sangat layak untuk digunakan.
Pola Interaksi Sosial Komunitas Gay Di Wilayah Kota Cilegon Banten Anantia Aliva Rizqa; Lenny Wahyuningsih; Bangun Yoga Wibowo
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 7 (2025): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i7.513

Abstract

Anantia Aliva Rizqa, 2025. Pola Interaksi Sosial Komunitas Gay di Wilayah Kota Cilegon Banten. Dibimbing oleh Lenny Wahyuningsih, M.Pd. (Pembimbing 1) dan Bangun Yoga Wibowo, M.Pd. (pembimbing 2). Jurusan Bimbingan dan Konseling. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Penelitan ini bertujuan mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana pola interaksi sosial yang dilakukan oleh komunitas gay di wilayah Kota Cilegon, baik dalam mencari anggota baru untuk bergabung maupun saat berinteraksi dengan pria heteroseksual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, di mana peneliti berperan sebagai instrumen utama yang melakukan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari empat orang individu gay sebagai informan utama, serta triangulasi data dilakukan melalui wawancara terhadap keluarga, teman dekat, dan tetangga dari masing-masing informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas gay di Kota Cilegon memiliki pola interaksi sosial yang tersusun dan dilakukan secara tertutup. Dalam mencari anggota baru, mereka membangun interaksi melalui simbol-simbol tertentu, pendekatan non-verbal, dan pengamatan terhadap pria heteroseksual di tempat umum. Mereka menggunakan bahasa tubuh, penampilan, dan kode-kode khusus untuk mengidentifikasi individu yang potensial. Sementara dalam berinteraksi dengan pria heteroseksual, mereka cenderung menggunakan strategi yang halus dan tidak mencolok, seperti menggoda secara perlahan, membangun kedekatan emosional, hingga menawarkan bantuan sebagai bentuk pendekatan. Interaksi sosial ini berjalan secara hati-hati karena mereka menyadari adanya stigma sosial dan risiko penolakan dari lingkungan sekitar.
Efektivitas Layanan Konseling Kelompok dengan Media Journaling untuk Menurunkan Kecemasan Sosial Siswa Intan Repita Sari; Lenny Wahyuningsih; Bangun Yoga Wibowo
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 10 (2025): Menulis - Oktober
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i10.670

Abstract

Gangguan kecemasan sosial menjadi latar belakang dalam penelitian ini, yang menjadi permasalahan yang tidak sederhana dan dapat menghambat kegiatan sehari-hari, terutama siswa di sekolah. Permasalahan kecemasan sosial kerap kali terjadi karena beban akademik, seperti saat diminta untuk tampil pada kegiatan di sekolah. Jika tidak segera ditangani, siswa akan terus merasa malu pada situasi baru dan umum, siswa akan terus merasa takut akan komentar negatif dari orang lain, serta siswa merasa tidak percaya diri saat harus tampil di depan umum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas layanan konseling kelompok dengan media journaling untuk menurunkan kecemasan sosial siswa. Metode penelitian ini yaitu eksperimen dengan pendekatan pre-eksperiment dan menggunakan one-group pre-test-posttest design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri 1 Pabuaran dengan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data memanfaatkan angket kecemasan sosial, yang sebelumnya telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilangsungkan dengan memanfaatkan uji Paired Sample t-Test. Hasil penelitian dilihat dari pelaksanaan pre-test dan post-test yang menunjukkan adanya penurunan yang substansial dengan rata-rata sebesar 45,87 dari sebelumnya sebesar 66,00. Analisis uji Paired Sample t-Test pada proses pengambilan keputusan hipotests, nilai 0,000 lebih rendah dari 0,05, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima. Temuan ini menyatakan bahwa layanan konseling kelompok dengan media journaling efektif untuk menurunkan kecemasan sosial siswa.
Analisis Karakter dan Kondisi Kesehatan Mental Anggota Gerakan Pramuka Yositria Nopia Rizki; Arga Satrio Prabowo; Lenny Wahyuningsih
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 6 (2024): GJMI - JUNI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i6.615

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui karakter serta kondisi kesehatan mental anggota pramuka. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anggota pramuka memiliki karakter yang sesuai dengan kebutuhan bangsa ini. Kemudian peneliti memfokuskan penelitian dalam ranah karakter ini dengan karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, dan Akuntabel) yang menjadi ciri khas Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Karakter JAWARA ini ada dalam diri para subjek yang telah ditentukan dan dijelaskan bahwasannya karakter ini secara tidak sadar dibentuk dalam kegiatan pramuka. Kemudian kondisi kesehatan anggota pramuka juga dinyatakan baik sesuai dengan pengolahan data hasil pengisian instrument angket kesehatan mental. Subjek menyatakan bahwa kegiatan yang ada di pramuka selalu terasa menyenangkan sehingga bagi subjek hal tersebut dianggap sebagai kontribusi dari pramuka terhadap kondisi kesehatan mental para anggotanya.
Upaya Meningkatkan Keterampilan Sosial Melalui Metode Bermain Peran Pada Kelompok B RA Nurul Amal Kota Cilegon: Studi Eksperimen Pada Anak Usia 5-6 Tahun RA Nurul Amal Kota Cilegon Tahun Ajaran 2023/2024 Yunisa Prestisia Murtidewi; Putri Dian Dia Conia; Lenny Wahyuningsih
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 10 (2024): GJMI - OKTOBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i10.1005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sosial anak kelompok B di RA Nurul Amal Kota Cilegon melalui metode bermain peran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen one group pre-test post-test. Subjek penelitian adalah 10 anak usia 5-6 tahun yang dipilih melalui metode purposive sampling. Data diperoleh melalui angket keterampilan sosial dengan 5 indikator: kerjasama, perilaku asertif, tanggung jawab, empati, dan kontrol diri. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan sosial yang signifikan setelah diberikan treatment melalui metode bermain peran. Nilai rata-rata keterampilan sosial meningkat dari 6,8 menjadi 16,9. Uji Wilcoxon menunjukkan Z = -2.814b dan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) = 0.005, lebih rendah dari 0.05, yang berarti hipotesis diterima. Dengan demikian, metode bermain peran efektif dalam meningkatkan keterampilan sosial anak kelompok B RA Nurul Amal tahun ajaran 2023/2024.
Analisis Peran Bimbingan Dan Konseling Dalam Pengembangan Nilai-Nilai Demokrasi Pada Peserta Didik Dalam Pemilihan Ketua OSIS Di MAN 1 Kota Serang Anti Sulisanti; Desti Lawulan Sa’bani; Fatimatuzzahrah; Ririn Nurvita Dewi; Riska Farwati; Lenny Wahyuningsih; Aryanti Tabah Muslimah; Asep Heryanto; Yuyun Wahyuni
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 11 (2024): GJMI - NOVEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i11.1081

