Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENINGKATAN DAN PENGEMBANGAN UMKM PARIWISATA DI DESA SUKAJADI KECAMATAN CARITA STRATEGI PEMBERDAYAAN EKONOMI LOKAL MELALUI INOVASI DAN DIGITALISASI Rosita Wahyiah, Ita; Saepudin, Eli Apud; Rendiyani, M; Sabrina, Ina
Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (AMPOEN): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): AGUSTUS-NOVEMBER 2024
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/ampoen.v2i2.2223

Abstract

This service focuses on improving and developing tourism Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Sukajadi Village, Carita District. The main objective is to formulate a strategy for local economic empowerment through innovation and digitalisation. The method used includes a qualitative approach with data collection through interviews, observations, and literature studies. The results of the service show that MSMEs in Sukajadi Village have great potential to develop, but still face various obstacles such as lack of access to technology, limited capital, and lack of knowledge about digital marketing. Therefore, the proposed empowerment strategy includes information technology training, increased access to business capital, and digital marketing capacity building. The implementation of this strategy is expected to improve the competitiveness of MSMEs, expand market reach, and ultimately improve the economic welfare of local communities. Innovation and digitalisation are key in strengthening MSMEs and making Sukajadi Village a more attractive and competitive tourist destination.
KEGIATAN PENANAMAN BIBIT POHON OLEH MAHASISWA KKM UNIVERSITAS BINA BANGSA DI DESA TANJUNG SARI KEC. PABUARAN KAB. SERANG Fiska Rahayu, Luis; Rosita Wahyiah, Ita; Amilia, Rizki; Fristia Maulana, Ayang
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 1 No. 5 (2023): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v1i5.119

Abstract

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Rehabilitasi Hutan dan Lahan terkait Penghijauan Lingkungan bertujuan untuk menegaskan bahwa Penghijauan Lingkungan tidak hanya mencakup penanaman pohon di kawasan hutan, tetapi juga mencakup penanaman pohon di luar kawasan hutan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan di berbagai fasilitas umum (seperti sekolah, pusat perkantoran, dan pusat perbelanjaan), area ruang terbuka hijau, jalur hijau, pemukiman penduduk, dan taman. Permen LHK 23 tahun 2021 mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kualitas lingkungan di sekitar tempat tinggal mereka. Dalam kerangka Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa, pelaksanaan program penghijauan dilakukan oleh mahasiswa KKM Universitas Bina Bangsa sebagai bagian dari tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat. Kuliah Kerja Mahasiswa merupakan wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan yang mereka peroleh selama perkuliahan dalam masyarakat. Dalam konteks ini, program KKM berfokus pada isu lingkungan dengan tujuan untuk mempercepat pencapaian aspirasi pembangunan nasional, yaitu Penghijauan Lingkungan.
Bridging The Legitimacy Gap: A Multi-Level Governance Analysis of Geothermal Resistance in Pandarincang, Indonesia Pratiwi, Diah Ayu; Arifin, Suherman; Rosita Wahyiah, Ita; Saputra, Dimas; Solihin, Muhammad
Jurnal EL-RIYASAH Vol 16, No 2 (2025): Desember
Publisher : Sultan Syarif Kasim State Islamic University, Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jel.v16i2.38172

Abstract

Geothermal energy is one of Indonesia's most promising renewable energy sources, particularly in areas along the Ring of Fire. However, managing geothermal energy often involves complex dynamics, including policy, governance, and local community resistance. This article aims to analyze the dynamics of geothermal energy policy governance in Indonesia, focusing on the case of Padarincang, Banten. This research uses a qualitative method with a case study approach. Data was collected through in-depth interviews with stakeholders (central government, local government, and local communities), observation, and documentation from government reports, media, and academic publications. The research findings indicate that geothermal energy policy in Padarincang demonstrates a conflict of interests at various government levels (national, regional, and village) and non-state actors (investors, mass organizations, and civil society). Community resistance arises due to weak participation mechanisms and a lack of communication between governance levels. This study emphasizes that the success of Indonesia's energy transition is highly dependent on strengthening collaborative governance across all levels and actors.
Tata Kelola Pemerintahan Desa dalam Implementasi Pelayanan Publik Berbasis Digital Rosita Wahyiah, Ita
JURNAL ILMIAH ILMU ADMINISTRASI Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM SYEKH YUSUF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/jiia.v15i1.8513

Abstract

Implementasi pelayanan publik berbasis digital di tingkat desa merupakan bagian dari upaya modernisasi tata kelola pemerintahan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Namun, dalam praktiknya, masih ditemukan berbagai permasalahan, seperti keterbatasan sumber daya manusia aparatur desa, rendahnya literasi digital masyarakat, serta belum optimalnya infrastruktur dan integrasi sistem pelayanan digital. Permasalahan tersebut berdampak pada belum maksimalnya pemanfaatan teknologi digital dalam penyelenggaraan pelayanan publik desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata kelola pemerintahan desa dalam implementasi pelayanan publik berbasis digital, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi terhadap perangkat desa dan masyarakat sebagai pengguna layanan. Data yang diperoleh dianalisis melalui teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pelayanan publik berbasis digital di tingkat desa telah memberikan dampak positif terhadap efektivitas, transparansi, dan kecepatan pelayanan. Namun demikian, keberhasilan penerapan digitalisasi pelayanan publik sangat bergantung pada kapasitas aparatur desa, dukungan kebijakan, serta partisipasi aktif masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas sumber daya manusia, peningkatan infrastruktur teknologi informasi, serta pendampingan berkelanjutan guna mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang adaptif dan berkelanjutan.