Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Menulis Puisi Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Tanggetada Melalui Strategi Pemetaan Pikiran dalam Pembelajaran Berbasis Inquiry dan Learning Community Tahun Pelajaran 2022/2023 Wayan Pageyasa
Jurnal Bima : Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 2 (2023): Juni : Jurnal Bima : Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan bahasa dan Sastra
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/bima.v1i2.87

Abstract

The non-optimal ability to write poetry of high school students in class XI Negeri 1 Tanggetada in the 2022/2023 academic year can be seen from the initial observations which illustrate that the learning has not run optimally. To improve the ability to write poetry, teachers need to choose the right strategy, namely the mind mapping strategy. The data in this study were obtained from a poetry writing ability test and then analyzed descriptively. The description of the research results based on the initial observation of learning students are less active, easily bored, and students pay less attention to the teacher's explanation, so that the average student score is only 63 with 22% learning completeness. After the first cycle of action, the average value of students increased to 67 with 69% learning completeness. In cycle II, the results of the action showed that the mastery of the material after being given a test of students' poetry writing skills increased to an average of 78 with 94% learning completeness. Learning completeness with percentage calculations in cycle II has met the success indicators set in this study and the cycle is declared discontinued. The conclusion is that through the application of mind mapping strategy, it can improve students' poetry writing ability.
Kekerasan Bahasa di Media Daring Nasional Wayan Pageyasa
Jurnal Bima : Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 3 (2023): September : Jurnal Bima : Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan bahasa dan Sastra
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/bima.v1i3.703

Abstract

Verbal abuse means impolite, referring to Leech's politeness principle. The problem of this research is: how is language violence in the Indonesian National Brave media? The long-term goal of this research is to prevent conflicts that occur in Indonesia due to hatred. The target of this research is to obtain reliable findings about patterns of language violence in Indonesia's national online media. The method used is pragmatic content analysis. The results of the research show that language violence predominantly occurs in Indonesia's national online media. The violence of language is measured by its violation of the Principle of Politeness which consists of six maxims. Of the total 8,922 analyses, 3,852 complied and 5,070 were tracked. If we look at the analysis of comments for each topic, out of 100 topics, only 16 topics tend to have comments that comply with the principles of politeness and 84 topics tend to violate them. From the research findings, it was also revealed that language violence predominantly occurs on topics related to political issues. While the topics relate to entertainment and the arts, there is rarely any violent language. This research also reveals that language violence has grown rapidly since the 2014 presidential election.
Pemanfaatan Teknologi Dalam Strategi Pembelajaran Menulis Teks Ulasan La Alu; Wayan Pageyasa; Nurul Haeniah
GJET : Global Journal of Educational Technology Vol. 1 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Perhimpunan Ahli Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71234/gjet.v1i1.36

Abstract

The capacity to compose review texts is an essential talent in language acquisition, necessitating profound comprehension, critical evaluation, and the capability to articulate concepts methodically. This study seeks to assess the effect of employing technology in instructional methods for composing review texts among eighth-grade students. The study employed a quasi-experimental design utilizing pre-test and post-test methodologies, involving 30 students as participants. The data were evaluated utilizing paired t-test statistical analysis and categorized according to skill levels. The results demonstrated a notable enhancement in the average post-test scores relative to the pre-test scores. Sixty-three point thirty-three percent of pupils were classified in the medium category, exhibiting notable score improvements within this cohort. Technology has been demonstrated to assist students in understanding text structures, rectifying errors, and enhancing the overall quality of their writing. Nevertheless, certain pupils encountered difficulties in effectively leveraging technology. This study underscores the need of incorporating technology into writing teaching to improve students' literacy skills
Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Indonesia Berbasis Literasi Digital untuk Guru-Guru Kecamatan Kolaka Kadirun; La Alu; Wayan Pageyasa; Mardianto; Alders Paliling; Dede Sopiandy
TENANG : Teknologi, Edukasi, dan Pengabdian Multidisiplin Nusantara Gemilang Vol. 1 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Perhimpunan Ahli Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan pengembangan bahan ajar Bahasa Indonesia berbasis literasi digital bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru-guru Bahasa Indonesia di Kecamatan Kolaka dalam memanfaatkan teknologi digital dalam pembelajaran. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan keterampilan literasi digital yang semakin penting di era teknologi, khususnya dalam menciptakan bahan ajar yang lebih interaktif dan relevan dengan kebutuhan siswa saat ini. Metode pelatihan yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan peserta, perancangan kurikulum berbasis praktik, pelaksanaan workshop, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Sebanyak 30 guru Bahasa Indonesia menjadi peserta dalam pelatihan ini. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta, dengan rata-rata nilai post-test lebih tinggi dibandingkan pre-test. Tanggapan peserta juga menunjukkan kepuasan yang tinggi terhadap materi dan metode pelatihan. Peserta menyatakan bahwa pelatihan ini membantu mereka dalam memahami dan mengaplikasikan teknologi untuk membuat bahan ajar yang lebih kreatif dan menarik bagi siswa. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil meningkatkan kompetensi guru dalam literasi digital dan pengembangan bahan ajar berbasis digital. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam peningkatan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah-sekolah di Kecamatan Kolaka, serta menjadi model yang dapat diterapkan di wilayah lainnya.
Modul Pembelajaran Projek Cerita Rakyat Lokal untuk Peningkatan Keterampilan Menulis Sastra di SMAN 1 Lalolae Kadirun; Alu, La; Sarmadan, Sarmadan; Wayan Pageyasa
TENANG : Teknologi, Edukasi, dan Pengabdian Multidisiplin Nusantara Gemilang Vol. 2 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perhimpunan Ahli Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71234/tenang.v2i2.81

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan mengembangkan modul pembelajaran berbasis projek yang memanfaatkan cerita rakyat lokal sebagai sarana meningkatkan keterampilan menulis sastra siswa SMAN 1 Lalolae. Metode pelaksanaan meliputi empat tahapan: persiapan, pengembangan modul, pelatihan dan implementasi, serta evaluasi. Modul yang dihasilkan berisi panduan guru, lembar kerja siswa, contoh cerita rakyat daerah, dan rubrik penilaian, disajikan dalam format cetak dan digital. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan menulis sastra siswa, dengan rata-rata nilai meningkat dari 65 pada pre-test menjadi 82 pada post-test. Siswa mampu mengembangkan alur, tokoh, dan gaya bahasa dengan lebih kreatif, sekaligus mendokumentasikan ulang cerita rakyat dalam bentuk cerpen, puisi, dan naskah drama. Kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran budaya lokal, karena siswa mengenal kembali warisan sastra lisan daerahnya. Temuan ini membuktikan bahwa pendekatan Project Based Learning yang dipadukan dengan kearifan lokal efektif meningkatkan kompetensi menulis dan pelestarian budaya. Program ini dapat direplikasi di sekolah lain sebagai model inovatif pembelajaran sastra yang kontekstual dan menyenangkan, sekaligus memperkuat profil pelajar Pancasila