Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

KELANTING INNOVATION (GRAND MOTHER CLASS OF CARE STUNTING ) EDUCATION AND LOCAL FOOD DIVERSIFIED IN PREVENTING STUNTING SIDOBANDUNG, BALEN, BOJONEGORO REGENCY AZIZAH, NUR; Muslima Isnanda Putri, Evita; Muhidayati, Wiwik; lestari, puji
Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services) Vol. 8 No. 3 (2024): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v8i3.2024.432-440

Abstract

Nutrition problems are still a concern for the Indonesian government to be resolved immediately, one of which is the problem of stunting. , Bojonegoro Regency's stunting prevalence rate is 23.9 percent, making Bojonegoro the district with the 13th highest stunting prevalence of 38 districts and cities in East Java. The prevalence of stunting which is still quite high can affect Indonesia's development performance because stunting has an impact on children's health status so that children become vulnerable to illness and has an impact on children's intelligence and quality of life, so handling it is still a government priority. The innovation of the KELANTING program (Stunting Caring Grandmother Class) is present by involving academics who act as references for solving problems based on research results (based on research) in the field of midwifery and nursing. So that it is able to increase the understanding of the community, especially grandmother caregivers, so that they are able to carry out care appropriately and get used to it. children to consume foods with balanced contents. The Klanting Program is carried out with Local Food Education and Diversification in Sidobandung Village, Balen District, Bojonegoro Regency" as a pilot project for community-based stunting prevention efforts. This activity is carried out by involving 25 grandmothers who care for toddlers by carrying out outreach and education. After the Klanting activity was carried out, there was an increase in the understanding and knowledge of grandmother caregivers regarding parenting styles and food diversification to prevent stunting, namely 72% of grandmother caregivers after the clanting activity had good knowledge, compared to previously only 28%. This shows that there is an increase in the percentage of understanding and knowledge of grandmothers who care for toddlers about parenting patterns of grandmothers and local food diversification in order to increase toddlers' interest in eating food diversity and the use of local food which can prevent stunting in toddlers.
Peran Guru dalam Asesmen Kesehatan Mental Anak Usia Dini di Lingkungan PAUD ABA LAMONGAN Nuryanti, Titik; Muslima Isnanda Putri, Evita; Patonah, Siti
Hadlonah: Jurnal Pendidikan dan Pengasuhan Anak Vol. 5 No. 2 (2025): Hadlonah: Jurnal Pendidikan dan Pengasuhan Anak
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah UI BBC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/hadlonah.v5i2.2761

Abstract

Early childhood mental health problems are increasingly receiving attention in various countries, because they have a significant impact on children's future cognitive, social and emotional development. Early childhood is very sensitive to environmental stimulation, both positive and negative (Raver, 2002). Various studies show that mental health disorders in early childhood, such as anxiety, stress, and behavioral problems, can have long-term impacts on children's psychological development, both academically and socially. The aim of this research is to analyze the relationship between the role of teachers and the mental health of early childhood in Early Childhood Education (PAUD) institutions. The method used is a quantitative descriptive method. This research involved 30 PAUD children in Lamongan who were selected using purposive sampling. The instruments used include a Likert scale-based questionnaire to measure the teacher's role, as well as the Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ) to assess children's mental health. The research results show that there is a positive and significant relationship between the role of teachers and children's mental health with a correlation value of 0.425 (p < 0.05), indicating that the active role of teachers in providing emotional support influences children's emotional stability and social skills. In addition, it was found that 66.67% of teachers were effective in supporting children's mental health
DUKUNGAN KELUARGA PENDERITA HIV/AIDS DI YAYASAN PITA MERAH KABUPATEN BOJONEGORO TAHUN 2023 Azizah, Fidrotin; Muslima Isnanda Putri, Evita; Fitria Nisa, Faricha; Mu'jizah, Khikmatul; Hartatik
Asuhan Kesehatan : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 13 No. 2 (2022): Asuhan Kesehatan Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : LPPM STIKES Rajekwesi Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kasus HIV/AIDS terus menjadi masalah kesehatan masyarakat global. Penyakit HIV/AIDS memberikan dampak yang luas dalam berbagai bidang medis maupun sosial seperti kecemasan, depresi, rasa bersalah dan pemikiran atau perilaku bunuh diri. Penderita HIV/AIDS sangat membutuhkan dukungan untuk memberikan semangat positif terutama dagi keluarga.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dukungan keluarga pada penderita HIV/AIDS di Pita Merah Kabupaten Bojonegoro Tahun 2023. Desain Penelitian menggunakan deskriptif dengan pendektan survey. Tekhnik sampling Purposive sampling. Sampel sebanyak 18 responden. Intrumen penelitian dengan kuesioner. Kemudian dilakukan editing, coding, skoring, tabulating dan analisa data. Hasil penelitian didapatkan dukungan keluarga penderita HIV/AIDS lebih dari sebagiandalam kategori cukup sebanyak 10 responden, baik sebanyak 7 responden dan kurang sebanyak 1 responden. Sebaiknya keluarga harus selalu memberikan dukungan kepada penderita HIV/AIDS baik dalam bentuk materil maupun formil untuk senantiasa meningkatkan kualitas hidup penderita HIV/AIDS sehingga penderita akan mempunyai semangat positif dalam keberlangsungan hidupnya. Kata Kunci: Dukungan Keluarga, HIV/AIDS.
PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN PEMBELAJARAN TATAP MUKA SEKOLAH DASAR DI SDN BULUREJO 2 KECAMATAN RENGEL KABUPATEN TUBAN DALAM MENGHADAPI ERA NEW NORMAL: APPLICATION OF HEALTH PROTOCOL FACE-TO-FACE LEARNING ELEMENTARY SCHOOL IN SDN BULUREJO 2 DISTRICT RENGEL, TUBAN REGENCY IN FACING NEW NORMAL ERA Rahmawati; Muslima Isnanda Putri, Evita; Murdian, Rini
Asuhan Kesehatan : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 14 No. 1 (2023): Asuhan Kesehatan Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : LPPM STIKES Rajekwesi Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah yang terjadi pada penerapan pembelajaran tatap muka saat era new normal banyak dijumpai siswa yang tidak memakai masker, pada lingkungan sekolah terlihat dalam pengaturan bangku kelas yang masih kurang menjaga jarak. Tujuan penelitian untuk memaparkan situasi penerapan protokol kesehatan pembelajaran tatap muka sekolah dasar di SDN Bulurejo 2 Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban. Desain penelitian deskriptif, pendekatan survey. Populasinya seluruh siswa di SDN Bulurejo 2 Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban tahun 2022 sebanyak 138 siswa, sampel 98 responden diperoleh dengan tehnik Purposive Sampling. Variabel penelitian ini yaitu penerapan protokol kesehatan pembelajaran tatap muka. Instrument menggunakan kuesioner dan observasi. Pengolahan data dengan editing, coding, tabulating dan analisa data menggunakan analisa deskriptif yaitu bentuk distribusi frekuensi dan prosentase. Hasil penelitian diperoleh terdapat lebih dari sebagian siswa sekolah dasar dengan penerapan protokol kesehatan pembelajaran tatap muka pada kategori kurang yaitu sebanyak 64 responden (65,3%) dan hasil penilaian penerapan protokol kesehatan pembelajaran tatap muka pada lingkungan satuan pendidikan pada kategori penerapan prokes kurang yaitu dengan nilai 50%. Penerapan protokol kesehatan pembelajaran tatap muka perlu diperhatikan mengenai kedisiplinan penerapan protokol kesehatan dengan ketat, sebagai tenaga pendidik perlu memberikan contoh yang baik dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka. Sarana prasarana perlu diperhatikan untuk menunjang pelaksaan pembelajaran tatap muka.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL DENGAN KEPATUHAN PELAKSANAAN IMUNISASI TETANUS TOKSOID DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BOJONEGORO KABUPATEN BOJONEGORO: THE RELATIONSHIP LEVEL OF PREGNANT WOMEN'S KNOWLEDGE WITH COMPLIANCE IN THE IMPLEMENTATION OF TETANUS TOXOID IMMUNIZATION IN THE WORKING AREA OF BOJONEGORO HEALTH CENTER, BOJONEGORO DISTRICT Patonah, Siti; Muslima Isnanda Putri, Evita; Alvia Martasari, Erika
Asuhan Kesehatan : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 14 No. 2 (2023): Asuhan Kesehatan Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : LPPM STIKES Rajekwesi Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tetanus pada maternal merupakan penyebab kematian paling sering terjadi akibat persalinan yang tidak aman/steril. Kurangnya pengetahuan ibu hamil tentang pemberian imunisasi Tetanus Toksoid saat kunjungan antenatal care (ANC) dapat berdampak pada kelengkapan imunisasi Tetanus Toksoid yang didapat saat kehamilan. Tujuan penelitian menganalisis hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil dengan kepatuhan pelaksanaan imunisasi Tetanus Toksoid di Wilayah Kerja Puskesmas Bojonegoro Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi seluruh ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro sebanyak 275 orang, sampel 45 responden dengan kriteria inklusi Ibu hamil trimester III, teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner dan lembar observasi, kemudian dilakukan pengolahan data melalui editing, coding, scoring dan tabulating serta analisis data dengan cross tabel. Hasil penelitian lebih dari sebagian pengetahuan kurang sebanyak 25 responden, sebagian besar tidak patuh imunisasi Tetanus Toksoid sebanyak 32 responden. dari 25 ibu hamil pengetahuan kurang, mayoritas tidak patuh imunisasi Tetanus Toksoid sebesar 24 responden. Kesimpulan penelitian ada hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil dengan kepatuhan pelaksanaan imunisasi Tetanus Toksoid di Wilayah Kerja Puskesmas Bojonegoro. Diharapkan ibu hamil dapat meningkatkan pengetahuan tentang imunisasi Tetanus Toksoid dengan mengikuti kunjungan Antenatal care dan ibu mengikuti imunisasi Tetanus Toksoid sesuai jadwal.
PENGARUH GAME “AKU BISA” TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK STUNTING PAUD DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BALEN TAHUN 2023: THE INFLUENCE OF "I CAN" GAME ON THE DEVELOPMENT OF PRE-SCHOOL STUNTING CHILDREN IN THE WORKING AREA BALEN PUBLIC HEALTH CENTER IN 2023 Muhammad Faisal Sofa, Muhammad; Utami, wiwik; Muslima Isnanda Putri, Evita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Rajekwesi Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting yaitu kondisi tinggi badan balita yang kurang jika dibandingkan dengan umurnya. Stunting memiliki dampak jangka panjang diantaranya terganggunya tumbuh kembang anak secara fisik, mental dan intelektual yang sifatnya permanen. Untuk mengurangi dampak jangka panjang diperlukan sebuah permainan edukatif yang dapat meningkatkan perkembangan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh permainan “Aku Bisa” terhadap perkembangan anak pre-school stunting di wilayah kerja Puskesmas Balen Kabupaten Bojonegoro Tahun 2023. Desain penelitian pre-experimental dengan pendekatan pretest-postest, populasinya seluruh anak usia pre-school stunting usia 3-5 tahun di wilayah kerja Puskesmas Balen Kabupaten Bojonegoro tahun 2023 sejumlah 35 anak, Sampel dengan simple random sampling dan diperoleh sebanyak 26 responden. Variabel independennya permainan “aku bisa” dan variabel dependennya perkembangan anak. Instrument menggunakan Denver II. Pengolahan data dengan editing, coding, scoring, tabulating dan dianalisa dengan crosstab’. Hasil penelitian diperoleh bahwa dari 26 responden, sebelum dilakukan permainan “Aku Bisa” terdapat sebagian responden dengan perkembangan tidak normal yaitu 13 responden (50,0%), dan setelah dilakukan permainan “Aku Bisa” terdapat lebih dari sebagian responden dengan perkembangan normal yaitu 17 responden (65,4%). H0 ditolak, maka ada pengaruh permainan “aku bisa” terhadap perkembangan anak pre-school stunting. Disimpulkan bahwa permainan ”Aku Bisa” dapat menstimulus perkembangan anak stunting. Disarankan keluarga dapat memberikan permainan edukatif secara berkelanjutan untuk meningkatkan perkembangan anak.
