Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Kesiapan Guru Dalam Mengadopsi Teknologi Cloud Untuk Pengelolaan Materi Ajar Kadirun; Muh. Nurtanzis Sutoyo
GJET : Global Journal of Educational Technology Vol. 1 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Perhimpunan Ahli Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71234/gjet.v1i1.34

Abstract

The integration of cloud technology in education presents substantial prospects to improve the efficiency and efficacy of instructional material management. Nonetheless, the preparedness of educators, as the primary participants in the educational process, emerges as a pivotal aspect in the implementation of this technology. This study seeks to evaluate teacher preparedness for adopting cloud technology, assessed through four primary dimensions: digital competence, access to infrastructure, attitudes and motivation, and facilitating and obstructing factors. A descriptive quantitative approach was utilized, with data gathered via questionnaires administered to 35 educators. The findings suggest that the majority of teachers are classified as "Moderate," indicating sufficient yet suboptimal competencies. Certain educators fall into the "Low" category, mainly because to restricted access to technology and training. In contrast, educators in the "High" group exhibit significant ability to serve as mentors for their colleagues. This study advocates for the enhancement of training programs, accessibility to infrastructure, and incentive to facilitate the wider implementation of cloud technology
Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Indonesia Berbasis Literasi Digital untuk Guru-Guru Kecamatan Kolaka Kadirun; La Alu; Wayan Pageyasa; Mardianto; Alders Paliling; Dede Sopiandy
TENANG : Teknologi, Edukasi, dan Pengabdian Multidisiplin Nusantara Gemilang Vol. 1 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Perhimpunan Ahli Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan pengembangan bahan ajar Bahasa Indonesia berbasis literasi digital bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru-guru Bahasa Indonesia di Kecamatan Kolaka dalam memanfaatkan teknologi digital dalam pembelajaran. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan keterampilan literasi digital yang semakin penting di era teknologi, khususnya dalam menciptakan bahan ajar yang lebih interaktif dan relevan dengan kebutuhan siswa saat ini. Metode pelatihan yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan peserta, perancangan kurikulum berbasis praktik, pelaksanaan workshop, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Sebanyak 30 guru Bahasa Indonesia menjadi peserta dalam pelatihan ini. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta, dengan rata-rata nilai post-test lebih tinggi dibandingkan pre-test. Tanggapan peserta juga menunjukkan kepuasan yang tinggi terhadap materi dan metode pelatihan. Peserta menyatakan bahwa pelatihan ini membantu mereka dalam memahami dan mengaplikasikan teknologi untuk membuat bahan ajar yang lebih kreatif dan menarik bagi siswa. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil meningkatkan kompetensi guru dalam literasi digital dan pengembangan bahan ajar berbasis digital. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam peningkatan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah-sekolah di Kecamatan Kolaka, serta menjadi model yang dapat diterapkan di wilayah lainnya.
Upaya Meningkatkan Interpretasi Teks Drama melalui Pendekatan Konstruktivisme Siswa Kelas VIII SMP Negeri 5 Watubangga, Kolaka Kadirun; Ismail, Hartiwiyanti
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 2 (2022): Maret 2022
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55909/jpbs.v1i2.39

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan interpretasi drama melalui pendekatan konstruktivisme bagi siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Watubangga, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara. Subjek penelitian sebanyak 14 siswa. Mereka belum tuntas dalam aspek interpretasi teks drama untuk pembelajaran reguler dari 21 siswa. Instrumen yang memenuhi syarat validitas ini dalam penelitian mencakup: (1) tes formatif tentang interpretasi teks drama satu babak; (2) pedoman observasi kegiatan guru dan kegiatan siswa dalam pembelajaran berpendekatan konstruktivisme. Perangkat lainnya: (1) LKPD yang berisi materi dan proses kegiatan belajar-mengajar interpretasi teks drama berpendekatan konstruktivisme; (2) RPP pembelajaran interpretasi teks drama satu babak yang mengacu kepada LKPD. Data interpretasi teks drama dianalisis secara tematik sesuai dengan unsur intrinsik yang membangun teks drama. Data kegiatan belajar-mengajar pun dianalisis secara tematik yang didasari kepada RPP. Data ketutnasan hasil belajar interpretasi teks drama dinalaisis secara statistik deskriptif yakni prosedur rata-rata hitung dan persen. Pada siklus I ditemukan 8 dari 14 siswa (42,86 persen) tuntas dalam pembelajaran. Pada siklus 2, semua siswa yang belum tuntas pada siklus 1 akhirnya mampu mencapai KKM 75,00.
Modul Pembelajaran Projek Cerita Rakyat Lokal untuk Peningkatan Keterampilan Menulis Sastra di SMAN 1 Lalolae Kadirun; Alu, La; Sarmadan, Sarmadan; Wayan Pageyasa
TENANG : Teknologi, Edukasi, dan Pengabdian Multidisiplin Nusantara Gemilang Vol. 2 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perhimpunan Ahli Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71234/tenang.v2i2.81

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan mengembangkan modul pembelajaran berbasis projek yang memanfaatkan cerita rakyat lokal sebagai sarana meningkatkan keterampilan menulis sastra siswa SMAN 1 Lalolae. Metode pelaksanaan meliputi empat tahapan: persiapan, pengembangan modul, pelatihan dan implementasi, serta evaluasi. Modul yang dihasilkan berisi panduan guru, lembar kerja siswa, contoh cerita rakyat daerah, dan rubrik penilaian, disajikan dalam format cetak dan digital. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan menulis sastra siswa, dengan rata-rata nilai meningkat dari 65 pada pre-test menjadi 82 pada post-test. Siswa mampu mengembangkan alur, tokoh, dan gaya bahasa dengan lebih kreatif, sekaligus mendokumentasikan ulang cerita rakyat dalam bentuk cerpen, puisi, dan naskah drama. Kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran budaya lokal, karena siswa mengenal kembali warisan sastra lisan daerahnya. Temuan ini membuktikan bahwa pendekatan Project Based Learning yang dipadukan dengan kearifan lokal efektif meningkatkan kompetensi menulis dan pelestarian budaya. Program ini dapat direplikasi di sekolah lain sebagai model inovatif pembelajaran sastra yang kontekstual dan menyenangkan, sekaligus memperkuat profil pelajar Pancasila
Pelaksanaan Menu DASHAT untuk Balita Dalam Upaya Pencegahan Stunting di Desa Timbala, Bombana Kadirun; Siagian, Heriviyatno Julika; Agusriyadin, Agusriyadin; Nur Ihsan; Dian Permana; Sandi Syah; Jelvina Riska; Sunarti; Yuyun Purnamasari; Nurhasanah; Muhammad Iksal Arisandi; Wa Ode Maizatul; Nur Fitri; Artadiyah; Agustina; Sindi Mulia Sari; Anwar Muchlisin
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v4i2.180

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan yang signifikan di Indonesia, yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak, terutama di wilayah pedesaan. Salah satu inisiatif untuk menurunkan angka stunting adalah melalui program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada ibu hamil dan ibu balita mengenai makanan bergizi melalui demonstrasi memasak dengan menampilkan Menu DASHAT. Pengabdian masyarakat dilaksanakan pada tanggal 13–16 Agustus 2024 di Desa Timbala, Kecamatan Poleang Barat, Kabupaten Bombana. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah observasi, FGD, dan Demonstrasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan ikan dalam berbagai olahan ramah anak, dengan tujuan utama mencegah stunting. Kegiatan edukasi melalui demonstrasi memasak berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil serta ibu balita dalam menyediakan makanan bergizi.