Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Model Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Literasi Sains Peserta Didik Dewi, Luthfiani Candra; Imansyah, Harun; Prakoso, Alfiansah Sandion
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 4 No. 02 (2024): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2024
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v4i02.753

Abstract

Kurikulum 2013 menggunakan pendekatan saintifik dengan begitu salah satu strategi pembelajaran saintifik yaitu pembelajaran berbasis masalah (PBM). Model pembelajaran berbasis masalah dapat menambah kemampuan peserta didik dalam literasi sains. Literasi sains peserta didik di Indonesia masih dikategorikan rendah. Hal ini dibuktikan dengan hasil survei Programme for International Student Assessment (PISA) pada tahun 2018. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan model pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan literasi sains. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif Pre-Experimental Designs dengan bentuk One Group Pretest-Postest. Sampel pada penelitian ini berjumlah 31 peserta didik pada salah satu sekolah. Instrumen pada penelitian ini adalah 9 butir soal uraian literasi sains. Hasil penelitian menunjukkan dan adanya peningkatan N-Gain literasi sains peserta didik sebesar 0,62 dengan kategori sedang. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan literasi sains peserta didik.
PKM Penerapan Pendekatan Physics is Fun bagi Guru IPA di Kabupaten Garut dalam Merancang Pembelajaran IPA Fisika yang Menyenangkan Sari, Ika Mustika; Rahmawati, Evi; Zakwandi, Rizki; Prakoso, Alfiansah Sandion; Amien, Adya Sa'dul; Salsabila, Azzahra; Liliawati, Winny; Iryanti, Mimin
PENGABDI PENGABDI: VOL. 5, NO.2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v5i2.67210

Abstract

Pembelajaran fisika seringkali tidak efisien dan sulit dipahami peserta didik akibat dari ketidaktepatan guru dalam memilih pendekatan dan strategi pembelajaran. Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak guru yang belum bisa menyesuaikan materi pembelajaran dengan karakteristik peserta didik dalam pemilihan pendekatan pembelajaran sehingga fisika terus terkesan sulit bagi peserta didik. Departemen Pendidikan Fisika UPI melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dalam bentuk kegiatan Workshop. Kegiatan Workshop yang bertema Physics is Fun ini bertujuan untuk memberikan pelatihan bagi para guru sebagai bentuk pengembangan diri agar dapat melaksanakan pembelajaran dengan lebih baik dan menyenangkan karena pembelajarannya dikemas dengan menggunakan games, eksperimen, dan sebagainya. Empat tahap yang digunakan dalam kegiatan Workshop di antaranya perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sebanyak 33 guru yang mengikuti kegiatan memberikan respon positif dan memberikan penilaian 4,92 dari skala 5 sebagai bentuk kepuasan terhadap kegiatan. Workshop dengan tema Physics is Fun ini dapat meningkatkan kepercayaan diri guru dalam menyampaikan materi fisika agar bisa dipahami secara bermakna oleh peserta didik.
Expectations vs Recognition: An Analysis of the Implementation of a Science Teacher Training Program in Designing Smartphone-Assisted Practicum Activities Zakwandi, Rizki; Prakoso, Alfiansah Sandion; Sari, Ika Mustika; Saepuzaman, Deden; Sasmita, Dedi
Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika Vol 5 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpif.v5i2.43138

Abstract

This study proposes to examine the implementation of a science teacher training program for developing smartphone-assisted practicums, emphasizing the correspondence between expectations and program outcomes. This research depends on the substantial findings regarding the application of smartphones in scientific studies, which remain primarily theoretical and have not been extensively adopted by teachers in schools. The training program consists of three primary phases: self-assessment for science teachers, assessment of school laboratories, and a workshop focused on the utilization of smartphones in experiments. The results indicated that participants responded positively to the training, with the program's achievement level varying from "achieved" to "highly achieved." Educators evaluated the material as pertinent, practical, and capable of enhancing comprehension and proficiency in the design of novel experiments. The reflection results indicated a necessity for additional training on complex practical subjects, including Electricity, Magnetism, Thermodynamics, and Fluids, with instruction in the construction of student worksheets and smartphone sensor-based data analysis. This course connects research findings with educational practices and promotes the transformation of technology-enhanced science learning in schools.