Trina, Innamaa
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Multivariate Analysis ANOVA Based Distribution of Nitrogen Dioxide in Lampung Barat And Way Kanan Regencies Trina, Innamaa; Mutawakkilah, Qudwah; Rinawati, Rinawati; Satria, Heri; Kiswandono, Agung Abadi
Walisongo Journal of Chemistry Vol 6, No 1 (2023): Walisongo Journal of Chemistry
Publisher : Department of Chemistry Faculty of Science and Technology Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/wjc.v6i1.14858

Abstract

The rise of construction projects and population growth, followed by the expansion of industry and any other sectors such as housing estate, offices, and transportation, can lead to not only economic growth but also negative impacts such as air pollution, including nitrogen dioxide (NO2) pollutants. According to KEP-45/MENLH/10/1997, air pollution can be determined by The Pollutant Standards Index (PSI). The statistical analysis result employing the multivariate ANOVA test with the Anderson-Darling method showed the impact of NO2 concentrations on four location points over two years. Meanwhile, the data result of PSI revealed a high level of ambient air NO2 in Lampung Barat Regency, particularly at the monitoring point of offices. On the other hand, in Way Kanan Regency, the level of ambient air NO2 tends to be safe and secure at the monitoring point of industry and transportation. The factor of sampling location and technique (stage 1: dry season, stage 2: rainy season) did not give a significant effect on the NO2 level due to a p-value ≥ 0,05. However, the sampling point (of monitoring) influenced the NO2 level for p-value ≤ 0,05 in Lampung Barat and Way Kanan Regency in 2019-2020 which was still claimed as safe and secure based on PP No. 41 in the Year 1999, which sets the required limit at 100 g/m3.
ANALISIS SULFUR DIOKSIDA (SO2) SEBAGAI POLUTAN UDARA DI KABUPATEN LAMPUNG BARAT DAN WAY KANAN PADA TAHUN 2019-2020 Mutawakkilah, Qudwah; Trina, Innamaa; Rinawati, Rinawati; Kiswandono, Agung Abadi
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 8, No. 01 April (2023) Analit: Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v8i1.2023.p11-20

Abstract

Pencemaran udara oleh sulfur dioksida (SO2) dapat berasal dari sumber suatu kawasan terutama sektor transportasi, perindustrian, pemukiman, dan perkantoran yang berkaitan dengan aktifitas manusia. Pencemaran udara dapat ditentukan dengan ISPU (Indeks Standard Pencemar Udara) yang berdasarkan KEP45/MENLH/10/1997. Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan ISPU SO2 pada empat titik lokasi pemantuan di Kabupaten Lampung Barat dan Way Kanan pada tahun 2019 dan 2020 termasuk dalam kategori yang aman dan tidak berbahaya dengan nilai ISPU secara keseluruhan di bawah 50. Rata-rata konsentrasi SO2 yang dihasilkan pada tiap titik pemantauan di Kabupaten Lampung Barat dan Way Kanan pada Provinsi Lampung menurut PP Nomor 41 Tahun 1999 masih berada di bawah ambang batas. Berdasarkan hasil analisis statistik menggunakan ANOVA multivariat, nilai p-value pada titik sampling (pemantauan), pengambilan sampling dan lokasi menunjukkan lebih dari 0,05 yang artinya tidak berpengaruh signifikan terhadap kadar SO2 di Kabupaten Lampung Barat dan Way Kanan pada tahun 2019 dan 2020. Kata kunci: SO2, ISPU, Lampung Barat, Way Kanan.
POTENSI KARBON AKTIF KAYU BAKAU SEBAGAI SOLID PHASE EXTRACTION (SPE) PADA PENGARUH PEMEKATAN KONSENTRASI FENOL Trina, Innamaa; Supriyanto, R; Rinawati, Rinawati; Buhani, Buhani
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 7, No. 02 October (2022) Analit : Analytical and Enviromental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v7i2.2022.p102-114

Abstract

Pada penelitian ini telah dilakukan pembuatan karbon aktif kayu bakau sebagai Solid Phase Extraction (SPE) melalui aktivasi fisika dan kimia. Proses aktivasi fisika dilakukan pada suhu 500?C selama 1 jam dengan furnace dan aktivasi kimia menggunakan H3PO4 10% selama 24 jam. Karbon aktif kayu bakau yang diperoleh telah memenuhi standar mutu SNI 06-3730-1995 tentang karbon aktif. Adsorben yang terbentuk dikarakterisasi dengan menggunakan SEM-EDX dan FTIR. Hasil pemekatan konsentrasi fenol dengan karbon aktif sebagai SPE dianalisis menggunakan Spektrofotometer UV-VIS pada panjang gelombang 503 nm. Pada uji validasi metode dalam penentuan fenol diperoleh nilai R sebesar 0,9975, nilai LoD sebesar 0,003224 ppm, nilai LoQ sebesar 0,010746 ppm, nilai RSD sebesar 0,1195%, simpangan baku pada uji presisi sebesar 0,00058, dan % recovery yang diperoleh sebesar 102,58%. Pemekatan konsentrasi fenol mencapai kondisi optimum pada kecenderungan massa karbon aktif sebesar 1 gram dengan kapasitas adsorpsi (Q) sebesar 0,4095 mg/g dan % fenol teradsorpsi sebesar 77,046%.Kata kunci : Fenol, Kayu bakau, SPE
Optimasi pH, Massa Adsorben, Konsentrasi, Waktu Kontak, dan Pelarut Desorpsi pada Dispersive Solid Phase Extraction Berbasis Karbon Aktif dari Kayu Bakau untuk Penentuan Residu Ciprofloxacin Trina, Innamaa; Rinawati, Rinawati; Kiswandono, Agung Abadi; Suharso, Suharso; Herasari, Dian; Setiawan, Andi
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 6 (2025): November 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.6.1509-1517

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan metode Dispersive Solid Phase Extraction (DSPE) berbasis karbon aktif dari kayu bakau untuk penentuan residu ciprofloxacin sebagai upaya mengurangi potensi pencemaran perairan oleh antibiotik. Karbon aktif yang digunakan memenuhi standar SNI 06-3730-1995. Karakterisasi SEM-EDX menunjukkan pori-pori lebih terbuka setelah aktivasi, dengan peningkatan kadar karbon dari 86,72% menjadi 87,71% serta penurunan oksigen dari 13,28% menjadi 12,29%. Analisis FTIR mengonfirmasi adanya gugus OH, C=O, C=C, dan C–O yang berperan dalam adsorpsi. Optimasi DSPE menunjukkan kondisi optimum pada konsentrasi 2 ppm, pH 4, massa adsorben 20 mg, dan waktu kontak 50 menit, dengan efisiensi adsorpsi 79,85%. Kondisi desorpsi terbaik diperoleh menggunakan pelarut asam asetat:metanol (2:8) dengan efisiensi 80,51%. Analisis isoterm menunjukkan bahwa model Langmuir maupun Freundlich hanya memberikan kecocokan moderat, sehingga diperlukan pendekatan isoterm lain untuk memahami mekanisme adsorpsi secara lebih komprehensif. Validasi metode menggunakan UV-Vis menunjukkan linearitas sangat baik dengan nilai R sebesar 0,9975, serta sensitivitas memadai dengan LoD 0,0461 ppm dan LoQ 0,1536 ppm. Nilai RSD 4,3518% dan recovery 80,89% memenuhi kriteria validasi analitik. Hasil ini menunjukkan bahwa karbon aktif kayu bakau berpotensi digunakan sebagai adsorben dalam penentuan dan pengolahan residu ciprofloxacin pada lingkungan perairan.