HUBUNGAN USIA IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN TINGKAT KECEMASAN MENGHADAPI PERSALINAN DI PUSKESMAS CEPU KABUPATEN BLORA TAHUN 2022: THE RELATIONSHIP OF AGE OF PREGNANT WOMEN IN TRIMESTER III WITH LEVEL OF ANXIETY FACING DELIVERY AT THE CEPU PUBLIC HEALTH CENTER, BLORA REGENCY IN 2022 Rahmawati; Muslima Isnanda Putri, Evita; Meika Ciptanto, Ristan
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Rajekwesi Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan merupakan suatu perjalanan baru yang ditandai dengan perubahan-perubahan fisik dan psikis sehingga timbul berbagai masalah psikologis. Faktor risiko pada ibu hamil yaitu 4 T (terlalu banyak anak, terlalu sering melahirkan dengan jarak kelahiran yang rapat, terlalu muda melahirkan (dibawah 20 tahun), terlalu tua melahirkan (diatas 35 tahun). Salah satu aspek psikologis yang berpengaruh pada kehamilan adalah kecemasan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan usia ibu hamil Trimester III dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi persalinan di Puskesmas Cepu Kecamatan Cepu Kabupaten Blora Tahun 2022. Desain penelitian ini analitik korelasional (hubungan/asosiasi) dengan pendekatan cross sectional. Sampel seluruh ibu hamil Trimester III di Puskesmas Cepu sebanyaj 30 responden. Sampling menggunakan sampling jenuh. Tekhnik pengambilan data menggunakan kuisioner kemudian data diolah menggunakan editing, coding, scoring dan tabulating. Disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Hasil penelitian yaitu Lebih dari sebagian ibu hamil Trimester III berusia 20 – 35 Tahun, lebih dari sebagian ibu hamil Trimester III mengalami tingkat kecemasan sedang dan ada hubungan antara usia ibu hamil trimester III dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi persalinan di Puskesmas Cepu Kecamatan Cepu Kabupaten Blora Tahun 2022 Ibu hamil diharapkan untuk selalu menceritakan apapun kepada suami atau keluarga untuk mengurangi tingkat kecemasan yang dirasakan. Selain itu pula selalu memnuhi kebutuhan sitirahat yang cuku, makan makanan yang bergizi, selalu berkonsultasi kepada dokter apabila ada keluhan terkait kehamilan yang dirasakan dan serta selalu melakukan olahraga ringan secara rutin.
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN GASTROESOPHAGEAL REFLUX DISEASE (GERD) PADA SISWA DI SMK NEGERI I NGASEM KABUPATEN BOJONEGORO: THE RELATIONSHIP OF EATING PATTERN WITH GASTROESOPHAGEAL INCIDENCEREFLUX DISEASE(GERD) IN STUDENTS AT SMK NEGERI I NGASEM, BOJONEGORO DISTRICT Mulyani, Sri; Muslima Isnanda Putri, Evita; Dwi Oktavia Cahyani, Indri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Rajekwesi Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pola dan gaya hidup remaja sangat mempengaruhi kesehatannya seringkali, kegiatan sehari-hari yang sibuk membuat remaja terpaksa mengesampingkan pola hidup yang sehat. Hal ini dapat mengganggu pola makan dan menyebabkan masalah kesehatan, seperti GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) Tujuan penelitian menganalisis hubungan pola makan dengan kejadian Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) pada siswa di SMK Negeri I Ngasem Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi seluruh siswa kelas XII di SMK Negeri I Ngasem Kabupaten Bojonegoro tahun 2023 sebanyak 305 anak, sampel 74 responden dengan teknik purposional random sampling. Instrumen yang digunakan lembar kuesioner FFQ dan kuesioner GERD-Q, kemudian dilakukan pengolahan data melalui editing, coding, scoring dan tabulating serta analisis data dengan uji Chi Square. Hasil penelitian pola makan siswa kelas XII kurang sebanyak 58 responden (78,4%), kejadian GERD sebanyak 48 responden (64,9%) dan hasil uji statistik ρ value = 0,000 H0 ditolak. Kesimpulan penelitian ada hubungan pola makan dengan kejadian GERD pada siswa kelas XII. Peraturan pola makan pada remaja sekolah dengan melakukan sarapan pagi sebelum jam 10.00 pagi dan memanfaatkan waktu istirahat untuk makan siang dan dukungan orang tua dalam menyiapkan sarapan untuk anak dan juga menyiapkan bekal sehata. Kata Kunci: Pola Makan, Siswa, GERD ABSTRACT The patterns and lifestyle of adolescents greatly affect their health. Often, busy daily activities make people forced to put aside a healthy lifestyle. This can interfere with eating patterns and cause health problems, such as GERD (Gastroesophageal Reflux Disease). The aim of the study was to analyze the relationship between diet and the incidence of Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) in students at SMK Negeri I