Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pendampingan Eksternal RA Baitul Hidayah dalam Mempersiapkan Kelayakan Akreditasi Henny; Marwah; Hartati; Risman, Kadar; Susanti, Siti Misra; La Jeti; Delvi
Room of Civil Society Development Vol. 1 No. 4 (2022): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.278 KB) | DOI: 10.59110/rcsd.22

Abstract

Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman dengan mendampingi serta menfasilitasi pengelola lembaga PAUD, kepala sekolah dan guru-guru pendidikan anak usia dini akan persiapan pemenuhan Standar Nasional Pendidikan (SNP) sebagai tolak ukur dan acuan tingkat kelayakan layanan maupun program suatu lembaga PAUD dalam mencapai mutu layanan secara bertahap, terencana, dan kompetitif. Hasil dari kegiatan PKm ini adalah 1) peningkatan sistem tata kelola RA Baitul Hidayah khususnya pada program layanan formal; 2) Memberikan pemahaman kepada kepala sekolah dan guru tentang dokumen-dokumen untuk mencapai standar nasional pendidikan; 3) Membuka wawasan guru terkait dengan penilaian akreditasi yang dilakukan secara sistematis dan komprehensif melalui kegiatan evaluasi internal dan eksternal untuk menentukan kelayakan maupun kinerja RA Baitul Hidayah.
STIMULASI KEMAMPUAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK TUNAS BANGSA, KABUPATEN BUTON SELATAN Samsiar; Hartati; La Jeti
Jurnal Paris Langkis Vol 5 No 1 (2024): Edisi Agustus 2024
Publisher : PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/paris.v5i1.15357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stimulasi kemampuan kosakata bahasa Inggris pada anak usia 5-6 tahun di TK Tunas Bangsa. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya masalah kosakata bahasa Inggris anak usia 5-6 tahun di TK Tunas Bangsa yang masih terbilang terbatas. Hal ini disebabkan karena anak-anak masih mengalami kesulitan dalam mempelajari bahasa tersebut karena bahasa Inggris belum banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini adalah penelitian partisipan yang bersifat deskriptif. Objek dan subjek yang digunakan pada penelitian ini adalah anak kelas B di TK Tunas Bangsa yang berjumlah 15 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data (penarikan kesimpulan). Berdasaran hasil penelitian, stimulasi kemampuan kosakata bahasa Inggris anak usia 5-6 tahun di TK Tunas Bangsa melalui 3 kegiatan yaitu bermain tebak gambar, menyebutkan nama benda, dan menuliskan nama pada gambar melalui kegiatan menebalkan dikategorikan baik.
Sosialisasi Dampak Pernikahan Pada Usia Dini Adnan; La Jeti; Rachman Saleh; Tarno; Desti Ayu; Aris Susanto
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v5i1.2134

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat dan orang tua di desa bantea kabupaten buton tengah mengenai pernikahan dini yang merupakan fenomena sosial yang masih terjadi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Fenomena ini memiliki dampak signifikan terhadap individu, keluarga, dan masyarakat secara keseluruhan. Mengkaji dampak pernikahan dini, baik dari sisi kesehatan, pendidikan, ekonomi, maupun psikologis. Dari segi kesehatan, pernikahan dini berisiko tinggi menyebabkan komplikasi pada kehamilan dan persalinan, serta gangguan kesehatan mental pada remaja yang terlibat. Secara pendidikan, pernikahan dini cenderung menghambat pencapaian pendidikan bagi perempuan, yang pada gilirannya membatasi peluang kerja dan meningkatkan ketimpangan gender. Dampak ekonomi yang ditimbulkan antara lain kesulitan finansial bagi pasangan muda, yang sering kali belum siap secara ekonomi untuk membangun keluarga. Secara psikologis, pernikahan dini dapat menyebabkan trauma, ketidakdewasaan emosional, dan masalah hubungan yang lebih kompleks di masa depan. Kegiatan ini menekankan perlunya pendekatan yang holistik dalam menangani pernikahan dini, dengan fokus pada pemberdayaan pendidikan, kesadaran kesehatan, dan kebijakan yang mendukung perlindungan anak dan remaja.
Pendampingan Eksternal RA Baitul Hidayah dalam Mempersiapkan Kelayakan Akreditasi Henny; Marwah; Hartati; Risman, Kadar; Susanti, Siti Misra; La Jeti; Delvi
Room of Civil Society Development Vol. 1 No. 4 (2022): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.22

Abstract

Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman dengan mendampingi serta menfasilitasi pengelola lembaga PAUD, kepala sekolah dan guru-guru pendidikan anak usia dini akan persiapan pemenuhan Standar Nasional Pendidikan (SNP) sebagai tolak ukur dan acuan tingkat kelayakan layanan maupun program suatu lembaga PAUD dalam mencapai mutu layanan secara bertahap, terencana, dan kompetitif. Hasil dari kegiatan PKm ini adalah 1) peningkatan sistem tata kelola RA Baitul Hidayah khususnya pada program layanan formal; 2) Memberikan pemahaman kepada kepala sekolah dan guru tentang dokumen-dokumen untuk mencapai standar nasional pendidikan; 3) Membuka wawasan guru terkait dengan penilaian akreditasi yang dilakukan secara sistematis dan komprehensif melalui kegiatan evaluasi internal dan eksternal untuk menentukan kelayakan maupun kinerja RA Baitul Hidayah.
Pendampingan Eksternal RA Baitul Hidayah dalam Mempersiapkan Kelayakan Akreditasi Henny; Marwah; Hartati; Risman, Kadar; Susanti, Siti Misra; La Jeti; Delvi
Room of Civil Society Development Vol. 1 No. 4 (2022): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.22

