Yulia, Cici
Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PERBEDAAN SELF ESTEEM ANTARA SISWA PENGURUS OSIS DENGAN SISWA BUKAN PENGURUS OSIS Octaviani, Vania Azzahra; Nuraini, Nuraini; Yulia, Cici
Research and Development Journal of Education Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v10i2.24466

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran self esteem dalam membentuk sikap dan perilaku siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan self esteem siswa pengurus OSIS dengan siswa bukan pengurus OSIS di SMAN 55 Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif komparatif. Populasi penelitian berjumlah 880 siswa dengan metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling yang memiliki kriteria: (1) siswa SMAN 55 Jakarta; (2) siswa pengurus OSIS di SMAN 55 Jakarta; (3) siswa bukan pengurus OSIS di SMAN 55 Jakarta, jumlah sampel penelitian dipilih sebesar 10% dari populasi yang berjumlah 90 siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah adaptasi dari Coopersmith Self Esteem Inventory (CSEI) dengan total 57 item pernyataan dengan menggunakan Skala Guttman. Hasil menggunakan uji T independen menunjukkan hasil Sig. 0.698 (lebih besar dari 0.05) yang berarti H0 tidak dapat ditolak dan tidak ada perbedaan yang signifikan dalam self esteem antara siswa pengurus OSIS dan siswa bukan pengurus OSIS (0,698 > 0.05). Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa tidak adanya perbedaan pada self esteem siswa tidak hanya dipengaruhi oleh keterlibatan dalam organisasi tertentu, tetapi juga oleh faktor-faktor sosial dan pengalaman positif lainnya.
PERILAKU PHUBBING: PENGEMBANGAN MEDIA ULAR TANGGA SNAKEPHUB PADA PESERTA DIDIK DI SMK Arifah, Cinda Luthfiana; Yulia, Cici; Utami, Rismar Julia
Research and Development Journal of Education Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v10i2.24755

Abstract

Phubbing merupakan sikap perilaku mengabaikan seseorang lebih mementingkan smartphone. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sarana media pembelajaran bagi guru BK mengajar dan mengurangi perilaku phubbing di SMK. Penelitian ini menggunakan metode ADDIE, yaitu model sistematis untuk merancang dan mengembangkan program pelatihan media belajar. Phubbing atau kebiasaan mengabaikan orang lain di sekitar karena terlalu fokus pada smartphone, menjadi masalah yang semakin meningkat di kalangan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan media edukatif berbasis permainan ular tangga, yang dinamakan SnakePhub, untuk mengurangi perilaku phubbing di kalangan peserta didik. Pengembangan SnakePhub menggunakan model ADDIE, yang terdiri dari lima tahap: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Pada tahap analisis, dilakukan identifikasi kebutuhan dan analisis masalah phubbing di kalangan peserta didik. Tahap desain melibatkan perancangan komponen-komponen permainan SnakePhub yang memadukan elemen edukatif dan interaktif untuk menarik minat peserta didik. Tahap pengembangan melibatkan pembuatan properti permainan dan materi edukatif terkait dampak negatif phubbing. Implementasi dilakukan melalui uji coba, di mana peserta didik berpartisipasi aktif dalam bermain SnakePhub. Tahap evaluasi dilakukan menggunakan lembar refleksi peserta didik, dan lembar refleksi Guru BK yang menilai secara langsung Ketika sedang memainkan media SnakePhub. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SnakePhub efektif dalam meningkatkan kesadaran peserta didik terhadap dampak negatif phubbing dan mengurangi frekuensi perilaku tersebut. Kesimpulannya, penggunaan media permainan seperti SnakePhub, yang dikembangkan melalui model ADDIE, dapat menjadi solusi inovatif untuk mengatasi masalah phubbing di lingkungan pendidikan.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN PENYESUAIAN DIRI SISWA KELAS X SMA NEGERI 50 JAKARTA Wahyuni, Rina; Nuraini, Nuraini; Yulia, Cici
Research and Development Journal of Education Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v10i2.24478

