Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Perbandingan Pengaruh Metode Tempo dan Metode Interval Menggunakan Harness Terhadap Peningkatan Kecepatan Berlari Pemain Softball Raden Mohamad Fajar; Alen Rismayadi; Yudi Nurcahya
Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga Vol 4 No 3 (2024): Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jumper.v4i3.2111

Abstract

Penelitian ini membahas perbedaan pengaruh metode tempo dan metode interval menggunakan harness terhadap peningkatan kecepatan berlari pemain softball. Tujuannya untuk meningkatkan kecepatan berlari pemain softball. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan desain penelitian two groups pretest posttest design. Populasi merupakan Club LABS Softball/Baseball Bandung yang berjumlah 34 orang. Teknik yang digunakan untuk pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 12 orang dengan setiap kelompok masing-masing 6 orang. Instrumen penelitian ini menggunakan istrumen tes lari 20 meter yang memiiki validitas 0,956 dan reliabilitas 0,924 bertujuan mengukur kecepatan berlari. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji Paired Sample T Test yang menunjukan terdapat perbedaan pengaruh terhadap peningkatan kecepatan berlari. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kedua metode tersebut menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kecepatan berlari pemain softball, akan tetapi tidak memiliki perbedaan yang signifikan terhadap kecepatan berlari pemain softball. Metode tempo menggunakan harness pada post test 3.6550 < pre test 4.0617 dengan selisih sebesar 0.40667 sedangkan hasil rata-rata metode interval menggunakan harness pada post test 3.2883 < pre test 3.6950 dengan selisih sebesar 0.40667.
The Effect of The Optimum Performance Training Model on Increasing Agility In Female Futsal Alya Insiyah Ukhti; Dikdik Zafar Sidik; Yudi Nurcahya
Halaman Olahraga Nusantara : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol. 8 No. 1 (2025): Halaman Olahraga Nusantara (Jurnal Ilmu Keolahragaan)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to evaluate the effect of the Optimum Performance Training (OPT) training model on improving anaerobic ability, especially in the aspect of agility in female futsal athletes of UKM UPI. The method used is ex post facto, where researchers cannot manipulate data. The research sample consisted of 9 female futsal athletes, and agility measurements were made using the shuttle run test. The pretest results showed an average value of 7.07 with a standard deviation of 0.32924, while the posttest showed an average value of 6.87 with a standard deviation of 0.43162. The minimum pretest value was 6.70 and the maximum was 7.60, while the posttest showed a minimum value of 6.20 and a maximum of 7.59. Hypothesis testing using the paired sample test resulted in a t value of 3.682 and a Sig. (2-tailed) value of 0.006, which indicates that H0 is rejected. Thus, it can be concluded that the application of the OPT training model has a significant effect on increasing agility in UPI female futsal players. This research provides an important contribution to the development of a more effective futsal training program to improve athlete performance.
Kontribusi Kekuatan Otot Tungkai dan Fleksibilitas Panggul Antara Kaki Dominan dan Non-Dominan Terhadap Kemampuan Longpass Dalam Permainan Sepakbola Muhammad Alif Rifqi; Dede Rohmat Nurjaya; Yudi Nurcahya
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v12i1.91571

