Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN TEKNOLOGI DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN JANGKAUAN PEMASARAN INDUSTRI TAS ANYAMAN DESA SUKOREJO, PONOROGO Arifah, Dian Afif; Syaifullah, Muhammad Dhiya'
Khadimul Ummah Vol. 7 No. 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/ku.v7i2.12358

Abstract

Kabupaten Ponorogo memiliki sentra industri berupa UMKM Tas Anyaman Krajan Desa Sukorejo yang telah menjadi produk khas daerah yang potesial untuk meningkatkan perekonomian warga. Sebagian besar produk pengrajin dipasarkan secara lokal dan beberapa ke luar daerah Ponorogo. Upaya peningkatan pemasaran perlu diterapkan untuk memperluas jangkauan produk dan meningkatkan pendapatan industri. Pengembangan berbasis e-commerce dan teknologi informasi dinilai paling efektif sesuai dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi. Namun keahlian dan fasilitas yang dimiliki pengrajin masih kurang. Program ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dan memberdayakan warga dalam upaya peningkatan Jangkauan Pemasaran Industri Tas Anyaman Krajan Desa Sukorejo, Ponorogo sebagai mitra sasaran program. Program dilaksanakan oleh tim pengabdian dalam program KKN Tematik UNIDA Gontor yang dilaksanakan selama 3 pekan (4-27 Maret 2024). Beberapa kegiatan strategis yang dilakukan antara lain pendampingan perijinan industri, sosialisasi dan pelatihan pengelolaan e-commerce sebagai solusi pemasaran, dan pengembangan website desa. Ketercapaian program dilakukan dengan mengukur pengetahuan dan ketrampilan peserta, ketersediaan e-commerce dan website desa dan peningkatan pemasaran produk. Hasil evaluasi program menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan, efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dan menghasilkan fasilitas berupa e-commerce produk dan website profil desa Sukorejo. Saran untuk keberlanjutan program adalah dengan melibatkan pemerintah desa untuk mengelola dan meninjau program secara berkala, dan juga mempertimbangkan aspek-aspek pemasaran lain untuk meningkatkan kualitas produk.
Konstruksi Wacana Religius dan Legitimasi Islamisasi Jawa dalam Kitab Aḥlā Al-Musāmarah Karya Syekh Abul Fadhol Senori: Analisis Wacana Kritis Van Dijk Nawawi, Muhammad Imam; Baihaqi, M; Sholiha, Nur Lailatus; Abdurrahman, Muzakki; Syaifullah, Muhammad Dhiya'
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 10 No. 1 (2026): April
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jilsa.2026.10.1.1-15

Abstract

This study examines the religious discourse in Aḥlā al-Musāmarah fī Ḥikāyati al-Awliyā’ al-‘Asyrah by Shaykh Abūl Faḍhol Senori using Teun A. van Dijk’s Critical Discourse Analysis (CDA) model. The main objective is to reveal how microstructure, superstructure, and macrostructure are employed in the text to convey social, political, and religious messages within the historical transition from the Majapahit Kingdom to the Islamic Sultanate of Demak. The research applies a qualitative-descriptive method with a critical discourse approach. The data consist of textual units analyzed across three dimensions: microstructure (semantics, syntax, stylistics, rhetoric), superstructure (narrative pattern), and macrostructure (global theme and supporting subthemes). The findings indicate that, at the micro level, the author employs detailed narration, lexical choices, and sentence constructions to reinforce moral and religious messages. At the superstructural level, the text is systematically organized into introduction, content, and conclusion, strengthening narrative coherence. At the macro level, the global theme highlights the collapse of Majapahit, the rise of Demak, and the pivotal role of the wali in the Islamization of Java. These results demonstrate that classical Nusantara texts not only preserve historical values but also serve as a medium of critical and transformative religious discourse. This research contributes to enriching critical discourse analysis in the field of Islamic studies in Indonesia and fosters academic dialogue between global theory and local texts.