Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Aplikasi Zoom sebagai Media Pembelajaran dalam Meningkatkan Minat Belajar Anak Usia 5-6 Tahun Permatasari, Maya; Aprianti, Ema
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 Number 1, January 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru telah dituntut untuk lebih kreatif pada masa pandemi virus corona, mengenai penyampaian materi. Pengajaran dengan media yang menarik sehingga meningkatkan minat belajar peserta didik. Oleh karenanya pemilihan aplikasi zoom sebagai media pembelajaran dapat dijadikan solusi  dalam meningkatkan minat belajar anak usia 5-6 tahun. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauhmana peningkatan kreativitas anak usia 5-6 tahun dengan menggunakan aplikasi zoom sebagai media pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian terdiri dari 13 orang anak, dan teknik pengumpulan data yang diambil melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengumpulan data, reduksi data, dan display data merupakan teknik yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian yang didapat dari penelitian ini adalah pelaksanaan pembelajaran anak usia 5-6 tahun melalui aplikasi zoom  mempunyai peranan penting dalam meningkatkan minat belajar. Minat belajar anak umumnya dapat meningkat dengan media pembelajaran aplikasi zoom, terjadinya perubahan peningkatan pada karakter dasar minat belajar, yaitu perasaan senang, ketertarikan, aktivitas dan keterlibatan, pada aspek peningkatan minat belajar ini anak menunjukan perasaan senang, ceria, mulai terbiasa aktif bertanya, dan berbaur. Teachers have been required to be more creative during the coronavirus pandemic regarding material delivery. Teach with interest media to increase student interest in learning. Therefore, this selection of the Zoom application as a learning medium can be used as a solution to increasing interest in learning for children aged 5-6 years. The purpose of this research is to find the extent to which the creativity of children aged 5-6 years increased by using the Zoom application as a learning medium. The research method used in this study is descriptive qualitative with research subjects consisting of 13 children and data collection techniques taken through observation, interview, and documentation. Data collection, reduction data, and display data are techniques used in this research. The results obtained from this study show that the implementation of learning for children aged 5-6 years through the Zoom application has a role in increasing interest in learning. Children’s learning interest can generally increase with the Zoom application learning media, so there is an increase in the basic character of interest in learning, namely feelings of pleasure, interest in activities, and involvement in this aspect of increasing interest in learning, children show feelings of joy and happiness, starting to get used to actively asking and mingling.
Analisis Kajian Ethno-SETS Dalam Pembuatan Jenang Kudus Ahdan, Fatmaziza Berlian; Fawaida, Ulya; Fauziah, Lisa Nur; Indrajita, Aisha Khaula; Permatasari, Maya
Research in Science and Mathematics Education Vol. 2 No. 1 (2025): RISEME APRIL 2025
Publisher : Piramida Akademi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62385/riseme.v2i1.150

Abstract

Tujuan - Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan konsep Ethno-SETS (Science, Environment, Technology, Society) dalam pembuatan Jenang Kudus serta mengidentifikasi kaitannya dengan prinsip ilmiah. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis Ethno-SETS, data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi alat serta proses pengemasan. Metode - Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis Ethno-SETS. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan pelaku produksi, serta dokumentasi alat dan proses pengemasan Jenang Kudus. Hasil - Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembuatan Jenang Kudus melibatkan aspek Science (konsep IPA seperti gaya mekanik, perubahan energi, dan perubahan wujud zat), Environment (pemanfaatan limbah kelapa sebagai bahan bakar dan pengelolaan limbah organik), Technology (penggunaan mesin penggiling dan pengaduk untuk efisiensi produksi), serta Society (penyediaan lapangan kerja bagi masyarakat). Temuan - Penelitian mengungkap bahwa pengetahuan lokal dalam pembuatan jenang tidak hanya bernilai budaya tetapi juga mengandung prinsip sains dan teknologi yang aplikatif Implikasi - Hasil studi ini dapat menjadi sumber belajar berbasis kearifan lokal sekaligus upaya pelestarian budaya. Dengan demikian, proses pembuatan Jenang Kudus merupakan contoh nyata integrasi Ethno-SETS yang menggabungkan sains, teknologi, keberlanjutan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.
Peningkatan Kemampuan Literasi dan Numerasi Siswa SDN 7 Tekolabbua melalui Program Kampus Mengajar Angkatan 4 Wakila, Muhamad Hardin; Ikhsan, Abdul; Saleh, Muh. Iqbal; Firdaus, Muh. Aryan; Permatasari, Maya; Herman, Nurhaedah; Fahirah, Fiki
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 5 No. 6 (2025): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat 
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v5i6.8012

Abstract

The Teaching Campus is one of the Ministry of Education and Culture's programmes in the form of Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) activities. Teaching activities at the Teaching Campus include four aspects; literacy and numeracy activities, technology adaptation and school administration. However, this research is more focused on literacy and numeracy based on the conditions of SDN 7 Tekolabbua, which after initial observations found that the literacy and numeracy skills of SDN 7 Tekolabbua students are still minimal, so this Teaching Campus activity is important to do. This study aims to improve the literacy and numeracy skills of students of SDN 7 Tekolabbua. The research method used is observation and planning of literacy and numeracy support activities. These supporting activities are: implementation of additional classes (maths guidance), revamping the reading corner in each class as well as literacy and numeracy media, procurement of mading, revamping the school library, reading activities for 10-15 minutes before class starts, and reading guidance in the library. The results showed that the implementation of literacy and numeracy support activities during the Teaching Campus programme was able to improve literacy and numeracy skills at SDN 7 Tekolabbua. Students who were previously lacking in literacy and numeracy skills are now showing significant improvements in literacy and numeracy skills, so this 4th batch of campus teaching activities has proven effective in improving the literacy and numeracy skills of students at SDN 7 Tekolabbua.