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kontribusi kekuatan otot tungkai dan fleksibilitas panggul antara kaki dominan dan non-dominan terhadap kemampuan longpass dalam permainan sepakbola. Penelitian ini menggunakan metode non-eksperimen dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi pada penelitian ini yaitu siswa SSB Bina Pakuan sebanyak 98 orang siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling maka jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 22 orang siswa. Instrumen dalam penelitian ini adalah 1) kekuatan otot tungkai dengan Leg Extension, 2) fleksibilitas panggul dengan Goniometer, 3) kemampuan longpass dengan menggunakan tes longpass barrow. teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis regresi linier berganda hasil penelitian ini adalah: 1) terdapat kontribusi kekuatan otot tungkai kaki dominan terhadap kemampuan longpass, 2) tidak terdapat kontribusi kekuatan otot tungkai kaki non-dominan terhadap kemampuan longpass, 3) tidak terdapat kontribusi fleksibilitas panggul kaki dominan terhadap kemampuan longpass, 4) tidak terdapat kontribusi fleksibilitas panggul kaki non-dominan terhadap kemampuan longpass, 5) terdapat kontribusi kekuatan otot tungkai dan fleksibilitas panggul kaki dominan secara bersama-sama terhadap kemampuan longpass, 6) terdapat kontribusi kekuatan otot tungkai dan fleksibilitas panggul kaki non-dominan secara bersama-sama terhadap kemampuan longpass. peneliti berharap untuk peneliti selanjutnya dapat menemukan cara untuk mengembangkan kaki dominan dan non-dominan seorang pemain. Juga menemukan suatu aspek yang mungkin dapat lebih berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan seorang pemain sepakbola, khususnya terhadap kemampuan longpass.
Kontribusi Kekuatan Otot Tungkai dan Fleksibilitas Panggul Antara Kaki Dominan dan Non-Dominan Terhadap Kemampuan Longpass Dalam Permainan Sepakbola Muhammad Alif Rifqi; Dede Rohmat Nurjaya; Yudi Nurcahya
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v12i1.91571

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kontribusi kekuatan otot tungkai dan fleksibilitas panggul antara kaki dominan dan non-dominan terhadap kemampuan longpass dalam permainan sepakbola. Penelitian ini menggunakan metode non-eksperimen dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi pada penelitian ini yaitu siswa SSB Bina Pakuan sebanyak 98 orang siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling maka jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 22 orang siswa. Instrumen dalam penelitian ini adalah 1) kekuatan otot tungkai dengan Leg Extension, 2) fleksibilitas panggul dengan Goniometer, 3) kemampuan longpass dengan menggunakan tes longpass barrow. teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis regresi linier berganda hasil penelitian ini adalah: 1) terdapat kontribusi kekuatan otot tungkai kaki dominan terhadap kemampuan longpass, 2) tidak terdapat kontribusi kekuatan otot tungkai kaki non-dominan terhadap kemampuan longpass, 3) tidak terdapat kontribusi fleksibilitas panggul kaki dominan terhadap kemampuan longpass, 4) tidak terdapat kontribusi fleksibilitas panggul kaki non-dominan terhadap kemampuan longpass, 5) terdapat kontribusi kekuatan otot tungkai dan fleksibilitas panggul kaki dominan secara bersama-sama terhadap kemampuan longpass, 6) terdapat kontribusi kekuatan otot tungkai dan fleksibilitas panggul kaki non-dominan secara bersama-sama terhadap kemampuan longpass. peneliti berharap untuk peneliti selanjutnya dapat menemukan cara untuk mengembangkan kaki dominan dan non-dominan seorang pemain. Juga menemukan suatu aspek yang mungkin dapat lebih berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan seorang pemain sepakbola, khususnya terhadap kemampuan longpass.
The Effect of Small Side Games Training with Different Field Sizes on Improving Dribbling Skills in 15-Year-Old Football Players Syahrul Ghazi Parasutama; Dede Rohmat Nurjaya; Yudi Nurcahya
Journal of Physical Education Health and Sport Vol. 12 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpehs.v12i2.39824

Abstract

This study aims to analyze the effect of small-sided games training with different field sizes on the dribbling skills of 15-year-old soccer athletes. The study used a quantitative approach with a pretest–posttest control group experimental design. The study subjects were 20 15-year-old soccer athletes who were randomly divided into an experimental group and a control group with an equal number. The experimental group was given small-sided games training with varying field sizes, while the control group underwent small-sided games training without varying field sizes. Dribbling skills were measured using a zig-zag dribbling test at the pretest and posttest stages. Data were analyzed using descriptive statistics as well as prerequisite tests and independent t-tests. The results showed that small-sided games training with different field sizes provided more effective dribbling skill improvements than training without varying field sizes. Variations in field sizes created more diverse technical and situational demands, thus encouraging more optimal adaptation of ball control, agility, and player decision-making. These findings confirm that field size adjustment is an important factor in the application of small-sided games in the development of adolescent soccer athletes.