Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PELATIHAN PARENTING SKILL PADA WALI SANTRI TPQ AL IKHLAS DI ERA DIGITAL DI DUSUN BANDUNG ROWO KEDUNG SOKO KEC.PLUMPANG Roudlotun Ni’mah; Khoirotus Silfiyah; Farida Isroani
Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Mei: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.935 KB) | DOI: 10.55606/nusantara.v2i2.230

Abstract

The Digital Age is a period that cannot be separated from the rapid increase in information technology. Islamic nature and character is very valuable as a channel and barrier for children at TPQ in managing information technology in today's digital era. This is what underlies the importance of Parenting Skill Training for TPQ Al Ikhlas Santri Guardians in the Digital Era, the Islamic Digital Parenting community movement program. This program demonstrates to introduce the computerized world to guardians, and teach them to have the option of getting ready. Young people are facing the rapid advancement of innovation by applying Islamic traits to children. This Business Program aims to provide skills to prepare and provide knowledge to guardians regarding correct Islamic parenting patterns for children in old age. Departing from this problem, then, at that time, what the guardians of santri needed to do to prevent and survive the bad consequences of the computerized world was to develop Digital Resilience in children. Advanced Resilience is its capacity to control the possible risks of an internet-based world by developing virtues in young people (Shotbolt, 2016, 2017). This work should be made possible by instilling great Islamic qualities and character in young people.
PENINGKATAN KEMANDIRIAN EKONOMI KELOMPOK PKK DESA KLEMPUN MELALUI PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS PELATIHAN KERAJINAN TAS Roudlotun Ni’mah; Vesti Dwi Cahyaningrum; Farida Isroani
Jurnal DIKMAS Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal DIKMAS
Publisher : Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/dikmas.v2i1.46

Abstract

Gagasan dan realisasi kemandirian ekonomi nasional sampai kini masih jauh dari apa yang diharapkan. Indonesia sendiri terdiri atas kurang lebih 63 ribuan desa dengan sumber daya alam yang berlimpah dan beraneka ragam seperti pertambangan, pariwisata, kehutanan, pertanian, perkebunan dan sebagainya. Indonesia juga memiliki banyak sekali sumber daya manusia produktif yang tersebar di berbagai pelosok nusantara. Dari ribuan desa tersebut, tidak semua sumber daya yang ada terkelola dengan baik. Sedangkan untuk mencapai kemandirian ekonomi nasioal, harus dimulai dari peningkatan pembangunan ekonomi dan penguatan kemandirian ekonomi desa. Faktor yang mempengaruhi keterlambatan pembangunan ekonomi desa antara lain masyarakat kurang peka dalam menemukan potensi lokal dan masih lemahnya kemampuan pemberdayaan potensi lokal pendudukan khususnya di pedesaan. Sehingga, pendapatan warga yang minim menjadikan perekonominya bergantung pada bantuan dari pemerintah atau bantuan lainnya. Berangkat dari permasalahan di atas, maka diadakan program pelatihan dan pendampingan pembuatan kerajianan tas dari bahan plastik bekas, seperti bungkus kopi, bungkus sabun, bungkus snack, dan lainnya. Program ini diaksanakan sebagai upaya untuk menjawab permasalah terkait. Kegiatannya dimulai dari sosialisasi pada ibu-ibu tentang pengadaan kegiatan pelatihan kerajinan tas. Setelah dilaksanan pelatihan, diadakan lomba kerajinan sebagai tindak lanjut agar ketrampilan yang telah diperoleh diasah kembali oleh warga yang mengikuti pelatihan. Selanjutnya dibentuk kelompok usaha agar ketrampilan tersebut dapat terakomodasi dengan baik dan dapat meningkatkan kreativitas bersama. Adanya kegiatan tersebut, kedepannya diharapkan ketrampilan yang telah warga pelajari dapat ditularkan ke warga lainnya serta akan ada peningkatan kemandirian ekonomi desa.
Pendampingan Kegiatan Rutinan Diba’ Sebagai Upaya Menumbuhkan Karakter Cinta Nabi Saw Bagi Santri Di Pondok Pesantren Kauman Lasem: Assistance in Diba' Routine Activities as an Effort to Build the Character of the Prophet's Love for Santri at the Kauman Lasem Islamic Boarding School Farida Isroani; Roudlotun Ni’mah
SAFARI :Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): Januari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.87 KB) | DOI: 10.56910/safari.v1i1.120

