Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUKASI PAGUYUBAN JARAN KEPANG LANGEN TURONGGO JATI GUNA MENDUKUNG DESA WISATA BUDAYA “NGIDAM MUNCAR” KABUPATEN SEMARANG Paranti, Lesa; Putro, Bintang Hanggoro; Wiyoso, Joko; Salafiyah, Nafik; Fabiyanto, Enggan; Khamdani, Muhammad
Riau Journal of Empowerment Vol 6 No 3 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/raje.6.3.216-228

Abstract

"Ngidam Muncar" is a culture-based tourism village located in Muncar Village, Susukan District, Semarang Regency. Muncar has the Jaran Kepang Langen Turonggo Jati (LTJ) community which has so far contributed to strengthening tourism potential in Muncar, however based on the findings there are problems including: 1) lack of regeneration of Jaran Kepang dancer cadres; 2) lack of human resources in terms of understanding and skills in Jaran Kepang dance because they are self-taught; 3) have not been able to wear fashion make-up independently. This problem is urgent to be resolved immediately because currently tourism in Muncar Village has started to revive after yesterday's hiatus due to the Covid 19 pandemic. The program implementation method starts with FGD, training for 5 meetings and evaluation. The results of the activities that have been carried out include 1) forming a cadre of 20 young people and youngsters; 2) participants have basic dance knowledge and movement skills; 3) participants have the knowledge and skills to wear fashion make-up independently. The conclusion of this activity program is that there is an increase in the understanding and skills of the participants. These skills will get better if honed continuously.
PELATIHAN TARI ASWA DIRANDRA SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI POTENSI WISATA DI DESA MUNCAR KABUPATEN SEMARANG Paranti, Lesa; Jazuli, Muhammad; Salafiyah, Nafik; Khamdani, Muhammad
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v6i2.42688

Abstract

Desa Muncar Kabupaten Semarang tengah meneguhkan diri sebagai desa wisata, oleh sebab itu dibutuhkan upaya optimalisasi potensi wisata khususnya kesenian. Permasalahan dalam pengabdian sebagai berikut : 1) Dibutuhkan pengembangan seni Jaran Kepang yang dikemas untuk penyajian kepada wisatawan dan paket eduwisata dengan kriteria yang sesuai dengan ciri seni wisata; 2) Belum adanya tarian untuk anak-anak Desa Muncar yang bersumber dari kesenian daerah setempat. Kedua permasalahan tersebut menjadi latar belakang tim yang bersinergi dengan mahasiswa KKN (melalui program UNNES GIAT Angkatan 1) melakukan optimalisasi potensi khususnya seni tari dengan mengembangkan kesenian Jaran Kepang yang diberi judul Tari Aswa Dirandra dan mengajarkannya kepada anak-anak Desa Muncar. Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode penciptaan tari dan metode pelatihan tari yang terdiri atas 3 tahap yaitu pelatihan, pendampingan dan evaluasi. Hasil program yaitu telah terbentuk Tari Aswa Dirandra yang terdiri atas 7 ragam gerak dengan durasi sekitar 10 menit. Anak-anak Muncar sejumlah 10 orang dapat menarikan Tari Aswa Dirandra dengan baik, terbukti pada saat mereka tampil dalam acara Expo Mahasiswa UNNES GIAT 1 dapat membawakan tarian secara baik dengan memenuhi aspek wiraga, wirama dan wirasa. Berdasarkan hasil evaluasi tim pengabdi terhadap peserta, dapat disimpulkan bahwa dari 10 peserta terdapat 6 anak memiliki kriteria sangat baik, 3 anak dengan kriteria baik, dan 2 orang anak memiliki kriteria cukup baik. Selain evaluasi individu, pengabdi juga melakukan evaluasi kelompok karena pada dasarnya tari Jaran Kepang merupakan tari kelompok. Oleh sebab itu dibutuhkan kebersamaan dan kekompakan antar penari.