Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Inovasi Playbook dalam Peningkatan Pengetahuan mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Siswa SDN Sumbersih 01 Kabupaten Blitar Paramita, Farah; Rachmawati, Windi Chusniah; Rahmawati, Indana Tri; Katmawanti, Septa; Samah, Dea Aflah; Wahyuni, Oktavia Sri; Kriscahyanti, Sila; Fitriani, Amelia Salsabila; Pahlevi, Reza
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 4 (2024): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v9i4.2227

Abstract

Derajat kesehatan masyarakat merupakan aspek penting dalam mencapai tujuan pembangunan nasional dalam bidang kesehatan. Salah satu upaya yang telah dilakukan pemerintah dalam membangun derajat kesehatan masyarakat ialah melalui program PHBS. Data Riset Kesehatan Dasar menunjukkan bahwa proporsi rumah tangga yang menerapkan PHBS di Indonesia mengalami peningkatan dalam selama sepuluh tahun terakhir. Meski terjadi peningkatan, angka tersebut berselisih cukup jauh dari target yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan yaitu 71%. Dari 22 kecamatan yang ada di Kabupaten Blitar, Kecamatan Panggungrejo memperoleh persentase akses sanitasi layak yang terendah yaitu 56,49% kepala keluarga yang memiliki akses fasilitas sanitasi yang layak. Selain itu, dari 18.997 keluarga di Kecamatan Panggungrejo, sebanyak 7.624 keluarga belum menerapkan CTPS. Rendahnya penerapan PHBS di Kecamatan Panggungrejo juga mencakup sekolah-sekolah di dalamnya. Hingga saat ini, pendidikan kesehatan belum secara masif diberikan dan ketersediaan fasilitas sanitasi belum memadai dari segi jumlah seperti yang dialami oleh SDN Sumbersih 01. Oleh karena itu, perlu adanya edukasi terkait PHBS di sekolah melalui kegiatan edukasi PHBS pada siswa dengan menggunakan media interaktif playbook PHBS. Kegiatan dilakukan dengan tahapan perencanaan, persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi kegiatan. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon dari data pretest dan posttest diperoleh nilai signifikansi sejumlah 0,03 dengan nilai positive ranks sejumlah 17 dari 31 data dan nilai negative ranks sejumlah 9 dari 31 dar. Nilai signifikansi yang diperoleh tersebut < 0,05 dimana menunjukkan adanya perbedaan antar variabel, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media playbook PHBS terhadap peningkatan pengetahuan siswa di SDN Sumbersih 01. Innovation Playbook in Enhancing Knowledge of Clean and Healthy Living Behavior among Students at SDN Sumbersih 01, Blitar Regency  Abstract The level of public health is a crucial aspect in achieving national development goals in the health sector. One of the efforts made by the government to improve public health is through the PHBS program (Kurnianingsih et al., 2023). Basic Health Research data shows that the proportion of households implementing PHBS in Indonesia has increased over the past ten years. Despite this increase, the figure is still significantly below the target set by the Ministry of Health, which is 71% (Ministry of Health RI, 2021). Among the 22 sub-districts in Blitar Regency, Panggungrejo Sub-district has the lowest percentage of households with access to adequate sanitation, with only 56.49% of households having access to proper sanitation facilities. Furthermore, out of 18,997 families in Panggungrejo Sub-district, 7,624 families have not yet practiced proper handwashing with soap (CTPS). The low implementation of PHBS in Panggungrejo Sub-district also extends to the schools within the area. To date, health education has not been widely provided, and the availability of sanitation facilities is still inadequate in terms of quantity, as experienced by SDN Sumbersih 01. Therefore, it is necessary to provide PHBS education in schools through PHBS education activities for students using an interactive PHBS playbook. The activities were carried out through planning, preparation, implementation, and evaluation stages. Based on the Wilcoxon test results from pretest and posttest data, a significance value of 0.03 was obtained, with 17 positive ranks out of 31 data points and 9 negative ranks out of 31 data points. The obtained significance value of <0.05 indicates a difference between the variables, leading to the conclusion that the use of the PHBS playbook has a significant impact on increasing students' knowledge at SDN Sumbersih 01.
Evaluasi Jakarta Kini (Jaki) Dalam Mewujudkan Jakarta Smart City (Kajian Pemanfaatan Layanan JakWifi ) Barunea, Poltak Parulian; Anastasya, Millenia Putri; Dalwiyanis R, Nivda; Wahyuni, Oktavia Sri
Journal of Social Contemplativa Vol. 1 No. 1 (2023): Journal of Social Contemplativa
Publisher : Indonesian Democracy Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61183/jsc.v1i1.12