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena sulitnya menyesuaikan diri pada lingkungan sekolah yang baru terutama pada masa perpindahan jenjang sekolah dari SMP ke SMA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dengan penyesuaian diri siswa kelas X SMA Negeri 50 Jakarta. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 50 Jakarta. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif korelasi. Dalam penelitian ini jenis intrumen yang digunakan adalah kuesioner. Populasi pada penelitian ini sebanyak 244 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode simple random sampling, dengan rentang sampel yang diambil sebanyak 10% dari populasi sehingga total sampel sebanyak 71 responden. Instrumen yang digunakan pada hubungan dukungan sosial dengan penyesuaian diri siswa berbentuk kuesioner. Dalam kuesioner untuk menilai hubungan dukungan sosial dengan penyesuaian diri mengunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak dengan taraf signifikansi 0,000 < 0,05 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara dukungan sosial dengan penyesuaian diri siswa kelas X di SMA Negeri 50 Jakarta.
X_SELFI: PENGEMBANGAN MEDIA KARTU SELF IMAGE PADA PESERTA DIDIK SMK Azzahidah, Zahrah; Yulia, Cici; Lestari, Melina
Research and Development Journal of Education Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v10i2.24650

Abstract

Self Image merupakan cara bagaimana individu mengenali gambaran tentang dirinya dan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi efektivitas media kartu X_SelfI (Exploring Self Image) pada peserta didik. Media kartu X_SelfI merupakan inovasi media konseling yang menggabungkan afirmasi positif dan pertanyaan reflektif untuk mendorong refleksi diri dan penguatan self image positif. Penelitian ini menggunakan metode ADDIE, yaitu model sistematis untuk merancang dan mengembangkan program pelatihan, media pembelajaran, kurikulum dalam layanan konseling. Terdiri dari lima tahap: analyze (analisis kebutuhan dan tujuan yang berkaitan dengan self image), design (perancangan strategi layanan konseling), development (pengembangan materi dan media self image), implementation (pelaksanaan program layanan konseling), dan evaluate (evaluasi efektivitas dan efisiensi media kartu X_SelfI). Model ini memastikan bahwa setiap tahap telah direncanakan dan dievaluasi secara menyeluruh, sehingga pemberian layanan konseling yang dihasilkan efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan media kartu X_SelfI secara signifikan layak diberikan pada peserta didik. Temuan ini berdasarkan hasil implementasi dan evaluasi media kartu X_SelfI, sehingga mengindikasikan media kartu X_SelfI efektif sebagai alat bantu dalam memperkuat self image peserta didik. Kesimpulannya, media kartu X_SelfI menawarkan metode inovatif dalam media konseling dan mudah diakses untuk mendukung pengembangan self image positif pada peserta didik. Penelitian ini menekankan pentingnya integrasi media pemberian layanan dalam proses konseling untuk menjadikan kehidupan sehari-hari peserta didik yang efektif. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi media kartu X_SelfI pada berbagai kelompok usia dan konten yang berbeda.
PENGEMBANGAN MEDIA ULAR TANGGA AI OF SELFI UNTUK SELF IMAGE PESERTA DIDIK DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Wardah, Siti Ainul; Yulia, Cici; Lestari, Melina
Research and Development Journal of Education Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v10i2.24655

Abstract

Self image merupakan penilaian seseorang dalam menggambarkan dirinya maupun orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi efektivitas media ular tangga AI OF SELFI (Adventure Icon Of Self Image) peserta didik dengan menggabungkan konten berisi afirmasi positif, pernyataan motivasional, pertanyaan reflektif, dan aktivitas untuk penguatan self image positif peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode ADDIE, yaitu model sistematis untuk merancang dan mengembangkan program pelatihan dan media layanan dalam layanan konseling. Terdiri dari lima tahap: analyze (analisis kebutuhan dan tujuan yang berkaitan dengan self image), design (perancangan strategi layanan konseling), development (pengembangan konten dan media self image), implementation (pelaksanaan program layanan konseling), dan evaluation (evaluasi efektivitas dan efisiensi media ular tangga AI OF SELFI). Model ini memastikan bahwa setiap tahap direncanakan dan dievaluasi secara menyeluruh, sehingga pemberian layanan konseling yang dihasilkan efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan media ini secara signifikan dapat menjadi penunjang layanan bimbingan dan konseling terkait self image peserta didik. Temuan ini berdasarkan hasil implementasi dan evaluasi media ular tangga AI OF SELFI, sehingga mengindikasikan media ini efektif sebagai penunjang dalam memperkuat self image peserta didik. Kesimpulannya, media ular tangga AI OF SELFI menawarkan metode inovatif dalam media konseling dan mudah diakses untuk mendukung self image positif peserta didik. Penelitian ini menekankan pentingnya integrasi media dalam proses konseling untuk kehidupan positif peserta didik. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi media ular tangga AI OF SELFI pada berbagai kelompok usia dan konten yang berbeda.
PERBEDAAN KEMATANGAN EMOSI MAHASISWA LAKI LAKI DAN PEREMPUAN DI PRODI BIMBINGAN DAN KONSELING FKIP UHAMKA Puspita, Adellya Amartya; Nuraini, Nuraini; Yulia, Cici
Research and Development Journal of Education Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v10i2.23871

