Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analsis Perubahan Penggunaan Lahan Menggunakan Google Earth Engine Umar, Ramli; Abidin, Muhammad Rais; Nur, Rahmi; Atjo, Andi Arham; Qaiyimah, Dinil; Liani, Ahyani Mirah; Utama, Imam Muhajir
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 3
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Perkembangan kawasan perkotaan yang diakibatkan oleh laju urbanisasi telah merubah arah perkembangan dan pembangunan Kota. Perubahan penggunaan lahan khususnya di kawasan perkotaan telah menjadi isu serius dimana konversi lahan seperti areal badan air dan kawasan vegetasi menjadi kawasan terbangun telah menyebabkan meningkatnya temperatur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi perubahan penggunaan lahan di Kota Makassar. Metode penelitian untuk mengidentifikasi perubahan penggunaan lahan adalah metode Maximum Likelihood Classification (MLC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa perubahan lahan yang paling signifikan mengalami perubahan adalah kawasan terbangun dimana terjadi peningkatan luasan areal terbangun dari tahun 2013 memiliki luas 1.1961.5 hektar meningkat menjadi 12.631.6 hektar pada tahun 2018 kemudian pada tahun 2023 mencapai 12.746.8 hektar. Selanjutnya hasil perbandingan ini mengindikasikan bahwa kawasan yang konsisten mengalami perubahan dengan peningkatan luasan areal adalah kawasan terbangun dan hutan tanaman, sedangkan wilayah yang mengalami penurunan luasan adalah areal terbuka hijau.  Kata Kunci: Maximum Likelihood Classification, Penggunaan Lahan, Kawasan Perkotaan
Analisis Hubungan Kawasan Perairan Darat Perkotaan Terhadap Suhu Permukaan Abidin, Muhammad Rais; Umar, Ramli; Nur, Rahmi; Atjo, Andi Arham; Liani, Ahyani Mirah; Utama, Imam Muhajir
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v12i01.68329

Abstract

Pemanasan global adalah fenomena yang telah merubah tatanan kehidupan manusia salah satunya adalah menurunkan kualitas lingkungan kota termasuk Kota Makassar dimana dampak yang paling dirasakan adalah penurunan kenyamanan kota. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi hubungan keberadaan badan air terhadap laju suhu permukaan di kawasan perkotaan. Metode penelitian untuk analisa kawasan perairan darat adalah dengan algoritma Modified Normalized Difference Water Index (MNDWI), sedangkan analisa suhu menggunakan algoritma Land Surface Temperature (LST). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan yang memiliki nilai kebasahan atau MNDWI tinggi sampai sedang atau nilai positif seperti badan air memiliki suhu permukaan yang lebih rendah yaitu 180C sampai 270C, sedangkan wilayah yang memiliki kebasahan rendah atau nilai negatif seperti lahan terbuka dan kawasan terbangun memiliki suhu permukaan yang lebih tinggi yaitu 230C sampai 370C. Hal ini mengindikasikan bahwa kawasan perairan darat mampu menekan laju suhu permukaan di areal perkotaan.
Identifikasi konsentrasi emisi karbon monoksida (CO) menggunakan Citra Landsat OLI TIRS-2 di Kota Makassar Abidin, Muhammad Rais; Umar, Ramli; Liani, Ahyani Mirah; Nur, Rahmi; Atjo, Andi Arham; Utama, Imam Muhajir
Teknosains Vol 19 No 1 (2025): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v19i1.52033

Abstract

Perkembangan kawasan perkotaan telah memunculkan permasalahan lingkungan yang cukup kompleks salah satunya adalah pencemaran udara seperti gas karbon monoksida (CO). Kota Makassar adalah salah satu kota besar di Indonesia yang juga saat ini sedang menghadapi permasalahan terkait pencemaran udara. Tujuan penelitian ini adalah melakukan identifikasi sebaran konsentrasi emisi karbon monoksida (CO). Metode penelitian yang digunakan adalah analisis Citra Landsat 9 OLI TIRS-2 yang diakuisis tahun 2023 dengan model algoritma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai konsentrasi emisi karbon monoksida (CO) yang rendah yaitu 96-100 mg/L cenderung tersebar di areal badan air dan kawasan vegetasi, sedangkan nilai emisi karbon monoksida (CO) yang sedang yaitu 100-120 mg/L tersebar di areal pemukiman, perdagangan dan jasa, sedangkan nilai konsentrasi emisi karbon monoksida (CO) yang tinggi yaitu 120-160 mg/L berada pada wilayah kawasan industri. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi penggunaan energi maka emisi yang dihasilkan juga semakin tinggi yang berpengaruh langsung terhadap nilai konsentrasi emisi.