Abstract

Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman dengan mendampingi serta menfasilitasi pengelola lembaga PAUD, kepala sekolah dan guru-guru pendidikan anak usia dini akan persiapan pemenuhan Standar Nasional Pendidikan (SNP) sebagai tolak ukur dan acuan tingkat kelayakan layanan maupun program suatu lembaga PAUD dalam mencapai mutu layanan secara bertahap, terencana, dan kompetitif. Hasil dari kegiatan PKm ini adalah 1) peningkatan sistem tata kelola RA Baitul Hidayah khususnya pada program layanan formal; 2) Memberikan pemahaman kepada kepala sekolah dan guru tentang dokumen-dokumen untuk mencapai standar nasional pendidikan; 3) Membuka wawasan guru terkait dengan penilaian akreditasi yang dilakukan secara sistematis dan komprehensif melalui kegiatan evaluasi internal dan eksternal untuk menentukan kelayakan maupun kinerja RA Baitul Hidayah.
The Role of Parents' Secure Attachment Towards the Independence of Children Aged 4-5 Years at Wolowa Baru Kindergarten, Wolowa District, Buton District Apryani Apryani; La Jeti
AIQU: Journal Multidiscipliner of Science Vol. 1 No. 2 (2023): JUNE, AIQU: Journal Multidiscipliner of Science
Publisher : Institute Journal and Publication Muhammadiyah University of Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the role of parents' secure attachment on the independence of children aged 4-5 years in the New Wolowa Kindergarten. This research uses a qualitative descriptive approach with the subjects of this research being students and their parents (mothers) in group A aged 4-5 years at the end of the first and second semesters of the 2021/2022 academic year. This research uses data collection techniques in the form of observation, interviews, documentation. With observation subjects totaling 7 children. Data analysis uses data reduction analysis techniques, data display, and drawing conclusions. So the results of this research show that there is a role of secure attachment for parents (mothers) in children which plays a role in the child's independence, there are children who have a secure attachment, namely self-confidence, feeling comfortable and caring. And there are factors that influence secure attachment, including affection. Attention, baby temperament, communication and conflict play an important role in children's independence. Based on 9 indicators of attachment and independence, namely as follows: love, attention, parental trust, communication, self-confidence, intrinsic and innovative motivation, accepting consequences of one's choice, being social and not being dependent in daily activities on the learning process. From the indicators, it can be seen from the results of observations and interviews that parents' secure attachment plays a very important role in children's independence at the Wolowa Baru Kindergarten.
PEMBENTUKAN KARAKTER MANDIRI ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN RUTIN HARIAN DI TK NEGERI PEMBINA KOTA BAUBAU Firji Hertuni; La Jeti; Rachman Saleh
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.47702

Abstract

This study aims to analyze the process of developing independence character in early childhood through daily routine activities at TK Negeri Pembina Baubau City and to identify supporting and inhibiting factors. This research employed a qualitative approach with a case study design. Research subjects included the principal, teachers, and children aged 4–5 years. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed using Miles and Huberman’s model through data reduction, data display, and conclusion drawing. The results showed that daily routine activities such as storing personal belongings, handwashing, eating together, tidying up play equipment, and classroom transition routines significantly contributed to developing children’s independence character. The developed aspects included self-help skills, responsibility, discipline, initiative, and self-confidence. Supporting factors included a conducive school environment, teacher consistency, positive reinforcement, and school programs, while inhibiting factors involved overprotective parenting, lack of consistency at home, and limited opportunities for independent decision-making. This study confirms that daily routine activities are effective strategies for character education in early childhood when consciously designed, structured, and consistently implemented. The findings highlight the importance of collaboration between schools and families in optimizing children’s independence character formation.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI PERMAINAN ESTAFET BOLA DI TK SOSIAL WAGOLA Siti Muna; La Jeti; Rachman Saleh
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 No. 03, September 2026 Processed
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.65684

Abstract

This study aims to determine how ball relay games can improve gross motor skills in children aged 5-6 years at TK Sosial Wagola. Gross motor ability is an important developmental aspect that requires early stimulation; however, based on preliminary observation, children at TK Sosial Wagola still showed difficulties in body coordination, body control, and speed and agility. This study used a Classroom Action Research (CAR) approach based on the Kemmis and McTaggart model, conducted through pre-cycle, Cycle I, and Cycle II stages involving 10 children aged 5-6 years. Data were collected through observation, interviews, documentation, and field notes, then analyzed quantitatively using a percentage formula. The results showed that children's gross motor skills improved progressively, from 30.00% in the pre-cycle to 62.50% by the end of Cycle I, and reaching 95.00% in Cycle II, with all children achieving the Very Well Developed category. The most significant improvement occurred in the speed and agility indicator. This study concludes that ball relay games are effective in improving gross motor skills of children aged 5-6 years at TK Sosial Wagola.