Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Motivasi Dan Gaya Belajar Siswa Terhadap Prestasi Belajar Di SD GMIM 07 Manado Tamboto, Aristo Y; Rorimpandey, Widdy H.F.; Mangangantung, Jeanne
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 4 (2025): Oktober, Social Issues and Problems in Society
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i4.51241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar dan gaya belajar terhadap prestasi belajar siswa di SD GMIM 07 Manado. Penelitian termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan desain korelasional dan menggunakan pendekatan ex post facto, di mana variabel motivasi, gaya belajar, dan prestasi belajar diamati sebagaimana adanya tanpa perlakuan eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh siswa aktif di sekolah, dan sampel ditentukan secara purposive dengan mempertimbangkan kriteria kesiapan dan kesediaan siswa. Data dikumpulkan melalui kuesioner untuk motivasi belajar dan gaya belajar, serta dokumen nilai rapor untuk prestasi belajar. Validitas dan reliabilitas instrumen diuji sebelum digunakan untuk memastikan kesesuaian pengukuran. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan teknik regresi dan korelasi untuk mengetahui hubungan serta pengaruh variabel secara parsial maupun simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar siswa. Siswa yang termotivasi tinggi cenderung lebih disiplin, fokus, dan gigih dalam mengikuti proses pembelajaran sehingga prestasi akademiknya meningkat. Gaya belajar juga berkontribusi terhadap prestasi belajar, terutama ketika siswa menyesuaikan metode belajar dengan preferensi belajarnya, seperti visual, auditori, atau kinestetik, yang membantu pemahaman materi lebih mudah dan aktif dalam belajar. Secara simultan, motivasi belajar dan gaya belajar terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap prestasi belajar. Temuan ini menegaskan pentingnya kombinasi antara dorongan internal siswa dan penggunaan strategi belajar sesuai gaya belajar masing-masing untuk menciptakan kondisi belajar yang optimal. Hasil penelitian memberikan implikasi bahwa guru perlu mempertimbangkan motivasi dan gaya belajar siswa dalam merancang strategi pembelajaran agar pencapaian akademik lebih maksimal, serta mendorong siswa untuk mengembangkan kemandirian dan antusiasme belajar secara berkelanjutan.
Kajian Sistematis Literatur Tentang Pengembangan Media dan Materi IPA Interaktif di Sekolah Dasar Berbasis Keterampilan Abad 21 Rorimpandey, Widdy H.F.; Kalengkongan, Jeane; Carolina Dien, Jini; Asari Lengkong, Afrilia; Leonita Horman, Meisara
Jurnal Pembelajaran dan Pengajaran Pendidikan Dasar Vol 8 No 2 (2025): November
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dikdas.v8i2.46133