Ngasem, Bojonegoro Regency. This study used an analytic method with a cross-sectional approach. The population of all class XII students at SMK Negeri I Ngasem, Bojonegoro Regency in 2023 was 305 children, a sample of 74 respondents using a stratified random sampling technique. The instruments used were FFQ questionnaire sheets and GERD-Q questionnaires, and then data processing was carried out through editing, coding, scoring tabulating, and data analysis with the Chi-Square test. The results of the research on the eating patterns of class XII students were less by 58 respondents (78.4%), the incidence of GERD was by 48 respondents (64.9%) and the results of the statistical test ρ value = 0.000 H0 were rejected. The conclusion of the study is that there is a relationship between eating patterns and the incidence of GERD in class XII students. Respondents should have breakfast before 10:00 am and take advantage of the break time for lunch The mother prepares breakfast for children and also brings lunch to school. . Keywords: Diet, Students, GERD
HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN KUNJUNGAN LANSIA KE POSYANDU LANSIA DI DUSUN PEKUWON KECAMATAN SUMBERREJO KABUPATEN BOJONEGORO: The Relationship between Motivation and Attendance of Older Adults at Elderly Integrated Health Posts: A Cross-Sectional Study in a Rural Community Muslima Isnanda Putri, Evita; Patonah, Siti; Nurista Sari, Arnanda
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Rajekwesi Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Posyandu lansia merupakan bentuk peran serta masyarakat lansia dalam upaya bidang kesehatan untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal. Sehingga dalam pemanfaatannya diperlukan motivasi untuk menggerakkan lansia menghadiri posyandu lansia. Fenomena yang ditemukan di Dusun Pekuwon yaitu rendahnya kunjungan lansia ke posyandu lansia. Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan motivasi dengan kunjungan lansia ke posyandu lansia di Dusun Pekuwon Desa Pekuwon Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi lansia yang terdaftar di posyandu lansia di Dusun Pekuwon Desa Pekuwon Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro bulan Mei tahun 2022 sebanyak 80 orang dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan lembar kuesioner dan observasi, kemudian dilakukan pengolahan data editing, coding, scoring dan tabulating serta analisis data dengan cross tabel. Hasil penelitian menunjukkan dari 60 lansia yang memiliki motivasi lemah, mayoritas kunjungan lansia ke posyandu tidak aktif sebesar 56 orang (93,3%). Dari 20 lansia yang memiliki motivasi sedang, sebagian besar kunjungan lansia ke posyandu aktif sebesar 17 orang (85,0%). Kesimpulan penelitian ada hubungan motivasi dengan kunjungan lansia ke posyandu lansia di Dusun Pekuwon Desa Pekuwon Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro. Hendaknya responden lansia tetap melakukan kunjungan ke posyandu lansia agar kesehatan dapat terkontrol baik, keluarga hendaknya sukarela meluangkan waktu mengantar lansia ke posyandu lansia.. Kata Kunci : Motivasi; Kunjungan posyandu; Lansia ABSTRACT Elderly integrated health posts (Posyandu Lansia) represent a form of community participation aimed at promoting optimal health status among older adults. Effective utilization of these services requires adequate motivation to encourage older adults to attend regularly. A phenomenon observed in Pekuwon Hamlet is the low attendance of older adults at the elderly integrated health post. This study aimed to analyze the relationship between motivation and attendance of older adults at the elderly integrated health post in Pekuwon Hamlet, Pekuwon Village, Sumberrejo District, Bojonegoro Regency. This study employed an analytic method with a cross-sectional design. The population consisted of all older adults registered at the elderly integrated health post in Pekuwon Hamlet in May 2022, totaling 80 individuals, and total sampling was applied. Data were collected using questionnaires and observation sheets. Data processing included editing, coding, scoring, and tabulation, followed by analysis using cross-tabulation. The results showed that among 60 older adults with low motivation, the majority were inactive in attending the elderly integrated health post (56 respondents; 93.3%). In contrast, among 20 older adults with moderate motivation, most were active attendees (17 respondents; 85.0%). In conclusion, there was a significant relationship between motivation and attendance of older adults at the elderly integrated health post in Pekuwon Hamlet, Pekuwon Village, Sumberrejo District, Bojonegoro Regency. Older adults are encouraged to maintain regular attendance at the elderly integrated health post to ensure proper health monitoring, while family members are expected to willingly allocate time to accompany older adults to these services. Keywords: Motivation; Elderly integrated health post attendance; Older adults