Abstract

Loving the Prophet Muhammad is an obligation for all Muslims. Love for the Prophet Muhammad SAW as a source of strength in the heart and is often referred to as the power of love or the power of love. There are many verses of the Qur'an and Hadith that explain the recommendation to love the Prophet Muhammad. One way to manifest love for the Prophet Muhammad is through the reading of shalawat. The purpose of this study was to find out: (1) How to Efforts to Grow the Prophet's Love Character for Santri through Diba' Activities. (2) What are the Supporting and Inhibiting Factors in Efforts to Grow the Prophet's Love Character for Santri through Diba'/ To achieve the above objectives, descriptive qualitative research is used. Data collection techniques through observation, interviews, and documentation. Meanwhile, to analyze the data, the author does it by examining all the data, reducing the data, presenting the data, and concluding/verifying the data. The results showed that: the character of the love of the Prophet Muhammad SAW has been well realized in the Pondok Pesantren Putri. The realization of the love character of the Prophet Muhammad SAW has been realized in a weekly activity program. Efforts to grow the character of the love of the Prophet Muhammad SAW are supported by the activity of reading Shalawat Diba ', this activity has been running since the Pondok Pesantren was established. The implementation was on Thursday night Friday and was attended by all female students and clerics who took shelter at the Al Rosyid Islamic Boarding School. The supporting factors in an effort to grow the character of the Prophet's love are facilities and infrastructure, a relevant environment, a strong will, the right goals and intentions, encouragement and motivation. To balance it, there are also inhibiting factors, namely the implementation time is quite long, saturation, lack of creation and innovation.
EFISIENSI DISPLAY KELAS TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI RA TARBIYATUL ISLAM SOKO TUBAN Naila, Nailatil Maghfiroh; Ulfa; Roudlotun Ni’mah
Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Nahdlatul Ulama University Sunan Giri Bojonegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/abata.v4i1.2805

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas display kelas dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia 4-5 tahun di RA Tarbiyatul Islam Desa Sokosari, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan desain penelitian pre-eksperimental, jumlah sampel yang terlibat adalah 21 anak. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis untuk menentukan pengaruh signifikan dari display kelas terhadap kemampuan membaca anak dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan membaca anak usia 4-5 tahun setelah penerapan display kelas. Sebelum penerapan, skor rata-rata kemampuan membaca adalah 37, sedangkan setelah penerapan, skor meningkat menjadi 61,30. Temuan ini menegaskan bahwa display kelas efektif dalam menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif dan meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia 4-5 tahun. Implikasinya, penggunaan display kelas dapat menjadi strategi yang berharga dalam pendidikan anak usia dini untuk mencapai hasil pembelajaran yang lebih optimal.
EKSISTENSI ORGANISASI IKATAN GURU TAMAN KANAK-KANAK INDONESIA (IGTKI) MELALUI MANAJEMEN PERSONAL BRANDING Hanim Maf’ula; Ahmad Farid Utsman; Roudlotun Ni’mah
Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2024): September
Publisher : Nahdlatul Ulama University Sunan Giri Bojonegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/abata.v4i2.3412

Abstract

Personal Branding bisa disebut dengan identitas diri seseorang atau biasa didefinisikan dengan proses komunikasi tentang kepribadian, kemampuan, nilainilai keahlian, perilaku, prestasi, keunikan dan bagaimana semua itu menimbulkan persepsi positif dari seseorang sehingga persepsi tersebut dapat menjadi sebuah identitas dan digunakan seseorang dalam mengingatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif data yang diperoleh melalui observasi wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah anggota organisasi IGTKI kecamatan malu teknis analisis data meliputi reduksi data penyajian data penarikan kesimpulan dan menggunakan teknik triangulasi sumber teknik dan juga triangulasi waktu. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, didapatkan hasil sebagai berikut: Personal Branding ketua IGTKI kecamatan Malo dalam meningkatkan kekompakan pendidik Taman kanak-kanak 1. Personal Branding ketua IGTKI kecamatan Malo dengan menggunakan keterampilan kepemimpinan human relation skill atau keterampilan hubungan manusiawi yang diterapkan dalam hubungan sosial dengan gaya kepemimpinan demokratis. 2. Mengupayakan kekompakan anggota melalui pengadaan pertemuan rutin setiap satu bulan dengan cara anjangsana serta pemberian motivasi yang dilakukan secara terus-menerus atau konsisten.