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh fenomena mengenai perbedaan kematangan emosi antara laki-laki dan perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui dan mendeskripsikan apakah terdapat perbedaan dari kematangan emosi mahasiswa laki-laki dan perempuan Bimbingan dan Konseling FKIP UHAMKA. Penelitian ini dilakukan di Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP UHAMKA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif komparatif menggunakan jenis instrumen yaitu kuesioner. Populasi berjumlah 457 mahasiswa. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan memiliki kriteria yaitu mahasiswa aktif BK FKIP UHAMKA, mahasiswa laki-laki, dan mahasiswa perempuan. Rentang sampel yang diambil sebanyak 10% dari populasi sehingga total yang digunakan sebanyak 82 responden. Instrumen yang digunakan pada perbedaan emosi mahasiswa laki-laki dan perempuan terdapat 43 item penyataan yang berbentuk kuesioner. Sedangkan kuesioner untuk menilai perbedaan kematangan emosi mahasiswa laki-laki dan perempuan menggunakan skala Guttman. Hasil penelitian berdasarkan hasil perhitungan Uji T diperoleh nilai sig 0,709 > 0,05, maka Ha ditolak yaitu tidak terdapat perbedaan kematangan emosi pada mahasiswa laki-laki dan perempuan di Program Studi BK FKIP UHAMKA. Berdasarkan perhitungan diperoleh hasil rata-rata kematangan emosi pada mahasiswa laki-laki sebesar 27,15 dan pada mahasiswa perempuan sebesar 27,44, hal ini dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kematangan emosi mahasiswa laki-laki dan perempuan.
PENGEMBANGAN MODUL KONSELING COGNITIVE READINESS SISWA SMK Hasanah, Siti Uswatun; Yulia, Cici; Natalia, Nory; Masril, Masril
Research and Development Journal of Education Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v10i2.24750

Abstract

Mempersiapkan diri dengan lebih baik dalam proses belajar dan dalam menghadapi situasi tidak terprediksi tentu perlu memiliki cognitive readiness yang baik. Cognitive readiness merupakan cara bagaimana individu dapat mempersiapkan dirinya dengan lebih baik dan siap dalam menghadapi tantangan yang lebih kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi kelayakan media modul konseling cognitive readiness dalam meningkatkan cognitive readiness siswa. Research and Development (R&D) merupakan metode yang digunakan dalam penelitian, dengan model pengembangan ADDIE yaitu analyze, design, develop, implement dan evaluation. Namun pada penelitian ini dibatasi sampai pada tahap ketiga yaitu development. Modul konseling cognitive readiness siswa SMK adalah modul yang di dalamnya berisikan tentang materi dari cognitive readiness, aspek-aspek cognitive readiness dan faktor yang mempengaruhi cognitive readiness itu sendiri. Modul yang dikembangkan sudah melalui tahap uji validitas yang dilakukan oleh validator ahli media dengan nilai presentase sebesar 89%, penilaian validitas oleh uji ahli materi/konten dengan hasil validitas 93% dan penilaian dari praktisi media yaitu Guru BK dengan perolehan presentase sebesar 87% . Dari hasil penilaian yang dilakukan memperoleh kesimpulan bahwa modul konseling cognitive readiness sangat layak untuk dikembangkan dan digunakan oleh Guru BK maupun siswa.