Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PERAN NILAI BUDAYA LOKAL SEBAGAI ANTESEDEN SUSTAINABLE HUMAN RESOURCE MANAGEMENT DI SEKTOR PARIWISATA PEDESAAN Sitio, Nurul Mardhiah; Zahrani, Meisa Aulia; Aprillia, Rini
JURNAL LENTERA BISNIS Vol. 15 No. 1 (2026): JURNAL LENTERA BISNIS, JANUARI 2026
Publisher : POLITEKNIK LP3I JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34127/jrlab.v15i1.2088

Abstract

The development of rural tourism often focuses on cultural exploitation as an attraction, neglecting the role of cultural values as the foundation of human resource (HR) governance. This study aims to analyze how local cultural values serve as antecedents in shaping Sustainable Human Resource Management (Sustainable HRM) practices in Cikalong Village, Pangandaran Regency. The study employed a qualitative descriptive approach with a case study design. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and profile questionnaires distributed to 34 respondents representing various societal elements (farmers, entrepreneurs, traditional leaders). The findings indicate that local traditions such as Rengkong (mutual cooperation) and Nampaling (environmental balance) have been internalized into positive work behaviors. The dominance of agrarian culture and the demographic structure of the community proved to be strong social capital in forming collaborative work behavior (social sustainability) and environmental awareness (green HRM) organically. This study concludes that local culture is not merely a heritage of the past, but a strategic asset that ensures the sustainability of HR management in tourism villages.
Potensi Diversifikasi Olahan Pangan Lokal Sebagai Atraksi Edutourism di Desa Wisata Cikalong, Pangandaran Sitio, Nurul Mardhiah; Yuniarti, Endah; Fitri, Siti Ulfah Rifa`atul
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 1 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i1.69183

Abstract

Pariwisata saat ini mengalami pergeseran orientasi dari sekadar hiburan menjadi pengalaman edukatif yang berbasis pada pemberdayaan potensi lokal. Desa Cikalong, Kabupaten Pangandaran, memiliki kekayaan komoditas pangan lokal yang melimpah, namun diversifikasi pengolahannya belum dimanfaatkan secara optimal sebagai daya tarik wisata edukasi (edutourism). Pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi komoditas lokal dan merumuskan strategi diversifikasi olahan pangan sebagai atraksi utama edutourism di Desa Wisata Cikalong. Metode pengabdian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan eksploratif, melalui observasi lapangan, studi literatur, serta wawancara mendalam dengan kelompok tani, pengrajin makanan lokal, dan perangkat desa. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa Desa Cikalong memiliki potensi besar dalam pengembangan produk pangan turunan yang dapat dikemas menjadi paket wisata edukasi. Namun tantangan utama terletak pada keterbatasan inovasi produk dan standar pengemasan. Temuan ini menekankan pentingnya strategi diversifikasi pangan melalui pelatihan kreativitas masyarakat, pengembangan jalur wisata kuliner berbasis edukasi, dan penguatan kelembagaan melalui kelompok sadar wisata. Pengabdian ini memberikan kontribusi pada model pengembangan desa wisata yang mengintegrasikan kedaulatan pangan lokal dengan sektor pariwisata berkelanjutan.Kata kunci: Desa Cikalong, Diversifikasi Pangan, Edutourism, Pangan Lokal