Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

POLA ZONASI BANGUNAN PADA KAWASAN PONDOK PESANTREN Nuzuluddin, Taufiq Rizza; Sasmito, Adi; Mandaka, Mutiawati; Pahleva Wahyono, Sharfina Bella; Pratama, Fiki Reza
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 4 No 1 (2024): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5555/miji.v4i1.113

Abstract

Pondok pesantren, sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional di Indonesia, memperlihatkan variasi dan keunikan melalui fasilitas pendidikan yang disediakan. Fasilitas-fasilitas ini tidak hanya bersifat praktis, tetapi juga mencerminkan visi dan misi masing-masing pesantren. Penelitian ini dilakukan di Pondok Pesantren Pabelan Magelang, Pondok Pesantren Nurul Islam Tengaran Semarang, dan Pondok Pesantren ICBB Yogyakarta. Pendekatan dalam pembinaan dan pengembangan santri beragam sesuai dengan nilai-nilai dan tujuan masing-masing lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman ilmiah tentang zonasi kawasan pondok pesantren, mengidentifikasi berbagai ruang yang ada di dalamnya, serta menjelaskan manfaatnya. Metode penelitian melibatkan studi komparatif terhadap tiga lokasi pondok pesantren dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, studi literatur, dan eksplorasi internet, analisis perbandingan, serta interpretasi hasil perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Pabelan unggul dalam kelengkapan fasilitas pembelajarannya. Setiap pesantren memiliki karakteristik unik dalam menyediakan fasilitas tambahan, menciptakan lingkungan pendidikan yang beragam sesuai dengan nilai-nilai dan misi masing-masing lembaga.
DESIGN OF A TYPE C HOSPITAL IN SALATIGA WITH THE APPLICATION OF JAVANESE NEO-VERNACULAR ARCHITECTURE PERANCANGAN RUMAH SAKIT TIPE C DI SALATIGA DENGAN PENERAPAN ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR JAWA Pratama, Fiki Reza; Anityas Dian Susanti; Adi Sasmito
JURNAL ARSIP UNPAND Vol 5 No 2 (2025): JURNAL ARSIP UNPAND
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54325/arsip.v5i2.162

Abstract

Kebutuhan layanan kesehatan di Kota Salatiga menunjukkan peningkatan signifikan seiring pertumbuhan penduduk dan perluasan cakupan layanan. Meskipun ketersediaan tempat tidur rumah sakit di Salatiga terlihat mencukupi secara statistik (848 bed untuk 198.372 jiwa), kenyataannya kota ini turut menampung pasien dari Kabupaten Semarang bagian selatan, yang berpenduduk sekitar 1 juta jiwa. Jika dikombinasikan, total populasi mencapai 1,19 juta jiwa, sementara berdasarkan standar WHO, diperlukan setidaknya 1.198 tempat tidur. Dengan kekurangan sekitar 350 tempat tidur, maka pembangunan Rumah Sakit Tipe C menjadi kebutuhan mendesak. Penelitian ini mengusulkan pendekatan arsitektur Neo-Vernakular Jawa dalam perancangan rumah sakit tersebut. Gaya arsitektur ini merupakan adaptasi kontemporer dari arsitektur tradisional Jawa yang mengutamakan harmonisasi nilai budaya lokal dengan kebutuhan fungsional dan teknologi modern. Dengan mengintegrasikan elemen-elemen seperti bentuk rumah Jawa dan material lokal, pendekatan ini diharapkan dapat menghasilkan desain rumah sakit yang kontekstual, ramah lingkungan, serta lebih diterima oleh masyarakat setempat. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan desain fasilitas kesehatan yang tidak hanya memenuhi standar teknis, namun juga memperhatikan identitas budaya dan kearifan lokal.