Tobing, Sthepany
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumatera Utara pada Tahun 2020 PA, Esra Julita BR; Marsanda, Marsanda; Hutapea, Nelly; Andini, Putri; Tobing, Sthepany; Siregar, Tiur Malasari
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 4 No. 3 (2023): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v4i3.472

Abstract

The purpose of this study is to determine and analyze the level of effectiveness and efficiency of regional budgets. The type of research used is qualitative descriptive research. The research data for the 2020 period uses secondary data in the form of Budget Realization Reports obtained from the website of the Central Statistics Agency (BPS) of North Sumatra Province and also data obtained through literature studies and the internet conducted by collecting and studying literature. which is a book. The results of this study show that the Regional Budget is the annual financial plan of the government in Indonesia approved by the House of Representatives. The Regional Revenue and Expenditure Budget is determined by local regulations. The Regional Revenue and Expenditure fiscal year covers a period of one year.
PENGARUH PENGGUNAAN VIDEO ANIMASI PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VII SMP NEGERI 4 TARUTUNG Tobing, Sthepany; Dharma, Surya; Mikael, San; Panjaitan, Hulman; Pakpahan, Rachel
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i3.6907

Abstract

This study aims ti determine the effect of the use of animated videos in Pancasila Education subjects to increase the learning motivation of seventh grade students of SMP Negeri 4 Tarutung. This background is base don the low learning motivation of students caused by conventional learning methods that are still dominantly used and the lack of utilization of interesting learning media. This study uses a quantitative method with a One Group Pretest- Postest Experiment design with the number of students in grade VII-1 being 31 people who became the sample in the study selected by the Purposive Sampling technique. The research instrument distributed to students before and after being given treatment, namely animated videos, is a learning motivation after receiving treatment. The Paired Sample Test produces a significant value of 0,000 (<0,05), which means there is a difference in learning motivation between before and after being given treatment with the average value of learning motivation increasing from 37,39 to 50,16. In addition, the coefficient of determination test shows that the use of animated videos contributes 39,6 % while the rest is influenced by other factors. Thus the use of animated videos has proven to be an effective learning médium in increasing student, motivation, particulary in abstract subject such as Pancasila Education. Therefore, the use of animated videos is reccomended as a relevant learning innovation that aligns with the characterictis of today’s students, known as generaziton z to support the implementation of the independent curriculum in School. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Penggunaan Video Animasi pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas VII SMP Negeri 4 Tarutung. Latar Belakang ini didasarkan pada rendahnya motivasi belajar siswa yang disebabkan oleh metode pembelajaran konvensional yang masih dominan digunakan serta kurangnya pemanfaatan media pembelajaran yang menarik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Eksperimen One Group Pretest-Postest dengan jumlah siswa kelas VII-1 ialah 31 orang yang menjadi sampel dalam penelitian ini yang dipilih denga teknik Purposive Sampling. Instrumen penelitian yang dibagikan kepada siswa sebelum dan sesudah diberi perlakuan yaitu video animasi adalah angket motivasi belajar untuk mengukur perubahan tingkat motivasi belajar setelah menerima perlakuan. Uji Paired Sample Test menghasilkan nilai signifikan yaitu 0,000 (<0,05) yang artinya terdapat perbedaan motivasi belajar antara sebelum dan sesudah diberi perlakuan dengan nilai rata-rata motivasi belajar meningkat dari 37,39 menjadi 50,16. Selain itu, uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa penggunaan video animasi memberikan kontribusi sebesar 39,6% sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Dengan demikian, penggunaan video animasi terbukti sebagai media pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa khususnya pada materi yang bersifat abstrak seperti Pendidikan Pancasila. Oleh karena itu, penggunaan video animasi direkomendasikan sebagai inovasi pembelajaran yang relevan dan sesuai dengan karakteristik siswa zaman sekarang yang disebut generasi Z dalam mendukung pelaksanaan kuriikulum merdeka di sekolah.
ANALISIS PELINDUNGAN HUKUM MOTIF TRADISIONAL DAN WARNA DALAM KAIN TENUN TRADISIONAL TARUTUNG SEBAGAI INDIKASI GEOGRAFIS Anjelina Lumbansiantar, Roselli; Hutapea, Nelly; Tobing, Sthepany; Manurung, Yunita; Gabriel Siahaan, Parlaungan; Bungana Br PA, Reh
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 10 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i10.2023.4814-4824

Abstract

Kain tenun tradisional merupakan bagian integral dari kekayaan budaya Indonesia yang memancarkan keindahan dan kekayaan tradisi masyarakat setempat. Secara khusus kain tenun tradisional Tarutung merupakan warisan budaya masyarakat Batak Toba yang memiliki keunikan motif dan warna yang terkandung di dalamnya. Dalam perkembangannya, kain tenun tradisional Tarutung sering kali menjadi objek peniruan oleh pihak-pihak yang tidak memiliki izin atau lisensi dari pemilik hak cipta atau pemilik gambar aslinya. Kasus-kasus seperti ini yang menimbulkan kekhawatiran terhadap keberlanjutan produksi dan pengembangan kain tenun Tarutung, serta merugikan para pengrajin dan seniman local. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan tinjauan studi pustaka dan pendekatan hukum normative-empiris. Pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, wawancara, observasi dengan tokoh masyarakat Tarutung, serta analisis peraturan hukum terkait hak kekayaan intelektual dan warisan budaya. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelindungan hukum dalam kekayaan intelektual terhadap warna dan motif tenun tradisional Tarutung sebagai indikasi geografis.