Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

BIOLARVACIDE ACTIVITY OF ETHANOL EXTRACT OF KEDONDONG STEM (Spondias pinnata) AGAINST Aedes aegypti Moniharapon, Debby D; Ukratalo, Abdul Mahid; Wisnanda, Bayu
RUMPHIUS Vol 1 No 1 (2019): RUMPHIUS Pattimura Biological Journal
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/rumphiusv1i1p012-017

Abstract

Aedes aegypti mosquito is a vector for Dengue Hemorrhagic Fever. One effort to prevent the spread of the disease is vector control. The use of insecticides is a form of vector control in an effort to control DHF. There are two broad categories of insecticides that are often used as household insecticides, namely insecticides that function to kill insects and insecticides that function to repel insects. Kedondong (Spondias pinnata) which is a family of anacardiaceae which generally grows well in tropical climates. Kedondong bark contains saponins, alkaloids, and flavonoids which are secondary metabolites involved in defense mechanisms against attack by many microorganisms. This study aims to determine the biolarvicidal activity of the ethanol extract of kedondong stem bark in killing Aedes aegypti mosquito larvae. This study used 5 treatments and 3 replications. Each treatment contained 20 Aedes aegypti mosquito larvae. Observations were made for 24 hours with observation times of 0 hours, 6 hours, 12 hours, 18 hours and 24 hours. The time calculation starts after the larvae are inserted into the experimental bottle. The results showed that kedondong bark extract was able to kill Aedes aegypti mosquito larvae. The effective dose of ethanol extract of kedondong stem bark in killing Aedes aegypti mosquito larvae is 20 mg/mL.
Kesiapan Sekolah pada Implementasi Program Merdeka Belajar di Sekolah Menengah Atas Menuju Era Society 5.0 Wisnanda, Bayu; Putra, Riki Anggara; Dahlia, Dahlia; Rakhman, Afriadi Ramadhani
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 7 No. 1 (2024): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v7i1.9644

Abstract

Masyarakat era 5.0 lahir atas latar belakang kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat, salah satunya bidang pendidikan. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengimplementasaikan kebutuhan tersebut melalui program merdeka belajar. Merdeka belajar lebih menekankan pada proses belajar yang harus dilakukan dengan mengembangkan kemauan dan semangat, mengakui hak atas kebebasan berpikir serta tanpa rasa takut dalam bentuk apapun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana kesiapan sekolah menengah atas dalam mengimplementasikan program merdeka belajar menuju era society 5.0. Metode dalam penelitian ini menggunakan studi literatur secara kualitatif dengan fokus pembahasan tentang kurikulum merdeka dan program merdeka belajar. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mengidentifikasi dan menganalisis literatur 10 jurnal nasional dan 5 internasional, serta pedoman kebijakan merdeka belajar melalui Kemendikbud, peraturan perundang-undangan negara serta bacaan internet. Hasil dari penelitian ini merumuskan cara menghadapi masyarakat 5.0 dalam pendidikan: (1) Pemerintah harus berusaha meningkatkan pemerataan pembangunan dan keterbukaan memperluas koneksi internet di seluruh wilayah Indonesia. (2) Pemerintah harus mampu mensinkronkan pendidikan dan industri agar nantinya lulusan perguruan tinggi dan sekolah dapat bekerja di bidangnya dan sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan industri untuk mengurangi pengangguran di Indonesia pada masa mendatang. Adapun aspek positif program merdeka belajar adalah guru lebih leluasa berkreasi dalam mengajar sebanyak mungkin dan mengenal minat, bakat, kebutuhan, dan kemampuan siswa. Kerjasama baik antara guru, penyelenggara sekolah, dinas, orang tua, dan pemangku kepentingan lainnya dalam program merdeka belajar dapat mempercepat tercapainya tujuan sistem pendidikan nasional. Kata Kunci: Era Sosial 5.0, Kurikulum Merdeka Belajar, Sekolah Menengah Atas
Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila sebagai Upaya Penguatan Karakter Peduli Lingkungan Peserta Didik (Studi Multi Situs di SMAN 1 Kelumpang Hilir dan SMAN 2 Kotabaru) Wisnanda, Bayu; Suriansyah, Suriansyah; Metroyadi, Metroyadi
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 7 No. 2 (2024): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v7i2.10918

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam membentuk karakter peduli lingkungan peserta didik di SMAN 1 Kelumpang Hilir dan SMAN 2 Kotabaru. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi multi situs dan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini adalah Kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan, dan Komite. Analisis data menggunakan Metode Triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi Program Projek Penguatan Profil pelajar Pancasila sebagai Upaya penguatan karakter dikedua sekolah diterapkan dengan (1). Strategi Pelaksanaan Program meliputi Integrasi Visi dan Misi dengan Nilai-Nilai Pancasila dan kepedulian Lingkungan, Integrasi Mata pelajaran dengan Nilai-nilai Pancasila dan kepedulian Lingkungan, Mengoptimalkan Sumber Daya sekolah dalam Menyusun Program dan Melaksanakannya dalam bentuk Program berbasis Lingkungan, (2). Strategi Pemberdayaan guru meliputi Peran Guru dalam proses pelaksanaan program dan proses pengembangan Sumber Daya Manusia yang dilakukan sekolah untuk meningkatkan profesionalitas guru dalam mendukung pelaksanaan Program, (3). Strategi pemanfaatan Lingkungan dilakukan dengan tahapan Optimalisasi Sumber Daya Alam Lokal, perilaku Menajga Kelestarian Lingkungan dan Optimalisasi Peran dan Fungsi Kelompok Adiwiyata, Kemudian yang terakhir (4) Kemitraan dilakukan dengan merumuskan Jenis kemitraan dan Peran Kemitraan dalam mendukung pelaksanaan Implementasi P5 Disekolah. Kata Kunci : Karakter Peduli Lingkungan, Program Projek Penguatan Profil pelajar Pancasila, Sekolah Menengah Atas