Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Perkawinan Beda Agama di Kota Semarang: Sebuah Telaah Setelah Dikeluarkannya SEMA Nomor 2 Tahun 2023 Abdullah, Mahadi; Sarifudin, Faisal; Maulana, Mochammad Rizky; Latifani, Dian
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 1 No. 4 (2023): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v1i4.817

Abstract

Perkawinan ialah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga yang bahagia dan kekal. Parameter sahnya perkawinan menurut Pasal 2 ayat (1) UU Perkawinan menyatakan perkawinan sah apabila dilakukan menurut agamanya, beberapa agama tidak melarang perkawinan beda agama sehingga hal ini membuat hakim-hakim tak jarang memutuskan untuk memberikan izin pasangan beda agama melakukan perkawinan. Namun, perkawinan beda agama seringkali tidak dapat dilaksanakan karena tidak sesuai dengan regulasi dan ajaran agama yang dianut. Dengan demikian, terjadi kekosongan hukum dalam UU Perkawinan tahun 1974 karena Indonesia menolak keberadaan tradisi pernikahan antaragama. Berdasarkan permasalahan tersebut dalam penelitian ini penulis bertujuan untuk melakukan analisis menyeluruh terhadap fenomena pernikahan beda agama di Kota Semarang, dengan menggunakan SEMA Nomor 2 Tahun 2023 sebagai kerangka acuan. Melalui pendekatan studi kasus di Kota Semarang, penelitian ini berusaha menggambarkan gambaran yang komprehensif mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi pernikahan beda agama, implikasi dari penerapan SEMA Nomor 2 Tahun 2023, serta dinamika sosial yang muncul sebagai dampak dari perubahan regulasi ini.
Analisis Manajemen Beban Administrasi Terhadap Pelayanan Publik (Studi Kasus Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Semarang) Abdullah, Mahadi; Gultom, Miguel Torang Pangunju
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 13 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12787951

Abstract

Beban administratif timbul akibat hubungan yang terjalin antara masyarakat dengan negara dalam hal pelayanan publik, beban administratif diklasifikasikan menjadi tiga yaitu learning costs, psychological costs, dan compliance costs. Tulisan ini bertujuan untuk meneliti manajemen beban administratif di BAPPEDA Kota Semarang.Penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi ke BAPPEDA Kota Semarang sebagai sumber primer dan mengkaji sumber-sumber sekunder yang terdiri dari jurnal, buku dan peraturan perundang-undangan. BAPPEDA Kota Semarang memiliki manajemen tersendiri dalam mengatasinya, yaitu dengan Rembuk Warga, Musrembang, FGD, Public Hearing, dan penggunaan media sosial. Untuk itu penulis merekomendasikan pengawasan terhadap kebijakan yang telah dibuat agar beban administratif yang timbul dapat diminimalisir.