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi saat ini sangat pesat dan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan termasuk pada pemerintahan yang mulai menggunakan budaya kerja digitalasai. Saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membangun aplikasi JAKI (Jakarta Kini) sebagai salah satu sarana dalam meningkatkan layanan public bagi seluruh masyarakat Jakarta. JAKI merupakan aplikasi digital yang dibuat dengan berbagai fitur yang pemanfaatannya sesuai dengan kegunaannya masing-masing. Pembangunan Aplikasi JAKI oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang dimanfaatkan untuk mengakses berbagai informasi yang diperlukan oleh warga Jakarta tersebut, kini dapat lebih optimal penggunaannya dengan menyediakan juga fitur JakWifi yang memberikan layanan akses internet dengan teknologi wireless fidelity (Wi-Fi) secara gratis di berbagai ruang publik. Dukungan akses internet gratis ini merupakan langkah yang dipersiapkan dalam menuju Jakarta sebagai suatu Smart City yaitu suatu konsep pengembangan kota yang menekankan pada pembentukan kemandirian kota melalui penerapan digitalisasi mengintegrasikan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) terkini dalam tata kelola pemerintahan nya yang dikenal sebagai konsep Digital Governance. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan berbagai sumber data baik primer berupa observasi lapangan melalui penggunaan JakWifi dan wawancara kepada para mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyediaan sarana internet gratis pada ruang publik Berbasis TIK di DKI Jakarta masih terkendala oleh berbagai limitasi baik konektivitas dan kemudahan penggunaan aplikasi dan lokasi yang terbatas serta aspek keamanan data pribadi sehingga agar dapat mendukung program Jakarta Smart City masih memerlukan pengembangaan JakWifi serta penyediaan kebutuhan sarana TIK lainnya.
Studi Komparasi Booklet Konvensional dan Digital dalam Peningkatan Pemahaman dan Perubahan Sikap Ibu terhadap ASI Eksklusif di Kota Mataram: Comparative Study of the Effectiveness of Convensional and Booklet Digitals in Increasing Understanding and Changing Maternal Attitudes towards Exclusive Breastfeeding in Mataram City Paramita, Farah; Al-Irsyad, Muhammad; Laksana, Dian Puspitaningtyas; Katmawanti, Septa; Sharoni, Siti Khuzaimah Ahmad; Samah, Dea Aflah; Wahyuni, Oktavia Sri; Putri, Fatiya Rizka; Rabbani, Muhammad Fahmi; An-Khofiyya, Nida; Pahlevi, Reza
Amerta Nutrition Vol. 10 No. 1 (2026): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v10i1.2026.6-14

Abstract

Background: Child malnutrition is a global challenge in Indonesia, specifically in Mataram City, primarily attributed to the low coverage of exclusive breastfeeding. One potential strategy to address this challenge is increasing health knowledge through health promotion media, such as conventional and digital booklet. Objectives: This study aims to implement interventions using both conventional and digital booklet media, compare the two types of booklet, and determine which type is more accepted by the community. Methods: A pre-experimental method with a cross-sectional design was conducted using a one-group pretest-posttest approach comprising 96 mothers with infants aged 6 to 24 months in the Cakranegara and Ampenan Puskesmas areas. Data were collected using questionnaires to assess maternal knowledge and attitude both before and after the intervention. The differences in knowledge and attitude were analyzed using the Wilcoxon Test. Results: The results showed that the intervention of digital booklet did not produce a statistically significant difference in the enhancement of knowledge or attitude among the respondents (p-value>0.05). Conversely, the intervention of conventional booklet showed a statistically significant difference in attitude (p-value<0.05), and no significant difference was observed in knowledge (p-value>0.05). Conclusions: The intervention of conventional booklet produced a greater increase in knowledge and attitude compared to digital booklet. Therefore, it can be concluded that conventional booklet is more accepted by the community than digital.