Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Development of I-Spring Learning Media on Thematic Learning to Increase Learning Outcome of Students in Class IV SD Negeri 101772 Tanjung Selama Hakiki Annisa Batubara; Naeklan Simbolon
International Conference on Elementary Education Vol. 5 No. 1 (2023): Proceeding The 5th International Conference in Elementary Education
Publisher : Elementary Education Study Program School of Postgraduate Studies Universitas Pendidikan Indonesia in collaboration with UPI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning media is a tool and/or learning resource in presenting material that can create learning experiences, stimulate students in the learning process and make learning more effective, efficient and fun. This study aims to determine the feasibility of i-Spring-based learning media in thematic learning in class IV SD Negeri 101772 Tanjung Selamat. This study uses a Research and Development (R&D) research model following the Thiagarajan procedure (4-D Model). The subjects used in this study were fourth grade students at SD Negeri 101772 Tanjung Selamat. Data analysis uses (1) Feasibility test of media and materials that have met the valid and feasible criteria with 90% material feasibility results and 88% learning media feasibility results, (2) Development trials obtained the results of teacher and student responses that were worth 89.86% which were obtained through teacher and student response questionnaires. based on this analysis, it can be concluded that the i-Spring-based learning media in thematic learning is feasible to use and can improve student learning outcomes.
Pelatihan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) Berbasis Digital Untuk UMKM di Desa Lantasan Baru, Kecamatan Patumbak : Pengabdian Oktaviana Bangun; Hakiki Annisa Batubara; Rafika Sari Br. Sembiring; Alex P. Karo-karo; Mustaqim Sidaebang; Aser Heber Ginting; Rosita Bangun
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1451

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelolaan SDM berbasis digital bagi UMKM di Desa Lantasan Baru, Kecamatan Patumbak. Melalui pelatihan interaktif yang meliputi pemaparan materi, diskusi kelompok, simulasi, dan evaluasi, peserta diajak mengadopsi tools digital untuk manajemen SDM, pemasaran, dan kolaborasi usaha. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 40% (post-test), dengan 85% mampu membuat toko online dan 60% mengaplikasikan pembukuan digital. Kendala utama meliputi keterbatasan infrastruktur internet dan variasi literasi digital peserta. Rekomendasi mencakup pelatihan lanjutan, pendampingan intensif, dan kolaborasi dengan penyedia layanan internet. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan digital yang disesuaikan dengan konteks lokal dapat memperkuat daya saing UMKM
Analisis Konten dan Dampak Akun Instagram "Konseling Sebaya" (Peer Counseling) terhadap Pengetahuan Kesehatan Mental Remaja Perkotaan Amin, Muhammad; Batubara, Hakiki Annisa; Rachman, Arief
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2706

Abstract

Kesenjangan antara tingginya kebutuhan kesehatan mental remaja perkotaan dengan hambatan akses layanan profesional memicu munculnya akun Instagram “Konseling Sebaya” sebagai alternatif dukungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik konten dan mendalami dampaknya terhadap pengetahuan kesehatan mental remaja. Dengan pendekatan metode campuran sekuensial, penelitian ini mengombinasikan analisis isi kuantitatif terhadap 812 postingan dari tiga akun terpilih dan studi fenomenologi melalui wawancara mendalam dengan 12 remaja pengikut di wilayah perkotaan Sumatera Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun-akun tersebut mendominasi konten psikoedukasi (58%) dan strategi koping (32%) yang dikemas dengan bahasa informal serta fitur interaktif untuk membangun kedekatan. Strategi ini efektif meningkatkan literasi dasar dan menormalisasi isu kesehatan mental di kalangan remaja. Namun, konten cenderung superfisial, minim rujukan, dan belum optimal dalam mendorong niat mencari pertolongan profesional, sehingga berpotensi menciptakan ilusi pemahaman. Simpulan penelitian ini menggarisbawahi bahwa akun “Konseling Sebaya” berfungsi sebagai pintu masuk pengetahuan yang efektif, tetapi diperlukan kolaborasi dengan tenaga profesional untuk mengubah kesadaran menjadi aksi nyata dan menyempurnakan perannya dalam ekosistem kesehatan mental remaja.
Pemanfaatan Artificial Intelligency (AI) Dalam Pembelajaran Sekolah Dasar: Utilization of Artificial Intelligence (AI) in Elementary School Learning Hakiki Annisa Batubara; Alfin Ghazali; Oktaviana Bangun
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8074

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah membawa transformasi signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat adopsi, manfaat, dan tantangan penggunaan AI oleh guru sekolah dasar di Sumatera Utara selama periode 2019–2024. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif-kualitatif dengan survei terhadap 150 guru dari 30 sekolah dasar di lima kabupaten/kota (Medan, Deli Serdang, Binjai, Pematangsiantar, dan Tebing Tinggi), serta wawancara mendalam dengan 15 guru dan pengawas pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 62% guru telah menggunakan tools berbasis AI, seperti platform adaptif (Quizizz, Ruangguru), aplikasi terjemahan, dan sistem manajemen pembelajaran. Mayoritas penggunaannya terfokus pada administrasi (penilaian otomatis, absensi digital) dan media pembelajaran interaktif. Namun, hanya 28% guru yang memanfaatkan AI untuk analisis kebutuhan individual siswa.