STUDI KASUS CVA ISKEMIK DENGAN MASALAH KEPERAWATAN PENURUNAN KAPASITAS ADAPTIF INTRAKRANIAL DI RUANG SARAF RSUD Dr. R. SOSODORO DJATIKOESOEMO BOJONEGORO: CASE STUDY OF ISCHEMIC CVA WITH NURSING PROBLEMS OF REDUCED INTRACRANIAL ADAPTIVE CAPACITY IN THE NERVE ROOM OF Dr. RSUD. R. SOSODORO DJATIKOESOEMO BOJONEGORO Anggara Saputra, Dimas; Muslima Isnanda Putri, Evita; Maftukhin, Ahmad; Dwi Astuti, Novia
Asuhan Kesehatan : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 15 No. 1 (2024): Asuhan Kesehatan Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : LPPM STIKES Rajekwesi Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK CVA (Cerebrovascular Accident) adalah gangguan fungsi otak yang berlangsung secara tiba-tiba dengan gejala klinis yang bisa bersifat lokal atau menyeluruh, dan terjadi diatas 24 jam (Mutiarasar, 2019). CVA merupakan salah satu penyakit yang memberikan dampak berupa kecacatan, diperkirakan sepertiga pasien dari jumlah penderita CVA di seluruh dunia mengalami cacat permanen (Motta, et al., 2021). Untuk fenomena yang peneliti dapat di RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, kasus pasien CVA menduduki 5 terbesar dengan jumlah 672 pasien dengan presentase 8,04% pada tahun 2024 (dashboard RSUD Sosodoro Djatikosoemo Bojonegoro). Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan dengan mengambil salah satu kasus untuk dianalisis adalah pasien CVA Iskemik dengan masalah keperawatan penurunan kapasitas adaptif intrkranial di ruang saraf RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. Metode pengambilan data ini dilakukan dengan wawancara, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang. Instrumen pengumpulan data menggunakan format asuhan keperawatan dengan tahap pengkajian, diagnose, intervensi, implementasi dan evaluasi. Analisa data secara deskriptif. Hasil studi kasus ini didapatkan diagnosa yang sama yaitu penurunan kapasitas adaptif intrakranial b/d edema serebral (CVA iskemik) terjadi karena adanya keluhan nyeri kepala, tekanan darah meningkat,frekuensi nadi menurun dan pasien tampak lemas. Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam gangguan penurunan kapasitas adaptif intrakranial dapat meningkat dan menjadi normal. Kata kunci: Studi Kasus, CVA Iskemik, penurunan kapasitas adaptif intracranial CASE STUDY OF ISCHEMIC CVA WITH NURSING PROBLEMS OF REDUCED INTRACRANIAL ADAPTIVE CAPACITY IN THE NERVE ROOM OF Dr. RSUD. R. SOSODORO DJATIKOESOEMO BOJONEGORO ABSTRACT CVA (Cerebrovascular Accident) is a brain function disorder that occurs suddenly with clinical symptoms that can be local or generalized, and occur over 24 hours (Mutiarasar, 2019). CVA is a disease that has an impact in the form of disability, it is estimated that among the total number of CVA sufferers worldwide suffer permanent disability (Motta, et al., 2021). For the phenomenon that researchers found at RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, CVA patient cases occupy the 5th largest with a total of 672 patients with a percentage of 8.04% in 2024 (dashboard of RSUD Sosodoro Djatikosoemo Bojonegoro). This research uses a case study method with a nursing care approach by taking one of the cases for analysis, namely an ischemic CVA patient with a nursing problem of decreased intracranial adaptive capacity in the nerve room at Dr. RSUD. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. This data collection method is carried out by interviews, physical examination, supporting examinations. The data collection instrument uses a nursing care format with stages of assessment, diagnosis, intervention, implementation and evaluation. Descriptive data analysis. The results of this case study showed the same diagnosis, namely decreased intracranial adaptive capacity due to cerebral edema (ischemic CVA) occurring due to complaints of headache, increased blood pressure, decreased pulse frequency and the patient appeared weak. After carrying out nursing actions for 3x24 hours, the decrease in intracranial adaptive capacity can improve and become normal. Keywords: Case study, Ischemic CVA, decreased intracranial adaptive capacity