Abstract

The development of 21st century education demands innovation in Science (IPA) learning at the elementary school level, emphasizing not only knowledge transfer but also the cultivation of critical thinking, creativity, collaboration, and communication skills. This study aims to systematically analyze the literature discussing the development of interactive science learning media and materials in elementary schools relevant to the enhancement of 21st century skills. The research employed a Systematic Literature Review (SLR) method consisting of identification, selection, analysis, and synthesis stages of scientific articles published between 2018 and 2024. Data sources were obtained from national and international databases such as Google Scholar, DOAJ, and Garuda. The findings indicate that the development of digital-based interactive media—such as Articulate Storyline, Educandy, Augmented Reality, and virtual laboratories—has a positive impact on students’ conceptual understanding, learning motivation, and scientific literacy. Furthermore, science materials designed using contextual and problem-based approaches were found to be effective in integrating 21st century skills. The main challenges identified include limited teacher competence in technology use, unequal digital infrastructure, and the lack of comprehensive evaluations based on 21st century competencies. This review recommends continuous teacher training, the development of student-centered learning media, and collaboration between educational institutions and technology developers to create innovative, adaptive, and skill-oriented science learning environments.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila di Kelas V SD GMIM V Tomohon Rumintjap, Feronika Giofana; Rorimpandey, Widdy H.F.; Mongdong, Romi J.
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 2 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i2.4224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Di Kelas V SD GMIM V TOMOHON. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, yang setiap siklusnya terdiri atas empat tahap, yaitu: perencanaan, pelaksanaan/tindakan, observasi dan tes. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, yang setiap siklusnya terdiri atas empat tahap, yaitu: perencanaan, pelaksanaan/tindakan, observasi dan tes. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi dan tes. Subjek pada penelitain ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 24 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I, rata-rata hasil belajar siswa mencapai 70,2%Hal ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran belum berjalan secara optimal dan perlu adanya perbaikan. Pada siklus II, hasil belajar siswa meningkat signifikan menjadi 93,5%. Dengan demikian, dapat di simpulkan bahwa Penerapan Model Problem Based Learning dapat Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Di Kelas V SD GMIM V TOMOHON.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS pada Siswa Kelas III SD Katolik 2 St. Yoseph Woloan Lolombulan, Gloria; Rorimpandey, Widdy H.F.; Komedien, Briane E.J
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 2 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i2.4230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) siswa kelas III SD Katolik II St. Yoseph Woloan melalui penerapan model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning/PBL).Penelitian ini menggunakan metodologi Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menurut Kurt Lewin, mencakup fase-fase perencanaan, eksekusi tindakan, pengamatan, dan evaluasi reflektif. Subjek penelitian adalah 18 partisipan siswa, yang terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan. Metode pengumpulan data mencakup evaluasi pencapaian belajar (tes awal, tes akhir siklus I dan II), monitoring aktivitas pengajar dan peserta didik menggunakan lembar observasi terstruktur, serta dokumentasi visual dan rekaman audio-visual beserta data akademik siswa. Analisis data dilaksanakan dengan menghitung tingkat kelulusan individu dan klasikal berdasarkan formula Ketuntasan Belajar Klasikal dengan standar nilai minimum 75. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa pada siklus I, partisipasi siswa menunjukkan tren peningkatan, namun kelulusan klasikal belum terpenuhi oleh mayoritas siswa yang belum mencapai skor ≥ 75. Lanjutan refleksi dan modifikasi pada siklus II menghasilkan peningkatan substansial baik dalam motivasi maupun capaian belajar siswa. Lebih dari 75% siswa berhasil memperoleh skor ≥ 75 sesuai dengan Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (KKTP), yang mengindikasikan efektivitas penerapan PBL dalam meningkatkan hasil belajar IPA, semangat belajar, serta kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif siswa kelas III. Oleh karena itu, model PBL dapat dipertimbangkan sebagai salah satu strategi pembelajaran alternatif yang inovatif guna meningkatkan mutu pembelajaran IPAS di jenjang sekolah dasar.
Peran Keterlibatan Mahasiswa PGSD Unima dalam Organisasi Kemahasiswaan Terhadap Akademik Mahasiswa Nur, Rafly Muhammad; Rorimpandey, Widdy H.F.; Umboh, Deane
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 3: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i3.15852

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran keterlibatan mahasiswa PGSD Unima dalam organisasi kemahasiswaan terhadap pencapaian akademik mahasiswa. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus, yang berfokus pada pengalaman beberapa mahasiswa PGSD yang aktif dalam berbagai organisasi kemahasiswaan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai bagaimana aktivitas organisasi memengaruhi proses dan hasil belajar mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan dalam organisasi kemahasiswaan memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan akademik mahasiswa, terutama pada peningkatan motivasi belajar, kemampuan manajemen waktu, serta keterampilan komunikasi dan kolaborasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa aktivitas organisasi tidak hanya berfungsi sebagai wadah pengembangan diri, tetapi juga berperan sebagai faktor pendukung keberhasilan akademik mahasiswa PGSD UNIMA.