Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Optimalisasi Pemanfaatan Media Sosial untuk Destination Branding Pantai Tapak Kera di Desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung Trenggono, Nanang; Sucika, Wulan; Ferdaus, Feri; Frasetya, Vito; Pratama, Prayoga Ardhi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.10459

Abstract

Desa Merak Belantung merupakan desa yang terletak di wilayah pesisir Kabupaten Lampung Selatan yang memiliki potensi dan daya tarik yang cukup tinggi untuk dijadikan sebagai objek wisata unggulan. Desa Merak Belantung memiliki pantai-pantai yang begitu indah, mulai dari Pantai Merak Belantung (EMBE), Pantai Sapenan, Pantai Tanjung Beo, Pantai Bagus, Pantai Indah Krakatoa,Pantai Grand Elty, Pantai Senja dan Pantai Tapak Kera. Namun, dibanding pantai lainnya, Pantai Tapak Kera belum terpomosikan dengan optimal padahal pantai ini memiliki potensi alam yang indah dan unik. Potensi tersebut belum sepenuhnya dikelola dengan baik. dikarenakan masih kurang dikenal oleh masyarakat luas sebagaimana wisata lain di daerah yang sama. Beranjak dari hal tersebut, penting kiranya untuk memberikan dukungan kepada masyarakat Desa Merak Belatung agar bersama-sama membangkitkan potensi yang dimilikinya melalui kegiatan optimalisasi media sosial untuk destination branding Pantai Tapak Kera. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membantu memecahkan persoalan-persoalan yang dihadapi oleh Desa Merak Belantung dalam mempromosikan pantai Tapak Kera.
ANALISIS TREND PENCARIAN INFORMASI PERUBAHAN IKLIM DI INDONESIA Gunawibawa, Eka Yuda; Fardiyan, Ahmad Rudy; Pratama, Prayoga Ardhi
Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance Vol. 4 No. 2 (2024): Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance
Publisher : Gapenas Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53363/bureau.v4i2.420

Abstract

This study identifies groups of active audiences in Indonesia who search for information using the Google Search Engine. Additionally, the research explores the motives of these audience groups based on their search queries. A descriptive quantitative approach was employed, utilizing Google Trends for data collection. The findings indicate the existence of 25 active audiences related to climate change information searches, with these searches distributed across nearly all regions of Indonesia. The identified audience groups predominantly fall into the cognitive category, seeking information, knowledge, and understanding. This is demonstrated by the greater popularity of the term "climate change impacts" compared to "mitigation" and "adaptation to climate change
Pendidikan Pelestarian Hutan Melalui Komunikasi Lingkungan Berbasis Kearifan Lokal Pratama, Prayoga Ardhi; Zaimasuri, Zaimasuri; Setyowati S., Puspandari
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1490

Abstract

Hutan menjadi tempat sumber paru-paru dunia, namun isu lingkungan tentang pengelolaan hutan yang dilakukan sembarangan menyebabkan hutan terancam digunduli dan beralih fungsi. Letak hutan yang berdampingan dengan masyarakat secara langsung telah membentuk sebuah keterikatan antara pelestarian lingkungan dengan kearifan lokal. Rempong damar salah satunya, sebuah tradisi lokal masyarakat Lampung tentang sistem penanam, pemeliharaan, dan panen tanaman Damar di Pesisir Barat Lampung.  Secara umum Penelitian ini mengkaji secara literatur tentang tradisi rempong damar yang dilakukan oleh masyarakat Lampung dengan pendekatan komunikasi lingkungan, melihat dari sumber literatur tentang rempong damar dan eksistensinya bertahan sampai saat ini. Serta pewarisan nilai-nilai yang diajarkan dari generasi ke generasi. Dinamika kelompok masyarakat yang masih mempertahankan tradisi demi terjaganya hutan dan nilai ekonomi masyarakat. Komunikasi lingkungan menjadi sebuah sudut pandang tentang komunikator, pesan dan komunikan atau aktor yang berperan aktif dalam kampanye lingkungan kearifan lokal rempong damar. Sebuah tradisi yang bukan hanya sebagai pewarisan nilai luhur tetapi juga menjadi pembelajaran tentang pentingnya menjaga ekosistem hutan.
Public Attention Gap Between Climate Change and Food Security: A Google Trends Study in Indonesia Gunawibawa, Eka Yuda; Firdaus, Feri; Pratama, Prayoga Ardhi
KOMUNIKA Vol 9 No 1 (2026): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No.152/E/KPT/2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/aw1x9e21

Abstract

Climate change constitutes a globally significant issue that has garnered extensive attentionwithin digital communication due to its impacts across various sectors of society, includingfood security. This study examines the information-seeking behavior of Indonesian internetusers concerning climate change and food security to acquire insights into the public's recognition of the relationship between these two issues. Employing a quantitative descriptive-correlational methodology, the research employs Google Trends data from May to August 2025, analyzing the relative search volume (RSV) of keywords associated with climatechange, its impacts, mitigation, adaptation, and food security, complemented byAutocorrelation Function (ACF) and Cross-Correlation Function (CCF) analyses. The resultsindicate a very strong correlation between public interest in climate change and searchesrelated to its impacts (r = 0.97), whereas the direct correlation with food security searches iscomparatively weak (r = 0.24); interest in mitigation and adaptation similarly remainsconsistently low. Nonetheless, CCF analysis demonstrates that attention to climate changeand food security becomes more closely aligned after a time delay, with strengtheningobserved at short lags of two to three days (r = 0.41–0.46) and at longer lags of approximatelythree months (r up to 0.74). This suggests that public concern regarding climate change is notconsistently or immediately associated with food security issues but may become connectedover time. The study provides valuable insights into the structure and temporal dynamics ofpublic attention within the digital domain and emphasizes the necessity for communicationstrategies that explicitly and promptly link climate change with food security.