Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penguatan Calon Bupati Dan Wakil Bupati Melalui Pelaksanaan Debat Publik Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Aceh Utara Jamaluddin, Jamaluddin; Yulia, Yulia; Yusrizal, Yusrizal; Hasbi, Yusrizal; Tasyukur, Tasyukur
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Oktober 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v3i2.20359

Abstract

Artikel ini mendasari pada pelaksanaan debat publik Pilkada Kabupaten Aceh Utara Tahun 2024. Tujuan pelaksanaan debat publik dalam pelaksanaan Pilkada adalah untuk memberi ruang penilaian terhadap kemampuan calon bupati dan wakil bupati kepada masyarakat pemilih di Kabupaten Aceh Utara. Solusi yang ditawarkan bahwa agar pelaksanaan debat publik dilaksanakan dengan memberikan waktu yang cukup dalam persiapan debat dan penentuan tema-tema debat sesuai isu-isu pembangunan yang mendukung kebutuhan masyarakat Kabupaten Aceh Utara. Metode pelaksanaan debat publik Pilkada Kabupaten Aceh Utara dengan membentuk Panitia dan Tim Panelis untuk menyusun pertanyaan-pertanyaan tentang isu-isu strategis.
Penguatan Literasi Anti-Narkoba pada Komunitas Atlet Futsal melalui Sosialisasi di Kota Lhokseumawe Hasbi, Yusrizal; Saputra, Ferdy; Asmara, Romi; Iskandar, Hadi; Kurniasari, Tri Widya; Harun, Harun
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v5i1.25544

Abstract

Penyalahgunaan narkoba merupakan permasalahan serius yang berdampak luas terhadap kesehatan, prestasi, dan masa depan generasi muda, termasuk komunitas atlet yang dituntut untuk menerapkan gaya hidup sehat dan disiplin. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi anti-narkoba pada komunitas atlet futsal sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di Kota Lhokseumawe. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyampaian materi edukatif, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab yang dirancang secara partisipatif guna meningkatkan keterlibatan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai bahaya narkoba dan pentingnya menjaga gaya hidup sehat sebagai bagian dari pembinaan atlet. Peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga menunjukkan perubahan sikap yang lebih waspada terhadap ajakan negatif di lingkungan pergaulan. Selain itu, kegiatan ini mendorong terbentuknya sikap preventif dan komitmen kolektif peserta untuk menolak penyalahgunaan narkoba serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan olahraga yang sehat, aman, dan bebas narkoba. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba pada komunitas olahraga, khususnya atlet futsal di Kota Lhokseumawe.
Legal Justice in Aceh’s Gala Agreement for Local Economic Empowerment Sulaiman, Sulaiman; Nasir, Muhammad; Hasbi, Yusrizal; Jumadiah, Jumadiah
Jurnal IUS Kajian Hukum dan Keadilan Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal IUS Kajian Hukum dan Keadilan (in progress)
Publisher : Magister of Law, Faculty of Law, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ius.v14i1.1931

Abstract

The gala concept is a traditional agreement practiced by the Acehnese community to support economic empowerment based on local wisdom. Despite its continued use, limited research has examined the gala agreement in relation to Aceh’s special autonomy under Act No. 11 of 2006 concerning the Government of Aceh and its compatibility with Islamic economic principles. This study aims to analyze the form and implementation of the gala agreement within the framework of Islamic economics as a socio-economic practice that continues to operate in Acehnese society. This research adopts a socio-legal approach by drawing on both primary and secondary data. The analysis is carried out normatively to evaluate the consistency of gala practices with the principles of contract law, and sociologically to examine the evolving notions of justice within society. The results indicate that the implementation of economic empowerment through the gala model reflects the philosophical principles of Islamic economics, particularly mutual assistance (ta‘āwun) and social solidarity. However, in practice, the gala system still contains elements resembling interest due to the use of collateral and certain benefit arrangements by the gala provider, which creates inconsistencies with Shariah economic principles. Nevertheless, gala practices embody important social values such as justice, welfare, equality, trust, and religiosity within Acehnese society, while community leaders play a crucial role in maintaining their legitimacy. The novelty of this study lies in its reinterpretation of the gala agreement as a community-based financial model that integrates local wisdom, Islamic economic values, and Aceh’s special autonomy framework, while proposing its conceptual development toward a more structured and Shariah-compliant contract system.