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran bimbingan dan konseling dalam mengampanyekan nilai-nilai demokrasi di kalangan peserta didik MAN 1 Kota Serang, khususnya selama pemilihan ketua OSIS. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Pendekatan ini untuk mengkaji bagaimana Guru BK membimbing Peserta didik dalam memahami nilai-nilai seperti keadilan, partisipasi, dan tanggung jawab melalui proses pemilihan tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi melalui Guru BK, Peserta didik, kanditat selama pemilihan berlangsung. Hasil dari penelitian diharapkan dapat memperhatikan pentingnya peran BK dalam menanamkan praktik demokrasi yang baik dan membimbing Peserta didik dalam proses pemilihan yang adil dan bertanggung jawab.
KECEMASAN BERBICARA DITINJAU DARI LINGKUNGAN BELAJAR (STUDI FENOMENOLOGIS PADA SISWA KELAS X MAN 4 TANGERANG) Muhamad Bagas Riyanto; Putri Dian Dia Conia; Lenny Wahyuningsih
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol 2 No 1: Edisi Januari 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v2i1.1753

Abstract

Kecemasan berbicara merupakan hambatan signifikan yang dialami siswa dan berpotensi menghambat partisipasi serta perkembangan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan belajar yang menyebabkan kecemasan berbicara pada siswa kelas X MAN 4 Tangerang, dan (2) memahami persepsi siswa tentang pengalaman kecemasan berbicara yang mereka alami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, melibatkan 13 partisipan siswa yang dipilih melalui purposive sampling serta seorang guru BK untuk triangulasi sumber. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam, kemudian dianalisis menggunakan metode Colaizzi. Hasil penelitian menunjukkan kecemasan siswa disebabkan oleh tiga faktor lingkungan: pertama, lingkungan fisik sebagai faktor kondisional, penataan ruang (formasi letter U) meningkatkan perasaan tersorot (conspicuousness). Kedua, lingkungan sosioemosional sebagai faktor paling dominan, dipicu oleh interaksi negatif (teguran terbuka guru) dan diredam oleh dukungan afektif. Ketiga, lingkungan akademik sebagai puncak intensitas cemas akibat situasi evaluatif (ujian lisan/tahfidz) dan panggilan tiba-tiba. Kesiapan materi (preparedness) ditemukan sebagai strategi koping internal paling ampuh. Disimpulkan bahwa akar dari fenomena ini adalah persepsi kognitif internal siswa, yaitu "ketakutan akan penilaian negatif" (fear of negative evaluation), yang diaktifkan oleh pemicu di ketiga lingkungan tersebut, meskipun ditemukan pula adanya resiliensi dan motivasi perbaikan diri yang proaktif pada siswa.
PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING DENGAN TEKNIK COMMUNITY-BASED PARTICIPATORY RESEARCH (CBPR) UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN MENTAL WARGA BINAAN DI LAPAS KELAS III RANGKASBITUNG Rafli Hibatullah; Arga Satrio Prabowo; Lenny Wahyuningsih
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.40145

Abstract

Mental health is a crucial aspect of the rehabilitation process for correctional inmates, considering that the prison environment may contribute to psychological distress such as stress, anxiety, and depression. This study aims to examine the effectiveness of a guidance and counseling program based on the Community-Based Participatory Research (CBPR) approach in improving the mental health of inmates at Class III Rangkasbitung Correctional Facility. The research employed a CBPR approach by actively involving researchers, correctional officers, and inmates in the stages of problem identification, program planning, implementation, and evaluation. The research subjects were inmates of Class III Rangkasbitung Correctional Facility, and psychological conditions were measured using the Depression Anxiety Stress Scale-21 (DASS-21) through pretest and posttest assessments. The results indicate a reduction in levels of stress, anxiety, and depression among inmates after participating in the guidance and counseling services. At the posttest stage, all respondents were classified within the normal and mild categories across the three psychological dimensions. These findings demonstrate that CBPR-based guidance and counseling services are effective in helping inmates manage psychological distress and improve mental well-being. Furthermore, the participatory nature of the CBPR approach enhances the relevance and sustainability of rehabilitation programs. Therefore, this program can serve as an alternative model for developing mental health services in correctional institutions in line with the objectives of the correctional system.