Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

SURVAI PERANAN GURU DALAM PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI BERBASIS GELAR KARYA PROJEK PENGUATAN PROFIL PANCASILA ( P5) DI KABUPATEN POSO Dewi, Andi imrah; Fasli, Muhammad; Rahmawati, Dyah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.35762

Abstract

Gambaran singkat masalah pengabdian masyarakat yang dilakukan dan diteliti adalah terkait survai dalam pembelajaran dengan alasanan bahwa hal ini membuktikan bahwa kita melakukan pergerakan dalam dunia pendidikan sebagai wujud kepedulian kita terhadap kemajuan suatu bangsa. Dimana Perkembangan keilmuan dan pengetahuan merupakan sebuah energi baru yang harus kita sahuti bersama dalam memberikan pemahaman, pengalaman serta pengertian kepada peserta didik. Tujuan Survai pembelajaran di pandang perlu menjadi bagian terpenting dari evaluasi pembelajaran yang bermakna sesuia dengan kurikulum Merdeka. Perkembangan merupakan aspek terdepan dalam industry pendidikan karena dengan perkembangan tentunya kita akan siap menerima perubahan menuju arah yang lebih baik lagi, maka dari itu pelu ada pelatihan atau semacam pendampingan dalam sajian survai pembelajaran yang dapat menarik perhatian guru maupun siswa sesuai dengan kemajuan zaman dan kemutahiran teknologi di abad ke5. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa Pradaban saat ini menunjukan bahwa kemampuan dalam mengasa keintelektual seseorang tentunya dibarengi dengan kemampuan dan kelmuan yang harus berkembang sesuai kebutuhan seperti pada saat ini (kulmer) kurikulum merdeka belajar yang diterapkan kepada peserta didik sudah pada arah yang lebih baik dalam konsep belajar mandiri. Sehingga kita harusnya siap melakukan proses serta perubahan menuju aksi nyata dalam pembelajaran berdiferensiasi demi kemajuan Peserta didik untuk lebih bisa mengasa kemampuan pedagogik dan kemampuan skiiil yang di miliki melalui tiga tahapan yaitu konten,proses dan produk yang merupakan roh dalam pembelajaran berdifensissi. Metode yang di gunakan tahapan pelaksanaan adalah berbasis pembelajaran berdiferensiasi Perosedur kerja yang akan ditempuh untuk mendukung metode pelatihan dan survai adalah:(1)Observasi Kesekolah(2) Menjalin kerja sama melalui persetujuan khalayak (3) Menyusun proposal (4) Melaksanakan pelatihan (5) Melaksanakan evaluasi hasil pelatihan dan pendampingan hasil dan kesimpulan proses pembenahan dalam Pembelajaran maka perlu melakukan pemdekatan berdiferensiasi untuk menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, lebih terjangkau luas dalam proses aksi nyata bagi peserta didik dalam pembelajaran etika berbudaya. Pembelajaran berdiferenesiasi dalam terpadu merupakan perpaduan pembelajaran yang terdiri dari beberapa mata Pelajaran yang dapat dikemas menjadi sebuah pembelajaran menarik dan menyenangkan
Dampak Kebijakan Full Day School terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas Va di Sekolah Dasar Aqil, Muhammad; Hijrah, Nur; Lagandesa, Yun Ratna; Hariana, Kadek; Fasli, Muhammad
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol. 22 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/pah.v22i1.62

Abstract

Sekolah Dasar adalah salah satu lembaga pendidikan yang menyelenggarakan program pendidikan mendalam yang dilaksanakan di sekolah dengan cara memberikan tambahan jam pelajaran sehingga waktu anak lebih banyak dilakukan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak kebijakan Full Day School terhadap prestasi belajar siswa kelas V di SD Inpres 8 Mamboro. Kebijakan ini dilaksanakan berdasarkan Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017, yang mengatur pembelajaran selama delapan jam sehari atau 40 jam seminggu untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan Full Day School di SD Inpres 8 Mamboro berjalan efektif, guru mampu menciptakan suasana kelas yang kondusif, meningkatkan keterlibatan siswa, dan memberikan umpan balik yang konstruktif. Waktu belajar yang lebih panjang memungkinkan pendalaman materi, meningkatkan kepercayaan diri siswa, dan mempererat hubungan antara siswa dan guru. Nilai raport siswa menunjukkan peningkatan pada sebagian besar mata pelajaran, meskipun ada tantangan seperti kelelahan dan pengelolaan waktu. Kesimpulannya, kebijakan Full Day School memberikan dampak positif terhadap prestasi belajar siswa, meskipun optimalisasi media pembelajaran dan penanganan kelelahan siswa perlu men-jadi perhatian untuk meningkatkan efektivitas implementasinya.